Diduga Bobol Bank BNI, Maria Pauline Lumowa Terancam Pasal Berlapis

Kompas.com - 10/07/2020, 16:18 WIB
Maria Pauline Lumowa, buron kasus pembobolan BNI yang baru saja diekstradisi dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (9/7/2020). KOMPAS TV/ARSIP KEMENKUMHAMMaria Pauline Lumowa, buron kasus pembobolan BNI yang baru saja diekstradisi dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (9/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tersangka kasus pembobolan Bank BNI yang buron selama 17 tahun, Maria Pauline Lumowa terancam pasal berlapis.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta yang disiarkan YouTube Tribrata TV, Jumat (10/7/2020).

"Rencana, kita menerapkan Pasal 2 Ayat 1 UU nomor 20 tahun 2001 tentang Tipikor dengan ancaman pidana seumur hidup dan Pasal 3 ayat 1 UU Nomor 25 tahun 2003 tentang TPPU," ujar Sigit.

Baca juga: Tak Punya Perjanjian Ekstradisi, Begini Cara Pemerintah Bawa Maria Pauline Lumowa dari Serbia....

Selain itu, menurut Sigit, Polri juga telah melayangkan surat kepada Kedutaan Besar (Kedubes) Belanda guna mengirim penasihat hukum untuk mendampingi Maria.

Mengingat, Maria tercatat sejak 1979 telah menjadi warga Belanda.

Sigit melanjutkan, jika Maria telah mendapat pendampingan penasihat hukum, kepolisian segera melakukan pemeriksaan lanjutan.

"Karena memang dari saudara MPL meminta untuk didampingi oleh penasihat hukum," kata Sigit.

Sebelumnya, Maria diekstradisi ke Indonesia dari Serbia. Ekstradisi tersebut tak lepas dari asas timbal balik resiprositas karena sebelumnya Indonesia mengabulkan permintaan Serbia untuk memulangkan pelaku pencurian data nasabah Nikolo Iliev pada 2015.

Hasilnya, Maria dapat menjalani proses hukum di Indonesia meskipun kedua negara tidak memiliki perjanjian ekstradisi.

Adapun Maria tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, pada pukul 10.40 WIB, Kamis (9/7/2020).

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X