Jokowi: Uang Pemda di Bank Ada Rp 170 Triliun!

Kompas.com - 15/07/2020, 22:38 WIB
Presiden Joko Widodo selaku inspektur upacara tiba dalam Peringatan Ke-74 Hari Bhayangkara Tahun 2020 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (1/7/2020). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/POOL/aww. SIGID KURNIAWANPresiden Joko Widodo selaku inspektur upacara tiba dalam Peringatan Ke-74 Hari Bhayangkara Tahun 2020 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (1/7/2020). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/POOL/aww.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mewanti-wanti para gubernur untuk segera membelanjakan APBD 2020 demi menggerakkan perekonomian masyarakat di di tengah krisis seperti saat ini.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan kepada seluruh gubernur ihwal percepatan penyerapan APBD di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/7/2020).

"Perlu saya ingatkan, uang Pemda yang ada di bank itu masih Rp 170 triliun, 'guede' sekali ini," kata Presiden Jokowi sebagaimana dikutip dari situs resmi Sekretariat Kabinet.

Baca juga: Politisi PDI-P Wanti-wanti Pemprov Tak Pakai APBD untuk Reklamasi Ancol

Ia pun mengingatkan para gubernur untuk mengecek progres realisasi APBD masing-masing provinsi setiap harinya.

Presiden Jokowi juga mengatakan kepada para gubernur bahwa saat ini hanya belanja pemerintah yang bisa diharapkan untuk menggerakkan roda perekonomian.

Ia menambahkan, pemerintah daerah tak lagi bisa mengandalkan swasta berinvestasi sebagaimana di situasi normal.

Baca juga: 6 Daerah Kena Sanksi dari Sri Mulyani karena APBD Tak Seusai Ketentuan

"Kredit perbankan yang dulu bisa tumbuh 12 persen, bisa tumbuh 13 persen, bisa tumbuh delapan persen, jangan berharap lagi dari sana. Sekali lagi, belanja pemerintah," tutur Presiden Jokowi.

"Oleh sebab itu, saya berharap, belanja-belanja yang ada ini, harus dipercepat. Karena itu akan menaikkan konsumsi domestik kita, konsumsi rumah tangga kita yang di kuartal kedua ini turun, anjlok," lanjut dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X