KILAS

Tim Pemulasaraan Barzah Dompet Dhuafa Layani Pemulangan Jenazah Secara Gratis

Kompas.com - 10/07/2020, 15:41 WIB
Tim Barzah Dompet Dhuafa, saat melayani pengantaran jenazah dari Terminal Cargo Bandara menuju
rumah duka di Kebumen. DOK. Dompet DhuafaTim Barzah Dompet Dhuafa, saat melayani pengantaran jenazah dari Terminal Cargo Bandara menuju rumah duka di Kebumen.

KOMPAS.com - Tim Pemulasaraan Barzah Dompet Dhuafa melayani pemulangan jenazah ke daerah asalnya secara gratis.

Hal itu terlihat dari pengantaraan jenazah Almarhumah Muniak (54), dari Manado ke kampung halamannya di Kebumen, Jawa Tengah.

Awalnya, jenazah diberangkatkan menggunakan pesawat ke Bandara Soekarno Hatta. Kemudian, tim langsung membawanya ke Kebumen.

“Berangkat 19.30 WIB dari bandara, dan tiba di rumah duka 02.40 WIB,” kata Ketua Pemulasaraan Barzah Dompet Dhuafa Ustaz Madroi, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Almarhumah meninggal di RS Manado Sulawesi Utara, akibat penyakit kanker darah yang sudah diidap selama 10 tahun.

Baca juga: Barzah Dompet Dhuafa: Relawan Harus Siap Bersinggungan dengan Jenazah

Semasa hidupnya, almarhumah berprofesi sebagai asisten rumah tangga (ART) di Manado, dan tinggal di sana bersama anak perempuan bungsunya. Sedangkan suaminya berkeliling berjualan sayur di Kebumen.

Permintaan pengantaran jenazah Almarhumah Muniak sendiri datang dari salah satu anaknya yang merupakan admin Komunitas Bikers Dakwah, pada Selasa (7/7/2020).

“Setelah dihubungi keluarga almarhumah, saya menyambungkan ke tim lapangan untuk membuat janji,” kata Ustaz Madroi.

Pihak Dompet Dhuafa pun berharap, keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan kesabaran, serta amal baik almarhumah diterima di sisi-Nya.

Baca juga: Barzah Dompet Dhuafa Ikut Pulangkan Jenazah Pekerja Migran Indonesia ke Rumahnya

“Layanan ini gratis tanpa pungutan biaya. Berkali-kali kami menegaskan kepada pihak keluarga duka untuk tidak memberi uang kepada petugas, karena kondisi keluarganya sangat memerlukan bantuan,” kata Ustaz Madroi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NASIONAL] 10.856 Orang Meninggal Akibat Covid-19 | Istana Ingatkan KAMI: Jangan Coba Ganggu Stabilitas Nasional

[POPULER NASIONAL] 10.856 Orang Meninggal Akibat Covid-19 | Istana Ingatkan KAMI: Jangan Coba Ganggu Stabilitas Nasional

Nasional
Lahirnya Partai Ummat, Partai Baru Amien Rais dan Imbas Kongres PAN

Lahirnya Partai Ummat, Partai Baru Amien Rais dan Imbas Kongres PAN

Nasional
Fenomena 'Kakek Sugiono' di Pusaran Hoaks Politik Tanah Air

Fenomena "Kakek Sugiono" di Pusaran Hoaks Politik Tanah Air

Nasional
Pemerintah Siapkan 4.100 Kamar Hotel di DKI untuk Isolasi Mandiri Pasien Covid-19

Pemerintah Siapkan 4.100 Kamar Hotel di DKI untuk Isolasi Mandiri Pasien Covid-19

Nasional
Pemerintah Pastikan Biaya Tes Usap Tak akan Beratkan Masyarakat

Pemerintah Pastikan Biaya Tes Usap Tak akan Beratkan Masyarakat

Nasional
Perseteruan Kasat Sabhara Polres Blitar dengan Atasannya, Mabes Polri Terjunkan Paminal

Perseteruan Kasat Sabhara Polres Blitar dengan Atasannya, Mabes Polri Terjunkan Paminal

Nasional
Dua Pekan Luhut Pimpin Penanganan Covid-19, Kasus Aktif di 10 Provinsi Diklaim Menurun

Dua Pekan Luhut Pimpin Penanganan Covid-19, Kasus Aktif di 10 Provinsi Diklaim Menurun

Nasional
Jokowi Sebut Pariwisata Akan Kembali Pulih Setelah Vaksin Disuntikkan

Jokowi Sebut Pariwisata Akan Kembali Pulih Setelah Vaksin Disuntikkan

Nasional
Setahun Kinerja Parlemen, Formappi: DPR Pendukung Setia Pemerintah

Setahun Kinerja Parlemen, Formappi: DPR Pendukung Setia Pemerintah

Nasional
Mahfud Bantah Pemerintah Terapkan Pendekatan Keamanan di Papua

Mahfud Bantah Pemerintah Terapkan Pendekatan Keamanan di Papua

Nasional
Periksa Tersangka Kasus Laboratorium Madrasah, KPK Konfirmasi Perintah Terkait Lelang

Periksa Tersangka Kasus Laboratorium Madrasah, KPK Konfirmasi Perintah Terkait Lelang

Nasional
Pemerintah dan DPR Mulai Bahas Draf Perpres TNI Atasi Terorisme

Pemerintah dan DPR Mulai Bahas Draf Perpres TNI Atasi Terorisme

Nasional
Tak Bisa Prediksi Puncak Covid-19, Satgas: Semua Tergantung Masyarakat

Tak Bisa Prediksi Puncak Covid-19, Satgas: Semua Tergantung Masyarakat

Nasional
Ini Alasan Banten dan Aceh Masuk Provinsi Prioritas Penanganan Covid-19

Ini Alasan Banten dan Aceh Masuk Provinsi Prioritas Penanganan Covid-19

Nasional
Mahfud Sebut TNI-Polri Tak Bisa Akses Periksa Jenazah Pendeta Yeremia

Mahfud Sebut TNI-Polri Tak Bisa Akses Periksa Jenazah Pendeta Yeremia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X