Jusuf Kalla Sebut Generasi Muda Harus Didorong agar Mau ke Masjid

Kompas.com - 08/07/2020, 16:52 WIB
Ketua DMI Jusuf Kalla saat diwawancara media, Selasa (2/6/2020). ISTIMEWAKetua DMI Jusuf Kalla saat diwawancara media, Selasa (2/6/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla mengatakan, saat ini generasi muda harus didorong agar mereka mau datang dan beribadah di masjid.

Salah satu upaya yang saat ini tinggal dioptimalkan adalah keberadaan masjid di tempat-tempat pendidikan seperti TPA, PAUD, sekolah, hingga universitas.

"Itu harus kita kembangkan mulai dari dasar. Dulu di masjid banyak (yang mengatakan), anak-anak agar jangan mengganggu (orang dewasa), justru kami malah berharap anak-anak itu harus di masjid," ujar Kalla dalam acara webinar nasional bertajuk Membangun Peradaban Islam Berbasis Masjid, Rabu (8/7/2020).

Namun agar karakter mereka terbentuk, kata dia, orang dewasa harus mengatur anak-anak tersebut agar tidak mengganggu.

Baca juga: Jusuf Kalla: 75 Persen Sound System Masjid di Indonesia Jelek

Hal tersebut sangat penting, katanya, agar anak-anak sejak awal mencintai dan hadir di masjid hingga dewasa kelak.

"Bagaimana kita mendorong generasi kita ke masjid. Kita perbaiki suasana. Paling sederhana, bagaimana masjid memberikan anak-anak suasana belajar," kata dia.

Ia mencontohkan yang terjadi di Sumatera Barat dulu, katanya, banyak anak yang belajar agama dikarenakan mereka berada di masjid hingga waktunya tidur.

Hal tersebut menimbulkan suasana keagamaan pada anak tersebut.

Disamping itu, Kalla juga mengatakan, masjid harus dapat memakmurkan masyarakat dari segi ilmu pengetahuan dan ekonomi.

Ia menilai, ilmu pengetahuan dan ekonomi merupakan salah satu kunci tumbuhnya suatu peradaban yang dalam hal ini adalah peradaban Islam.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X