UPDATE 15 Juli: RSD Wisma Atlet Tangani 1.140 Pasien Positif Covid-19

Kompas.com - 15/07/2020, 11:47 WIB
Petugas kesehatan memeriksa alat kesehatan di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran itu siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool/aww. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak APetugas kesehatan memeriksa alat kesehatan di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran itu siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool/aww.

JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, menangani 1.140 pasien positif virus corona berdasarkan hasil tes usap atau swab test.

Selain pasien positif berdasarkan swab test, ada pula 45 pasien yang dinyatakan reaktif setelah dilakukan rapid test atau tes cepat.

"Swab test, positif 1.140 orang, rapid positif 45 orang," ujar Perwira Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I, Kolonel Marinir Aris Mudian, melalui keterangan tertulis, Rabu (15/7/2020).

Baca juga: UPDATE 15 Juli: 1.189 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Berdasarkan data Kogabwilhan I, hingga Rabu (15/7/2020) pukul 08.00 WIB, secara keseluruhan terdapat 1.220 pasien rawat inap di rumah sakit dadakan tersebut.

Pasien rawat inap terdiri dari 636 laki-laki dan 563 perempuan.

Sementara, pasien suspek (istilah sebelumnya PDP) 34 orang dan pasien kontak erat (istilah sebelumnya ODP) 1 orang.

Jumlah pasien rawat inap bertambah 70 orang dalam 24 jam terakhir sejak Selasa (14/7/2020). Semula, terdapat 1.150 orang menjadi 1.220 orang.

Baca juga: UPDATE 15 Juli: 1.189 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Sedangkan, pasien positif Covid-19 berdasarkan swab test berkurang 43 orang, dari 1.183 orang menjadi 1.140 orang.

Kemudian, pasien reaktif berdasarkan rapid test berkurang 12 orang dari 57 pasien menjadi 42 pasien.

Selanjutnya, jumlah pasien suspek bertambah 19 orang, dari 15 orang menjadi 34 orang. Sedangkan pasien kontak erat tetap 1 orang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X