Zulkifli Hasan: PAN Ya Muhammadiyah, Muhammadiyah Ya PAN

Kompas.com - 13/07/2020, 09:12 WIB
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyampaikan pidato sambutannya dalam pembukaan Kongres V PAN di Lapangan MTQ Tugu Persatuan, Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (10/2/2020). KOMPAS.com/ HARYANTI PUSPA SARIKetua Umum PAN Zulkifli Hasan menyampaikan pidato sambutannya dalam pembukaan Kongres V PAN di Lapangan MTQ Tugu Persatuan, Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (10/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyatakan PAN dan Muhammadiyah merupakan satu kesatuan. Karena itu, ia meminta dukungan politik Muhammadiyah dalam pemilu dan pilkada secara penuh.

Hal itu ia sampaikan saat membuka Musyawarah Wilayah Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN DKI Jakarta secara virtual, Minggu (12/7/2020).

"PAN ya Muhammadiyah. Muhammadiyah ya PAN. Enggak usah ditutup-tutupi, enggak usah malu-malu. Memang begitu," kata Zulkifli.

Ia mengatakan sudah ada contoh nyata ihwal dukungan Muhammadiyah kepada politisi PAN yakni Zainuddin Maliki di Jawa di Daerah Pemilihan Jawa Timur X (Lamongan-Gresik).

Baca juga: Eko Patrio Terpilih Jadi Ketua DPW PAN DKI Jakarta

Zulkifli mengatakan saat itu seluruh kekuatan Muhammadiyah bahu-membahu meloloskan Zainuddin ke DPR periode 2019-2024.

Ia menambahkan, hal seperti itu sedianya tak lagi tabu dalam politik.

Ia lantas mencontohkan Nahdlatul Ulama (NU) yang juga memberikan dukungan politik kepada PKB.

 

Ia menilai dukungan NU kepada PKB sangat terang-terangan.

Baca juga: PAN Beri Rekomendasi untuk Yuhronur Efendi di Pilkada Lamongan 2020

Zulkifli pun berharap Muhammadiyah bisa memberikan dukungan besar semacam itu kepada PAN di berbabagi kontestasi politik seperti pilkada dan pemilu.

"Oleh karena itu saya juga sudah bicara banyak. Nanti di berbagai tempat, calon-calon kabupaten. Calon-calon provinsi, calon-calon DPR RI, kita berharapn ada keputusan institusi (Muhammadiyah) yang dikirim (untuk mendukung PAN)," kata dia.

"Tidak boleh lagi Muhammadiyah malu-malu, sungkan-sungkan. Orang sudah begitu terang-terangan. Nahdlatul Ulama ke PKB," lanjut dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X