Kompas.com - 23/07/2020, 15:34 WIB
Ilustrasi anak bermain shutterstockIlustrasi anak bermain

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada yang berbeda dalam rangkaian talkshow daring yang digelar Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 pada Kamis (23/7/2020).

Pada Kamis siang, anak-anak dilibatkan menjadi moderator dan mengisi acara talkshow.

Talkhshow pertama pada Kamis menghadirkan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Reisa Broto Asmoro, yang juga bagian Tim Komunikasi Satgas Covid-19.

Reisa yang didampingi perwakilan anak bernama Ariska, menyapa perwakilan anak Indonesia dari berbagai provinsi lewat aplikasi zoom.

Keduanya menanyakan kegiatan apa saja yang dilakukan anak-anak tersebut selama pandemi.

Baca juga: Ini Pesan Khusus Presiden Jokowi dan Ibu Iriana di Hari Anak Nasional 2020

Selain itu, anak-anak diberikan kesempatan memampilkan hobi yang mereka jalani selama pandemi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa di antara anak itu secara bergiliran menyanyi, menari, bermain alat musik hingga membaca puisi.

Menurut mereka, dengan berkesenian hati bisa menjadi senang dan membantu menjaga imunitas tubuh.

"Banyak hal positif, inovatif dan kreatif yang bisa kita lakukan. Salah satunya menari. Agar kita senang dan imun kita tetap terjaga," ujar Devara Alfirlany, 12, asal Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Baca juga: Hari Anak Nasional 2020, Menteri PPPA Minta Seluruh Anak Manfaatkan Waktu di Rumah dengan Kreatif

Setelah menyapa rekan-rekannya, Devara yang mengenakan pakaian adat Baju Bodo kemudian menampilkan tari tradisional.

Sementara itu, Ni Ketut Sarawati Wulaningtyas asal NTB mengatakan di masa pandemi, anak Indonesia harus tetap bersemangat dan optimis.

Wulan, panggilan akrabnya, mengajak rekan-rekannya menekuni hobi masing-masing agar hati tetap senang.

"Selama pandemi, aku bejalar online, membantu pekerjaan di rumah, dan juga sering menyanyi," katanya.

"Kenapa menyanyi, karena bisa positif, senang dan menjaga imun tubuh," lanjut Wulan.

Baca juga: Hari Anak Nasional 2020, Refleksi Pemenuhan Hak Anak di Tengah Pandemi Covid-19...

Dirinya lantas menyanyikan "Rayuan Pulau Kelapa" ciptaan Ismail Marzuki.

Lain lagi dengan Martinus asal Papua Barat. Dirinya menuturkan, selama pandemi sering menulis puisi.

Salah satu hasil karyanya dibacakan pada Kamis siang.

"Tetap semangat menghadapi apapun, sebab semangat bisa mengubah segalanya," demikian kata Martinus sebagaimana dikutip dari pembacaan puisinya.

Arkana asal Kalimantan Timur juga gemar berkesenian untuk mengisi waktu di sela-sela belajar di rumah.

Baca juga: Peringati Hari Anak Nasional dengan Sajikan Camilan Manis, Ini Resep Martabak Mini

Pada Kamis siang, dia menunjukkan sepatu yang telah dilukis olehnya dengan motif tumbuhan.

"Ini adalah contoh sepatu yang aku gambar. Papa senang sekali pakai sepatu ini ke kantor. Aku juga bikin gambar kampanye stop merokok. Alhamdulillah selama pandemi ini bisa tetap," kata Arkana.

Sementara itu, Reisa Broto Asmoro yang juga merupakan ibu dua anak memberikan pesan untuk anak Indonesia.

Menurut Reisa, selama pandemi Covid-19 anak-anak bisa menyalurkan energi positif dengan melakukan hobi masing-masing.

Baca juga: Hari Anak Nasional, Ini 5 Ide Camilan Sehat untuk Anak di Rumah

"Lakukan hobi kalian, lakukan kegiatan positif setiap hari untuk menyalurkan energi. Ambil nilai positif dari teman-teman ini untuk diterapkan sehari-hari," katanya.

Selain agenda sapa anak-anak di atas, pada Kamis Satgas Covid-19 juga menggelar dialog antara anak-anak dengan sejumlah pejabat pemerintah seperti Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

Sementara pada Kamis sore, rencananya anak-anak akan diajak bersama-sama dalam konferensi pers harian bersama Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto dan Reisa Broto Asmoro.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kriteria Vaksin Booster untuk Masyarakat Umum Menurut ITAGI

Kriteria Vaksin Booster untuk Masyarakat Umum Menurut ITAGI

Nasional
Begini Cara Adukan Polisi yang Langgar Hukum Lewat Propam Presisi

Begini Cara Adukan Polisi yang Langgar Hukum Lewat Propam Presisi

Nasional
Panglima TNI: Masih Ada Warga Enggan Disuntik Vaksin Covid-19 karena Hoaks

Panglima TNI: Masih Ada Warga Enggan Disuntik Vaksin Covid-19 karena Hoaks

Nasional
Eks Jubir Prabowo-Sandi, Harryadin Mahardika, Gabung ke PKS

Eks Jubir Prabowo-Sandi, Harryadin Mahardika, Gabung ke PKS

Nasional
Airlangga: Kesembuhan dari Covid-19 di Indonesia 96,2 Persen, Lebih Tinggi dari Global

Airlangga: Kesembuhan dari Covid-19 di Indonesia 96,2 Persen, Lebih Tinggi dari Global

Nasional
Saat Dua Bupati Terjaring OTT KPK dalam Sepekan...

Saat Dua Bupati Terjaring OTT KPK dalam Sepekan...

Nasional
2 Tahun Jokowi-Ma'ruf, Perjalanan Kabinet Indonesia Maju dan Peluang 'Reshuffle' Setelah PAN Merapat

2 Tahun Jokowi-Ma'ruf, Perjalanan Kabinet Indonesia Maju dan Peluang "Reshuffle" Setelah PAN Merapat

Nasional
Dua Tahun Jokowi-Ma'ruf, Atasi Pandemi dengan PSBB hingga Berbagai Bentuk PPKM

Dua Tahun Jokowi-Ma'ruf, Atasi Pandemi dengan PSBB hingga Berbagai Bentuk PPKM

Nasional
[POPULER NASIONAL] Jokowi Sebut Dunia Penuh Ketidakpastian | Belum Ada Kasus Pelanggaran HAM Berat yang Diselesaikan Jokowi-Ma'ruf

[POPULER NASIONAL] Jokowi Sebut Dunia Penuh Ketidakpastian | Belum Ada Kasus Pelanggaran HAM Berat yang Diselesaikan Jokowi-Ma'ruf

Nasional
Tahun Kedua Ma'ruf Amin Jadi Wapres, Ketidakpuasan Publik dan Upaya Memperbaikinya

Tahun Kedua Ma'ruf Amin Jadi Wapres, Ketidakpuasan Publik dan Upaya Memperbaikinya

Nasional
Dua Tahun Jokowi-Ma'ruf, ICW Catat Kelanjutan Pemburukan Pemberantasan Korupsi

Dua Tahun Jokowi-Ma'ruf, ICW Catat Kelanjutan Pemburukan Pemberantasan Korupsi

Nasional
UPDATE: 248.113 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,60 Persen

UPDATE: 248.113 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,60 Persen

Nasional
Ini Alasan Mengapa Kini Naik Pesawat Wajib Tes PCR

Ini Alasan Mengapa Kini Naik Pesawat Wajib Tes PCR

Nasional
Usai Jalani Pemeriksaan di KPK, Bupati Nonaktif Kuansing Andi Putra Resmi Ditahan

Usai Jalani Pemeriksaan di KPK, Bupati Nonaktif Kuansing Andi Putra Resmi Ditahan

Nasional
UPDATE 20 Oktober: Sudah Ada 109.796.866 Warga Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

UPDATE 20 Oktober: Sudah Ada 109.796.866 Warga Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.