Mendagri Minta FKUB Sosialisasikan Protokol Covid-19

Kompas.com - 21/07/2020, 21:24 WIB
Mendagri Tito Karnavian menghadiri rapat persiapan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Jayapura, Papua, Jumat (10/7/2020). Kunjungan kerja mendagri tersebut untuk mengecek kesiapan pemerintah daerah dalam penyelengaraan pilkada serentak yang rencananya akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020. ANTARA FOTO/Gusti Tanati/pras. ANTARA FOTO/Gusti TanatiMendagri Tito Karnavian menghadiri rapat persiapan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Jayapura, Papua, Jumat (10/7/2020). Kunjungan kerja mendagri tersebut untuk mengecek kesiapan pemerintah daerah dalam penyelengaraan pilkada serentak yang rencananya akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020. ANTARA FOTO/Gusti Tanati/pras.
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB) membantu sosialisasi protokol pencegahan COVID-19 di masyarakat.

Mendagri mengatakan, pandemi merupakan musuh bersama dan membutuhkan kerukunan sosial untuk menghadapinya.

"Tolong disampaikan info-info yang kami sampaikan ini dengan cara bapak-bapak masing-masing karena budaya negara kita ini sangat menghormati tokoh-tokoh agama," ujar Tito dalam seminar daring yang berlangsung di Jakarta, Selasa (21/7/2020), dikutip dari Antara.

Baca juga: Pelanggar Protokol Kesehatan di Banjarmasin Bakal Didenda Rp 150.000

Dalam pertemuan itu, Mendagri mengaku penting baginya hadir dalam pertemuan bersama FKUB. Pertemuan tersebut jadi momentum dirinya mendekatkan diri kepada tokoh-tokoh agama yang tergabung dalam forum tersebut.

Mendagri merasa perlu bertemu guna meminta tokoh-tokoh agama di FKUB untuk berbicara kepada umatnya tentang membangun kesadaran sosial.

Baca juga: Kemenkes: Protokol Kesehatan Covid-19 Wajib Diterapkan di Pilkada

Mantan Kapolri ini pun meminta tokoh agama di FKUB agar menggulirkan isu penanganan Covid-19 saat Pilkada nanti untuk dibahas para calon kepala daerah.

"Sehingga menekan isu-isu primordial, termasuk masalah keagamaan yang sering kali dipermasalahkan dan akhirnya terjadi konflik," kata Mendagri.

Di kesempatan itu, Mendagri juga meminta agar protokol pencegahan Covid-19 dapat disampaikan dengan bahasa keagamaan. Sehingga masyarakat dapat ikut bergerak untuk menaati protokol kesehatan tersebut.

Baca juga: Satu Pedagang di Gorontalo Tak Patuh Protokol Kesehatan, Satu Pasar Ditutup

"Menaati protokol kesehatan pakai masker, ajak para kepala daerah, siapapun juga, maupun pengusaha, untuk mau membagi-bagikan masker sebanyak-banyaknya pada rakyat. Ajak masyarakat untuk cuci tangan dengan benar, tidak hanya dengan sabun, tapi ya ini (hand sanitizer)," kata Mendagri.

Sehingga dampaknya, setiap orang dapat menjadikan masker dan pembersih tangan sebagai kebiasaan baru yang tidak dapat ditinggalkan.

"Dua barang ini, perlakukan seperti kita lupa membawa ponsel," kata Tito.

Turut hadir dalam seminar itu Menteri Agama Fachrul Razi dan Ketua Umum Asosiasi FKUB Indonesia Ida Pangelingsir Putra Sukahet.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas Covid-19 Sarankan Pemakaian Masker dalam Kondisi Seperti Ini...

Satgas Covid-19 Sarankan Pemakaian Masker dalam Kondisi Seperti Ini...

Nasional
Kemenkes: Vaksinasi Penting untuk Kurangi Tingkat Keparahan dan Kematian Covid-19

Kemenkes: Vaksinasi Penting untuk Kurangi Tingkat Keparahan dan Kematian Covid-19

Nasional
Satgas Sebut WHO Pertegas Efektivitas Masker Cegah Covid-19

Satgas Sebut WHO Pertegas Efektivitas Masker Cegah Covid-19

Nasional
UPDATE 23 JANUARI: Bertambah 65, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini 5.549

UPDATE 23 JANUARI: Bertambah 65, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini 5.549

Nasional
Pembelajaran Jarak Jauh Dinilai KPAI Ciptakan Kesenjangan

Pembelajaran Jarak Jauh Dinilai KPAI Ciptakan Kesenjangan

Nasional
Seseorang Bisa Idap Covid-19 meski Sudah Divaksin, Ini Penjelasan Dokter

Seseorang Bisa Idap Covid-19 meski Sudah Divaksin, Ini Penjelasan Dokter

Nasional
Ketua Riset Uji Klinis Vaksin: 7 dari 1.820 Peserta Uji Klinis Positif Covid-19

Ketua Riset Uji Klinis Vaksin: 7 dari 1.820 Peserta Uji Klinis Positif Covid-19

Nasional
Perhimpunan Dokter Paru: Tidak Ada Ruginya Divaksin Covid-19

Perhimpunan Dokter Paru: Tidak Ada Ruginya Divaksin Covid-19

Nasional
Kemenkes: 27.000 dari 172.901 Tenaga Kesehatan Belum Divaksin Covid-19

Kemenkes: 27.000 dari 172.901 Tenaga Kesehatan Belum Divaksin Covid-19

Nasional
UPDATE: Sebaran 12.191 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI dengan 3.285

UPDATE: Sebaran 12.191 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI dengan 3.285

Nasional
Kasus Pengaturan Proyek di Indramayu, KPK Sebut Ada Saksi yang Diintimidasi

Kasus Pengaturan Proyek di Indramayu, KPK Sebut Ada Saksi yang Diintimidasi

Nasional
Vaksinator Covid-19 Dikerahkan Beri Edukasi soal Vaksinasi Covid-19

Vaksinator Covid-19 Dikerahkan Beri Edukasi soal Vaksinasi Covid-19

Nasional
UPDATE: Bertambah 68.343, Total 8.706.505 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

UPDATE: Bertambah 68.343, Total 8.706.505 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

Nasional
Kasus Pengadaan Citra Satelit, KPK Dalami Pemberian Fee ke Pihak-pihak di BIG dan Lapan

Kasus Pengadaan Citra Satelit, KPK Dalami Pemberian Fee ke Pihak-pihak di BIG dan Lapan

Nasional
Doni Monardo Menduga Tertular Covid-19 Saat Makan, Imbau Hindari Makan Bersama

Doni Monardo Menduga Tertular Covid-19 Saat Makan, Imbau Hindari Makan Bersama

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X