Rabu Siang, Megawati Resmikan 20 Kantor DPD/DPC PDI-P Secara Virtual

Kompas.com - 22/07/2020, 12:33 WIB
Pengumuman Tahapan II 45 Pasangan Calon Kepala Daerah PDI-P untuk Pilkada Serentak 2020, Jumat (17/7/2020). Dokumen PDI-PPengumuman Tahapan II 45 Pasangan Calon Kepala Daerah PDI-P untuk Pilkada Serentak 2020, Jumat (17/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bakal meresmikan 20 kantor DPD/DPC, Rabu (22/7/2020).

Peresmian kantor DPD/DPC PDI-P itu digelar secara daring (online). Megawati akan menandatangani 20 prasasti kantor DPD/DPC PDI-P tersebut sebagai simbol peresmian.

"Agenda peresmian kantor partai untuk tingkat provinsi dan kabupaten/kota akan dipimpin langsung oleh Ibu Ketua Umum nanti pada pukul 14.00 WIB," kata Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto, dalam keterangan tertulis, Rabu.

Baca juga: Perjalanan Gibran Jadi Cawalkot Solo dan Instruksi Megawati...

Selanjutnya, Megawati akan memberikan pengarahan terkait peresmian 20 kantor tersebut.

Hasto menyampaikan, empat kantor partai yang diresmikan untuk tingkat provinsi atau DPD, yaitu DPD PDI-P Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, DPD PDI-P Provinsi Kalimantan Tengah, DPD PDI-P Provinsi Jambi, dan DPD PDI-P Provinsi Kalimantan Barat.

Sementara itu, ada 16 kantor partai yang diresmikan untuk tingkat kabupaten/kota atau DPC.

Keenam belas kantor tersebut, yaitu DPC PDI-P Kabupaten Karangasem, DPC PDI-P Kabupaten Klungkung, DPC PDI-P Kabupaten Katingan, DPC PDI-P Kabupaten Gunung Mas, DPC PDI-P Kota Palangka Raya, DPC PDI-P Kota Palu, DPC PDI-P Kabupaten Sorong, dan DPC PDIP Kabupaten Pasuruan.

Kemudian, DPC PDI-P Kabupaten Sikka, DPC PDI-P Kabupaten Banggai, DPC PDI-P Kabupaten Bangai Laut, DPC PDI-P Kota Mataram, DPC PDI-P Kabupaten Sarolangun, DPC PDI-P Kabupaten Kulon Progo, DPC PDI-P Kabupaten Banyuwangi, dan DPC PDI-P Kabupaten Tuban.

Hasto mengatakan, peresmian kantor DPD/DPC ini merupakan bentuk komitmen partai untuk hadir di tengah masyarakat.

Baca juga: Usung Calon Petahana dan Adik Menaker di Pilkada Mojokerto, Ini Alasan PDI-P

Menurut dia, kantor partai adalah rumah rakyat untuk menampung aspirasi, sekaligus sebagai pusat pendidikan kader dan dapur kebudayaan.

"Ibu Ketua Umum selalu mengingatkan kantor partai tidak persoalan fisik bangunan semata, tapi ada aktivitas dan jiwa di dalamnya. Sebab, partai tidak hadir hanya saat jelang pilkada, pemilu legislatif, ataupun pemilihan presiden saja," ucap Hasto.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sosiolog UI: Pendekatan Komunitas untuk Atasi Covid-19 Lebih Unggul Dibanding Program Pemerintah Selama Ini

Sosiolog UI: Pendekatan Komunitas untuk Atasi Covid-19 Lebih Unggul Dibanding Program Pemerintah Selama Ini

Nasional
Nurdin Abdullah Tersangka, KSP: Kami Kaget, Apalagi Beliau Dikenal Kreatif dan Inovatif

Nurdin Abdullah Tersangka, KSP: Kami Kaget, Apalagi Beliau Dikenal Kreatif dan Inovatif

Nasional
Pemerintah Disarankan Mulai Tanggulangi Pandemi Covid-19 Berbasis Akar Rumput

Pemerintah Disarankan Mulai Tanggulangi Pandemi Covid-19 Berbasis Akar Rumput

Nasional
Menteri PPPA Optimistis Keterwakilan Perempuan di Legislatif Capai 30 Persen pada Pemilu 2024

Menteri PPPA Optimistis Keterwakilan Perempuan di Legislatif Capai 30 Persen pada Pemilu 2024

Nasional
Menko PMK Dorong Masjid Berperan Sosialisasikan Siaga Bencana

Menko PMK Dorong Masjid Berperan Sosialisasikan Siaga Bencana

Nasional
KPK: Gubernur Sulsel Sudah Lama Kenal Baik dengan Tersangka Pemberi Suap

KPK: Gubernur Sulsel Sudah Lama Kenal Baik dengan Tersangka Pemberi Suap

Nasional
Ditangkap KPK, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah: Sama Sekali Tidak Tahu, Demi Allah

Ditangkap KPK, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah: Sama Sekali Tidak Tahu, Demi Allah

Nasional
Kasus Korupsi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, KPK: Ada Tawar-Menawar Fee Proyek

Kasus Korupsi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, KPK: Ada Tawar-Menawar Fee Proyek

Nasional
Capai 1.329.074 Kasus, Pandemi Covid-19 di Tanah Air Belum Menurun

Capai 1.329.074 Kasus, Pandemi Covid-19 di Tanah Air Belum Menurun

Nasional
Nurdin Abdullah Peraih Penghargaan Anti-Korupsi Kena OTT, Ini Komentar Ketua KPK

Nurdin Abdullah Peraih Penghargaan Anti-Korupsi Kena OTT, Ini Komentar Ketua KPK

Nasional
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Diduga Terima Rp 5,4 Miliar dari Beberapa Kontraktor

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Diduga Terima Rp 5,4 Miliar dari Beberapa Kontraktor

Nasional
Ditetapkan Tersangka, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Punya Harta Kekayaan Rp 51,35 Miliar

Ditetapkan Tersangka, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Punya Harta Kekayaan Rp 51,35 Miliar

Nasional
Gubernur Nurdin Abdullah, Peraih Penghargaan Antikorupsi yang Jadi Tersangka Korupsi

Gubernur Nurdin Abdullah, Peraih Penghargaan Antikorupsi yang Jadi Tersangka Korupsi

Nasional
OTT Nurdin Abdullah, Tersangka Pemberi Suap Pernah Dapat 6 Proyek Infrastruktur

OTT Nurdin Abdullah, Tersangka Pemberi Suap Pernah Dapat 6 Proyek Infrastruktur

Nasional
KPK Sita Koper Berisi Rp 2 Miliar, Diduga untuk Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

KPK Sita Koper Berisi Rp 2 Miliar, Diduga untuk Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X