Wapres Ingatkan Kuliah Daring Tak Turunkan Kualitas Pembelajaran

Kompas.com - 21/07/2020, 15:02 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin saat melakukan konferensi pers dengan wartawan secara telekonferensi di rumah dinas, Senin (8/6/2020). Dok. KIP/SetwapresWakil Presiden Maruf Amin saat melakukan konferensi pers dengan wartawan secara telekonferensi di rumah dinas, Senin (8/6/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengingatkan agar pelaksanaan pembelajaran secara daring yang dilaksanakan di masa pandemi Covid-19 ini tidak salah kelola atau moral hazard.

Hal tersebut disampaikan Ma'ruf saat sambutan di acara Dies Natalis ke-7 Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) secara daring, Selasa (21/7/2020).

"Pesan saya dalam pelaksanaan metode pembelajaran secara daring ini, jangan ada moral hazard yang menggampangkan metode pembelajaran," ujar Ma'ruf.

Baca juga: Kuliah Daring, Mahasiswa di Luwu Harus Panjat Pohon dan Naik Gunung

Ia mengatakan, meskipun pembelajaran dilakukan jarak jauh dengan mengandalkan akses internet, tetapi tidak boleh menurunkan kualitas pendidikan.

Baik itu dari segi pembelajaran maupun pengujian. Menurutnya, para mahasiswa harus tetap diuji dengan standar yang sama dengan pembelajaran konvensional.

"Sehingga kualitas pembelajaran dan lulusan program studi ini tetap dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan," kata dia.

Namun, Ma'ruf tak menyangkal bahwa pendidikan berbasis teknologi dan aplikasi memiliki tantangan tersendiri.

Antara lain membutuhkan kreativitas, baik bagi pengajar maupun mahasiswanya.

Ma'ruf mengatakan, para pengajar harus keluar dari gaya konvensional dan lebih inovatif dalam menyiapkan materi serta mekanisme pembelajaran.

Selain itu, mereka juga harus memanfaatkan seluruh potensi teknologi dalam pelaksanaan pembelajaran.

Baca juga: Jokowi: Kuliah Daring Sudah Jadi New Normal, bahkan Next Normal

"Di sisi lain, mahasiswa juga dituntut harus lebih mandiri dan dapat memanfaatkan seluruh sumber pengetahuan untuk melengkapi proses pembelajaran jarak jauh ini," tutur dia.

Meskipun banyak tantangannya, kata dia, namun pembelajaran secara daring memberikan keuntungan antar perguruan tinggi.

Terutama dalam melakukan sinergi untuk saling menguatkan sehingga sumber pengetahuan tidak lagi terbatas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X