Komisi I Anggap Eurofighter Typhoon Mirip Sukhoi-35

Kompas.com - 22/07/2020, 14:27 WIB
Pesawat tempur Eurofighter Typhoon milik AU Austria. EurofighterPesawat tempur Eurofighter Typhoon milik AU Austria.
Penulis Dani Prabowo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi I DPR Willy Aditya menilai, rencana pembelian pesawat tempur bekas Eurofighter Typhoon dari Austria oleh Kementerian Pertahanan harus dipikirkan ulang.

Pasalnya, pesawat tersebut dinilai sejenis dengan pesawat tempur Sukhoi-35 buatan Rusia, yang rencana pembeliannya telah disepakati oleh DPR sebelumnya.

"Pak Prabowo (Menteri Pertahanan) harus pikirkan juga hal ini," kata Willy seperti dilansir dari Kompas.id, Rabu (22/7/2020).

Dari segi infrastruktur, ia menambahkan, Indonesia jauh lebih siap bila membeli Sukhoi-35.

Baik itu dari sisi perawatan, peralatan, suku cadang, serta kebutuhan.

Willy menambahkan, pembelian pesawat tempur serupa degan model yang berbeda dinilai tidak efisien dan berpotensi membengkakkan anggaran.

"Kalau beli yang berbeda, maka belanja lainnya untuk perbaikan, perawatan, suku cadang, dan lainnya pun akan berbeda. Dampaknya akan juga berkenaan dengan APBN nantinya,” kata Willy.

Baca juga: Pesawat Tempur Eurofighter Typhoon, Ditendang Austria Ditangkap Indonesia?

Sebelumnya, media Austria, Kronen Zeitung, memberitakan bahwa Menteri Pertahanan Prabowo Subianto tengah melakukan penawaran pembelian 15 pesawat tempur Eurofighter Typhoon milik Angkatan Udara Austria.

"Saya ingin menawarkan membeli 15 pesawat tersebut untuk TNI AU dan semoga proposal saya ini menjadi pertimbangan resmi," tulis Prabowo di surat tersebut yang dilansir Kompas.id, Senin (20/7/2020).

Dalam surat berkop Kementerian Pertahanan RI tertanggal 10 Juli 2020 yang ditandatangani Prabowo Subianto itu, disebut bahwa Indonesia tengah berupaya memenuhi kebutuhan organisasi angkatan bersenjata.

Prabowo mengatakan, mendapatkan informasi bahwa Austria memiliki pesawat tempur Typhoon yang dibeli tahun 2002. Saat ini, Austria memiliki 15 pesawat itu.

Baca juga: Segini Harga Jet Tempur Eurofighter Typhoon yang Mau Diborong Prabowo

Sementara itu, Kepala Biro Humas Kementerian Pertahanan Djoko Purwanto tidak bersedia berkomentar terkait pemberitaan itu.

Demikian juga dengan juru bicara Prabowo Subianto, Dahnil Simanjuntak, Senin (20/7/2020), menolak untuk berkomentar terkait dengan penawaran pembelian tersebut.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X