Survei Kemendikbud: 90 Persen Mahasiswa Pilih Kuliah Tatap Muka

Kompas.com - 09/07/2020, 12:33 WIB
Plt Dirjen Dikti Nizam mengatakan pihaknya telah melakukan survei kepada mahasiswa dan dosen sebanyak dua kali yaitu di bulan Maret dan April 2020. DOK/KemendikbudPlt Dirjen Dikti Nizam mengatakan pihaknya telah melakukan survei kepada mahasiswa dan dosen sebanyak dua kali yaitu di bulan Maret dan April 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - Plt Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudyaan Nizam mengatakan, 90 persen mahasiswa lebih memilih kuliah secara offline atau tatap muka di kelas.

Hal itu diketahui berdasarkan survei tentang evaluasi pembelajaran jarak jauh bagi mahasiwa yang digelar Ditjen Dikti Kemendikbud.

"Ketika kami tanya apakah memilih daring atau lebih memilih luring, 90 persen mengatakan masih lebih baik luring," kata Nizam dalam rapat bersama Komisi X DPR, Kamis (9/7/2020).

Baca juga: Susah Sinyal, Mahasisiwi di India Naik ke Atap Rumah Demi Kuliah Online

"Jadi pertemuan langsung dengan dosen lebih bagus dibandingkan dengan melalui daring," lanjut dia.

Kendati demikian, survei memperlihatkan bahwa 73 persen mahasiswa siap melakukan pembelajaran daring, sementara 27 persen tidak siap.

Nizam mengatakan, 60 persen mahasiswa yang tidak siap dilatarbelakangi soal jaringan internet yang lambat.

Sebab, banyak mahasiswa yang kembali ke kampung halaman ketika pembelajaran jarak jauh dimulai.

Baca juga: Mahasiswa Kuliah Online, Warung Burjo di Yogyakarta Ini Akhirnya Tutup

"Sebanyak 27 persen mengatakan tidak siap. Kalau kita dalami, sebagian besar alasannya karena koneksi internet yang lemot, tidak merata," ujar dia.

Menurut Nizam, berdasarkan survei, transformasi pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19 ini sangat cepat.

Selain itu, kualitas dan capaian belajar disebutkan cukup baik meski banyak kendala jaringan internet.

Pada kegiatan belajar daring ke depan, ia berharap baik dosen maupun mahasiswa lebih mempersiapkan diri agar materi perkuliahan dapat tersampaikan dengan baik.

Baca juga: UGM Lanjutkan Kuliah Online di Tahun Ajaran Baru 2020/2021

"Faktor yang mendukung keberhasilan adalah selain kesiapan dosen adalah kesiapan mahasiswa," kata Nizam.

Survei Ditjen Dikti Kemendikbud itu dilaksanakan sekitar akhir Maret 2020 dengan jumlah responden 230.000 mahasiswa di 32 provinsi.

Namun tidak dijelaskan mengenai metode pemilihan responden dan metode survei.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menpan RB: Total Kebutuhan ASN untuk 2021 Sebanyak 1,3 Juta Orang

Menpan RB: Total Kebutuhan ASN untuk 2021 Sebanyak 1,3 Juta Orang

Nasional
Wacana Revisi UU ITE, Gerindra: Yang Perlu Dihapus Itu 'Karet'-nya, Bukan Pasalnya

Wacana Revisi UU ITE, Gerindra: Yang Perlu Dihapus Itu "Karet"-nya, Bukan Pasalnya

Nasional
Soal Vaksinasi Mandiri, IDI Minta Pemerintah Perhatikan Pekerja yang Bukan Karyawan

Soal Vaksinasi Mandiri, IDI Minta Pemerintah Perhatikan Pekerja yang Bukan Karyawan

Nasional
Tak Menyangka Nurdin Abdullah Tersangka, PAN: Dia Memiliki Visi dan Integritas saat Pimpin Bantaeng

Tak Menyangka Nurdin Abdullah Tersangka, PAN: Dia Memiliki Visi dan Integritas saat Pimpin Bantaeng

Nasional
Pandemi, Mendagri Minta Petugas Pemadam Kebakaran Beradaptasi Saat Bertugas

Pandemi, Mendagri Minta Petugas Pemadam Kebakaran Beradaptasi Saat Bertugas

Nasional
Nurdin Abdullah Tersangka KPK, Ini Sikap PKS selaku Partai Pengusung

Nurdin Abdullah Tersangka KPK, Ini Sikap PKS selaku Partai Pengusung

Nasional
Tim Kajian UU ITE Minta Pendapat Dandhy Laksono, Ahmad Dhani, hingga Bintang Emon

Tim Kajian UU ITE Minta Pendapat Dandhy Laksono, Ahmad Dhani, hingga Bintang Emon

Nasional
Ahmad Syaikhu Ingatkan Kader Susun Program yang Berdampak pada Capaian Kemenangan Elektoral

Ahmad Syaikhu Ingatkan Kader Susun Program yang Berdampak pada Capaian Kemenangan Elektoral

Nasional
Usai Meresmikan, Jokowi Langsung Mencoba KRL Lintas Yogya-Solo

Usai Meresmikan, Jokowi Langsung Mencoba KRL Lintas Yogya-Solo

Nasional
 Jokowi Ingin Seluruh Transportasi Massal di Indonesia Ramah Lingkungan

Jokowi Ingin Seluruh Transportasi Massal di Indonesia Ramah Lingkungan

Nasional
Singgung Kerumunan di NTT, Presiden PKS: Keselamatan Rakyat Tampak Tak Jadi Prioritas Utama

Singgung Kerumunan di NTT, Presiden PKS: Keselamatan Rakyat Tampak Tak Jadi Prioritas Utama

Nasional
Jokowi Harap Beroperasinya KRL Yogyakarta-Solo Tingkatkan Pariwisata

Jokowi Harap Beroperasinya KRL Yogyakarta-Solo Tingkatkan Pariwisata

Nasional
Kritik Penanganan Pandemi, Presiden PKS: Bangsa Indonesia Masih Dalam Kondisi yang Tidak Baik-baik Saja

Kritik Penanganan Pandemi, Presiden PKS: Bangsa Indonesia Masih Dalam Kondisi yang Tidak Baik-baik Saja

Nasional
Saat Artidjo Alkostar Berikan Vonis Bebas kepada “Office Boy” yang Dijerat Kasus Korupsi…

Saat Artidjo Alkostar Berikan Vonis Bebas kepada “Office Boy” yang Dijerat Kasus Korupsi…

Nasional
Wapres Ingin Dakwah dan Pendidikan Beradaptasi dengan Teknologi Informasi

Wapres Ingin Dakwah dan Pendidikan Beradaptasi dengan Teknologi Informasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X