Komisi II Minta Kemenpan RB Tingkatkan Kemampuan ASN Manfaatkan Teknologi selama WFH

Kompas.com - 06/07/2020, 19:29 WIB
Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tandjung  di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/12/2019). KOMPAS.com/HaryantipuspasariKetua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tandjung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi II DPR meminta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengoptimalkan pemanfaatan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik ( SPBE) di seluruh instansi pemerintah, khususnya selama pandemi Covid-19.

Pernyataan ini disampaikan Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tandjung dalam kesimpulan rapat kerja dengan Kemenpan-RB, Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/7/2020).

"Menpan-RB juga harus mempersiapkan jaringan internet, serta meningkatkan kemampuan ASN dalam memanfaatkan teknologi informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan, khususnya pada saat penerapan WFH selama pandemi Covid-19," kata Doli.

Baca juga: Soroti Netralitas ASN, Tjahjo Cerita soal Sekda yang Dukung Seorang Calon

Doli juga mengatakan, Komisi II meminta Kemenpan RB untuk berkomunikasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk meningkatkan kualitas jaringan internet hingga layanan video atau web conference.

"Baik itu meningkat kualitas jaringan internet dan layanan video/web conference yang memiliki sistem keamanan tinggi agar data dan informasi pemerintah dapat terlindungi dari ancaman hacker atau kejahatan cyber lainnya," ujarnya.

Adapun dalam rapat kerja, anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDI-P Johan Budi mengusulkan, rapat kerja yang sering dilakukan instansi pemerintah tidak hanya mengandalkan satu aplikasi digital yaitu Zoom.

Baca juga: Menpan RB Curhat soal Sulitnya Pangkas PNS yang Tak Produktif

Ia berharap pemerintah memiliki aplikasi buatan sendiri agar keamanannya lebih terjaga.

"Kondisi pandemi membuat kita 'oh ternyata kita sebenarnya bisa efektif juga kerja-kerja melalui dengan menggunakan Zoom', atau usulan gimana kita bisa bikin sistem sendiri sehingga di mana pun kita berada itu bisa melakukan kerja-kerja dengan bahkan lebih sempurna," kata Johan dalam rapat.

Menanggapi hal tersebut, Menpan RB Tjahjo Kumolo mengatakan, Kemenkominfo tengah membangun jaringan pengamanan cyber agar kerja secara daring lebih aman.

"Kemudian aplikasi via zoom, Telkomsel telah menghasilkan berapa produk kita tunggu. Saya kira karena kaitan pengamanan dari cyber juga dari Kominfo juga. Dan Menpan sudah ketemu Kominfo untuk segera membangun satu network itu. Kembali tadi ke anggaran tadi Kominfo mau membangun satu tempat yang database sudah satu data lengkap dengan ini," kata Tjahjo.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X