Senin Sore, TKI yang Bebas dari Hukuman Mati di Arab Saudi Tiba di Tanah Air

Kompas.com - 06/07/2020, 15:04 WIB
Ilustrasi hukuman mati. ShutterstockIlustrasi hukuman mati.
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Tenaga Kerja Indonesia ( TKI) asal Majalengka, Jawa Barat, Etty Toyyib yang telah bebas dari hukuman mati di Arab Saudi akan segera pulang ke Tanah Air.

Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegabriel mengatakan, Etty dijadwalkan tiba di Jakarta pada Senin (6/7/2020) pukul 16.05 WIB.

"Etty Toyyib Anwar, WNI asal Majalengka yang selamat dari hukuman mati dijadwalkan akan tiba di Jakarta sore ini pukul 16.05," kata Agus melalui keterangan tertulis, Senin (6/7/2020).

Demi mempercepat proses pemulangan Etty Toyyib, Agus Maftuh menemui penasehat Raja Salman bin Abdul Aziz Al-saud yakni Pangeran Khalid al-Faisal Al Saud yang juga menjabat Gubernur Mekkah.

Baca juga: Dubes RI untuk Saudi Sebut TKI Etty binti Toyib Bebas dari Hukuman Mati

Pertemuan itu dilakukan pada Senin 10 Februari 2020, didampingi Koordinator Perlindungan WNI KBRI Riyadh, Raden Arief dan atase hukum Rinaldi Umar. Pertemuan berlangsung di kantor Pangeran Khalid al-Faisal di Jeddah.

Agus mengatakan, Etty bebas dari hukuman mati setelah didakwa membunuh majikannya Faisal al-Ghamdi pada 2001 lalu.

Ia bebas setelah membayar diyat tebusan 4 juta riyal atau Rp 15,5 miliar dan menjalani hukuman penjara 20 tahun.

Uang diyat tebusan juga sudah disampaikan ke keluarga korban tepatnya satu tahun yang lalu.

"Delapan belas tahun berikutnya dengan melewati negosiasi yang panjang dan alot, keluarga majikan bersedia memaafkan dengan meminta diyat tebusan," ujarnya.

Baca juga: 18 Tahun Menunggu, Surani Ingin Pulang dari Arab Saudi ke Tanah Air

Agus menjelaskan, uang diyat tersebut didapati dari sumbangan dari berbagai pihak di Indonesia.

Di antaranya, Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama yang telah memberikan sumbangan sebesar Rp 12,5 milyar atau 80 persen dari jumlah diyat tebusan.

Serta pihak lain dermawan santri, kalangan pengusaha, birokrat, politisi, akademisi, masyarakat Jawa Barat dan komunitas filantropi.

Dana dikumpulkan selama 7 bulan. Ia pun mengapresiasi semua penyumbang uang diyat tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X