Jaksa Agung: Kejaksaan Tuntaskan 95.000 Kali Sidang Daring

Kompas.com - 13/07/2020, 14:49 WIB
Sidang secara online resmi diberlakukan Kejaksaan Negeri Ambon, Senin (30/3/2020) KASIPENKUM KEJATI MALUKU, SAMY SAPULETTESidang secara online resmi diberlakukan Kejaksaan Negeri Ambon, Senin (30/3/2020)
Penulis Devina Halim
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak kejaksaan telah melakukan lebih dari 95.000 kali sidang daring atau online hingga 26 Juni 2020.

"Kejaksaan telah berhasil menuntaskan persidangan online di seluruh Indonesia lebih dari 95.000 kali sidang," kata Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin dalam video yang ditayangkan dalam sebuah webinar, Senin (13/7/2020).

Pelaksanaan sidang secara daring merupakan salah satu langkah Kejaksaan Agung dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Baca juga: Kejaksaan Usul Sidang Online Diatur KUHAP

ST Burhanuddin menuturkan, pihaknya terus mengoptimalkan penanganan perkara di tengah wabah virus corona.

Sebab, kata dia, persidangan yang terhambat dapat mencederai keadilan bagi masyarakat.

Selain sidang daring, kejaksaan mengaku menggunakan pendekatan acara pemeriksaan singkat agar penanganan perkara tidak berlarut-larut.

"Mengoptimalkan pendekatan dalam penyelesaian perkara, sehingga tidak berlarut-larut, dengan tetap memperhatikan keadilan bagi pihak yang berperkara," tuturnya.

Baca juga: Kejagung: Ada 176.912 Sidang Online Tipidum Selama Pandemi Covid-19

Kemudian, kejaksaan melengkapi pengawal tahanan, tim administrasi tersangka dan terdakwa, saksi, serta ahli dengan masker, hand sanitizer, hingga vitamin.

Para tersangka dan terpidana juga diwajibkan mengikuti rapid test.

"Melaksanakan rapid test terhadap terdakwa sebelum dititipkan di rutan atau terhadap terpidana sebelum dieksekusi di lapas," ucap ST Burhanuddin.

Lebih lanjut, kejaksaan pun mendorong adanya standarisasi sidang daring dalam keadaan bencana.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyuntikan Vaksin Nusantara di RSPAD, Kepala BPOM: Tak Ada Kaitan dengan Kami

Penyuntikan Vaksin Nusantara di RSPAD, Kepala BPOM: Tak Ada Kaitan dengan Kami

Nasional
DPR Diminta Terbuka soal Vaksin Nusantara, Ini Vaksinasi Atau Hanya Diambil Darah Saja?

DPR Diminta Terbuka soal Vaksin Nusantara, Ini Vaksinasi Atau Hanya Diambil Darah Saja?

Nasional
Perseteruan Hamka dan Pramoedya Ananta Toer hingga Berdamai lewat Islam

Perseteruan Hamka dan Pramoedya Ananta Toer hingga Berdamai lewat Islam

Nasional
Buru Aset BLBI, Satgas Bakal Awali Penyisiran Utang Obligor di Atas Rp 50 Miliar

Buru Aset BLBI, Satgas Bakal Awali Penyisiran Utang Obligor di Atas Rp 50 Miliar

Nasional
Jalin Silaturahim, PPP dan PKS Kompak Perjuangkan RUU Larangan Minol

Jalin Silaturahim, PPP dan PKS Kompak Perjuangkan RUU Larangan Minol

Nasional
Bertemu, PKS-PPP Sepakat Berkomitmen Jaga Demokrasi dan Keutuhan NKRI

Bertemu, PKS-PPP Sepakat Berkomitmen Jaga Demokrasi dan Keutuhan NKRI

Nasional
KKB Tembak Mati Sopir Ojek di Kabupaten Puncak Papua

KKB Tembak Mati Sopir Ojek di Kabupaten Puncak Papua

Nasional
Kemendagri Minta Pemprov DKI Susun Rencana Aksi Antisipasi Banjir

Kemendagri Minta Pemprov DKI Susun Rencana Aksi Antisipasi Banjir

Nasional
Eks Pejabat Kemenag Undang Sumantri Segera Disidang

Eks Pejabat Kemenag Undang Sumantri Segera Disidang

Nasional
Mendagri: Kepala Daerah Terpilih Harus Bisa Kendalikan Covid-19 di Wilayah Masing-masing

Mendagri: Kepala Daerah Terpilih Harus Bisa Kendalikan Covid-19 di Wilayah Masing-masing

Nasional
Planas PRB Harap Konsep Konvergensi Cegah Ketidakefisienan Sumber Daya Pencegahan Bencana

Planas PRB Harap Konsep Konvergensi Cegah Ketidakefisienan Sumber Daya Pencegahan Bencana

Nasional
Waketum PKB: Minimal Ada 3 Menteri yang Di-reshuffle

Waketum PKB: Minimal Ada 3 Menteri yang Di-reshuffle

Nasional
Soal Reshuffle Kabinet, Gerindra: Itu Hak Presiden, Kita Tak Ikut Campur

Soal Reshuffle Kabinet, Gerindra: Itu Hak Presiden, Kita Tak Ikut Campur

Nasional
Ilham Saputra Resmi Jadi Ketua KPU Definitif Gantikan Arief Budiman

Ilham Saputra Resmi Jadi Ketua KPU Definitif Gantikan Arief Budiman

Nasional
Polri: Total 31 Tersangka Teroris Terkait Aksi Bom Bunuh Diri Makassar Sudah Ditangkap

Polri: Total 31 Tersangka Teroris Terkait Aksi Bom Bunuh Diri Makassar Sudah Ditangkap

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X