Soal Komite Penanganan Covid-19, Komisi VIII Sebut Pemerintah Cenderung Pulihkan Ekonomi

Kompas.com - 21/07/2020, 19:11 WIB
Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto. DOK. DPR RIKetua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto menilai, pembentukan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional merupakan upaya pemerintah dalam mengantisipasi agar sektor perekonomian tidak ambruk akibat pandemi.

Menurut Yandri, meski Komite ini diisi Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19, pemerintah akan lebih cenderung memulihkan ekonomi nasional.

"Intinya kalau saya lihat pemerintah akan lebih cenderung ke ekonominya, karena bagaimana pun kalau ekonomi ambruk dampaknya sangat luas," kata Yandri saat dihubungi, Selasa (21/7/2020).

Baca juga: Ini Struktur Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi

Oleh karenanya, Yandri meminta pemerintah tetap konsisten dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan mempercepat produksi vaksin.

"Maka kita minta pemerintah tidak menganaktirikan upaya memutus mata rantai atau menanggulangi Covid-19 itu sendiri, di samping ekonomi juga penting," ujarnya.

Adapun terkait struktur Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional ini, Yandri berharap tidak ada ego sektoral antar-kementerian.

Yandri mengatakan, keberadaan sejumlah menteri dalam Komite tersebut diharapkan kinerja pemerintah dalam penanganan Covid-19 menjadi lebih efektif.

"Mudah-mudahan dengan dipimpin oleh seorang menko perekonomian, kemudian banyak menteri terlibat itu akan mengefektifkan, bukan tambah ruwet nanti. Jadi, kita minta yang sudah diberikan amanat oleh Presiden fokus dengan tugas masing-masing," pungkasnya.

Baca juga: Jadi Ketua Komite Penanganan Covid-19, Airlangga: Kita Tetap Prioritaskan Kesehatan dan Ekonomi

Diberitakan, Presiden Joko Widodo membentuk Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Komite ini dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2020 yang diteken Presiden Jokowi pada Senin (20/7/2020) kemarin.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X