KILAS

Berikan Layanan "World Class", ASDP Bertransformasi lewat "Ferizy"

Kompas.com - 26/07/2020, 08:31 WIB
Erick Tohir saat menghadir peresmian layanan pembelian tiket ferry berbasis online Ferizy di Terminal Eksekutif Merak, Banten, pada Sabtu (25/07/2020). Dok. Humas BUMNErick Tohir saat menghadir peresmian layanan pembelian tiket ferry berbasis online Ferizy di Terminal Eksekutif Merak, Banten, pada Sabtu (25/07/2020).

KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan, Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) BUMN selaku penyedia jasa wajib memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat sebagai bagian dari world class service.

"Oleh karenanya, ASDP mulai melakukan transformasi," ujar Erick dalam sambutan saat meresmikan layanan pembelian tiket ferry berbasis online Ferizy di Terminal Eksekutif Merak, Banten, Sabtu (25/07/2020).

Ia mengungkapkan, transformasi ASDP tersebut dilakukan dengan mengubah wajah penyeberangan laut menjadi lebih modern melalui digitalisasi pembelian dan pemesanan tiket secara elektronik dengan aplikasi Ferizy.

Adapun Ferizy sendiri merupakan layanan tiket berbasis online atau E-ticketing yang dapat diakses oleh pengguna jasa melalui website www.ferizy.com atau aplikasi di ponsel.

Baca juga: Ada Aplikasi Ferizy, Erick Thohir: Wajah Penyeberangan Laut Kini Lebih Modern

"Gaya hidup masyarakat yang saat ini cenderung bertransaksi secara elektronik maka tiket online menjadi suatu solusi yang dapat memberikan kemudahan bagi pengguna jasa," ujarnya.

Terkait hal itu, menurutnya, sejak diterapkan mulai Sabtu (01/04/020) di empat pelabuhan utama ASDP, yakni Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk, antusiasme pengguna jasa ferry yang membeli tiket online melalui Ferizy terus meningkat.

"Berdasarkan data Juni hingga Juli, rata-rata transaksi di empat pelabuhan pada hari biasa sebanyak 20.000 transaksi per hari," kata Erick seperti dalam keterangan tertulisnya.

Sedangkan pada akhir pekan, sambung Erick, transaksi yang dilakukan sebanyak 21.000 transaksi per hari.

Baca juga: Mulai Mei, Naik Kapal Feri Wajib Beli Tiket Online

Peningkatan layanan lewat digitalisasi

Kegiatan peresmian Ferizky ini turut dihadiri Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan jajaran Direktur BUMN lainnya.

Dalam acara tersebut, Budi Karya Sumadi menyatakan, peningkatan layanan melalui digitalisasi mau tidak mau harus dilakukan agar masyarakat semakin merasa aman dan nyaman menggunakan jasa transportasi publik seperti kapal penyeberangan.

Selain itu, ia pun menyambut baik adanya peningkatan layanan yang dilakukan ASDP melalui penyediaan layanan pembelian tiket kapal secara online.

Budi menilai, hal ini telah menjadi perhatiannya sejak lama mengingat sering terjadi antrean kendaraan cukup panjang khususnya di masa angkutan Lebaran, Natal hingga Tahun Baru, serta hari besar lainnya.

Baca juga: Hentikan Angkutan Penumpang Hingga 31 Mei 2020, ASDP Siap Refund Tiket 100 Persen

"Dengan pembelian tiket secara online, masyarakat kini bisa membeli tiket jauh-jauh hari dan dapat merencanakan perjalanannya dengan baik," tuturnya.

Tak hanya itu, menurut dia, PT ASDP pun dapat memprediksi jam-jam puncak, sehingga kepadatan dapat dihindari.

“Dengan Ferizy, penantian bersama dalam rangka meningkatkan layanan angkutan penyeberangan akhirnya bisa diwujudkan," katanya,

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanpa Harus Keluar Rumah, Layanan BPJS Kesehatan Bisa Diakses lewat Pandawaan

Tanpa Harus Keluar Rumah, Layanan BPJS Kesehatan Bisa Diakses lewat Pandawaan

BrandzView
Ganjar Sebut Ada Kepala Daerah Sengaja Tak Tes Covid-19 agar Tetap di Zona Hijau

Ganjar Sebut Ada Kepala Daerah Sengaja Tak Tes Covid-19 agar Tetap di Zona Hijau

Nasional
HUT IDI, Presiden Jokowi Sebut Masyarakat Rasakan Ketangguhan Para Dokter Selama Pandemi

HUT IDI, Presiden Jokowi Sebut Masyarakat Rasakan Ketangguhan Para Dokter Selama Pandemi

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 34 Provinsi, Paling Tinggi Jakarta dengan 1.062

UPDATE 24 Oktober: Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 34 Provinsi, Paling Tinggi Jakarta dengan 1.062

Nasional
Pada HUT IDI, Jokowi Sampaikan Dukacita untuk Dokter yang Gugur karena Covid-19

Pada HUT IDI, Jokowi Sampaikan Dukacita untuk Dokter yang Gugur karena Covid-19

Nasional
HUT IDI, Presiden Jokowi: Covid-19 Jadi Momentum Transformasi Sistem Kesehatan

HUT IDI, Presiden Jokowi: Covid-19 Jadi Momentum Transformasi Sistem Kesehatan

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Ada 63.556 Kasus Aktif Covid-19

UPDATE 24 Oktober: Ada 63.556 Kasus Aktif Covid-19

Nasional
Hingga 24 Oktober, Pemerintah Telah Periksa 4.293.347 Spesimen dari 2.711.239 Orang Terkait Covid-19

Hingga 24 Oktober, Pemerintah Telah Periksa 4.293.347 Spesimen dari 2.711.239 Orang Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Kasus Suspek Covid-19 Capai 166.380

UPDATE 24 Oktober: Kasus Suspek Covid-19 Capai 166.380

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Tambah 4.119, Pasien Covid-19 Sembuh Kini Ada 309.219 Orang

UPDATE 24 Oktober: Tambah 4.119, Pasien Covid-19 Sembuh Kini Ada 309.219 Orang

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Pasien Covid-19 Meninggal Jadi 13.205

UPDATE 24 Oktober: Pasien Covid-19 Meninggal Jadi 13.205

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Tambah 4.070, Kasus Positif Covid-19 Jadi 385.980

UPDATE 24 Oktober: Tambah 4.070, Kasus Positif Covid-19 Jadi 385.980

Nasional
Wapres Sebut Perkembangan Industri Halal Harus Seiring Kebijakan Pro-UMKM

Wapres Sebut Perkembangan Industri Halal Harus Seiring Kebijakan Pro-UMKM

Nasional
Hingga Oktober 2020, Realisasi Anggaran BP3S Capai 61,47 Persen

Hingga Oktober 2020, Realisasi Anggaran BP3S Capai 61,47 Persen

Nasional
KSPI Akan Demo Besar-besaran 1 November jika Jokowi Teken UU Cipta Kerja

KSPI Akan Demo Besar-besaran 1 November jika Jokowi Teken UU Cipta Kerja

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X