Kompas.com - 23/07/2020, 13:36 WIB
Ilustrasi vaksin virus corona, vaksin Covid-19 ShutterstockIlustrasi vaksin virus corona, vaksin Covid-19

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, Indonesia tak hanya menjalin kerja sama dengan China melalui perusahaan Sinovac dalam mengembangkan vaksin Covid-19.

Menurut Retno, Indonesia juga menjalin kerja sama dengan Korea Selatan dan Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI).

"Indonesia tengah menjalin komunikasi intensif dengan Bio Farma dan Sinovac dari China. Kemudian Kalbe Farma dengan genexin dari Korea Selatan untuk jenis vaksin DNA. Dan yang ketiga, Bio Farma dengan Coalition for Epidemic Prepareness Inovation (CEPI)," kata Retno dalam keterangan pers secara virtual, Kamis (23/7/2020).

Baca juga: Sedang Uji Klinis, Vaksin Covid-19 di Indonesia Diproduksi Tahun Depan

Kendati demikian, ia mengatakan kerja sama Indonesia melalui Bio Farma dengan Sinovac yang paling cepat, karena calon vaksin buatan perusahaan asal China itu sudah menjalani uji klinis tahap ketiga.

Sementara, kerja sama antara Bio Farma dengan Korea Selatan melalui perusahaan Genexine baru memasuki uji klinis tahap kedua pada Agustus atau September.

Sedangkan untuk kerja sama dengan CEPI, Retno tak menyebutkan sampai tahap mana prosesnya telah berlangsung. Ia hanya mengatakan pemerintah Indonesia telah berkomunikasi intensif dengan pihak CEPI yang berkedudukan di Norwegia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Percepat Izin Edar, BPOM Dampingi Proses Uji Klinis Vaksin Covid-19 dari China

"Sejak April Dubes kita dan KBRI Oslo telah melakukan komunikasi intensif dan memfasilitasi penyampaian proposal kerja sama antara Bio Farma kepada CEPI untuk menjajaki kerja sama sebagai mitra pengembangan dan produksi vaksin CEPI," ucap Retno.

"Saat ini Bio Farma masuk dalam short list potential manufacturer for Covid-19 vaksin CEPI. CEPI merupakan salah satu platform public private partnership terdepan dalam pengembangan vaksin. Setidaknya ada 6 vaksin CEPI telah masuk dalam tahap uji klinis," sambung dia.

Sebelumnya Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Teuku Faizasyah mengatakan, vaksin Covid-19 yang diproduksi Sinovac Biotech Ltd telah sampai di Indonesia pada Minggu (19/7/2020).

Vaksin dari perusahaan asal China itu pun telah diserahkan kepada PT Bio Farma untuk diuji klinis.

"Betul, sudah sampai pada Minggu. Sudah diserahkan ke Bio Farma," ujar Faizasyah ketika dikonfirmasi Kompas.com, Senin (20/7/2020).

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.