Kompas.com - 16/07/2020, 14:47 WIB
Kepala Badan Restorasi Gambut Nazir Foead Kompas.com / Dani PrabowoKepala Badan Restorasi Gambut Nazir Foead
Penulis Dani Prabowo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Nazir Foead mengungkapkan, sejak berdiri pada 2016 hingga saat ini, total serapan anggaran BRG mencapai Rp 1,04 triliun.

"Pada 2020 ini, anggaran BRG sebesar Rp 215 miliar," kata Nazir menjawab Kompas.com, Kamis (16/7/2020).

BRG sebelumnya disebut Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko sebagai salah satu lembaga yang mungkin akan dibubarkan oleh Presiden Joko Widodo.

Setidaknya, ada 18 lembaga yang menurut rencana akan dibubarkan. Produktivitas dan efisiensi anggaran menjadi alasan di balik rencana pembubaran tersebut.

Nazir menambahkan, dari Rp 215 miliar anggaran BRG pada tahun ini, Rp 82 miliar di antaranya disalurkan ke pemerintah provinsi untuk membantu pelaksanaan kegiatan restorasi gambut di area yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

"Untuk belanja pegawai dan operasional kantor di Rp 13 miliar, untuk koordinasi kementerian/lembaga dan pemprov, perencanaan, sosialisasi, litbang, pembangunan IPG (Infrastruktur Pembasahan Gambut) di kawasan konservasi Rp 120 miliar," ujarnya.

Baca juga: Soal Pembubaran BRG, Nazir Foead: Kami Percaya Presiden Akan Ambil Keputusan Terbaik

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam kegiatan restorasi gambut, ia menambahkan, ada dua kegiatan restorasi yang dilakukan BRG yaitu di area konsesi dan di luar area konsesi.

Untuk di area konsesi, seperti perkebunan dan kehutanan, BRG telah mendukung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Kementerian Pertanian dalam kegiatan supervisi atau bimbingan teknis dalam upaya restorasi yang menjadi tanggung jawab pemegang konsesi.

"Dukungan BRG di wilayah perkebunan dalam pelaksanaan supervisi mencapai 442.656 hektare atau 79,66 persen dari target 555.659 hektare," ujarnya.

Adapun kegiatan restorasi yang dilakukan di luar area konsesi telah mencapai 778.181 hektare atau 89 persen dari total target seluas 892.241 hektare.

Selain itu, ia menambahkan, BRG telah menjalin mitra dengan berbagai pihak selama 2016-2019 untuk membangun 22.905 infrastruktur pembasahan gambut (IPG).

Infrastruktur yang dibangun meliputi 15.668 sumur bor, 6.938 sekat kanal, dan 409 timbun kanal. Di samping itu, BRG juga telah memberikan paket revitalisasi ekonomi sebanyak 520 paket dan bantuan ekonomi produktif sebanyak 413 paket.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.