Gugus Tugas: Pakai Masker dengan Benar, Tekan Penularan Covid-19 hingga 50 Persen

Kompas.com - 06/07/2020, 07:42 WIB
Warga menggunakan masker saat antre untuk membeli masker di Toko JakMart di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, Jumat, (6/3/2020). Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin, mengatakan pembelian masker dibatasi satu kotak per orang, serta pembeli diwajibkan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk menghindari pembelian berulang. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga menggunakan masker saat antre untuk membeli masker di Toko JakMart di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, Jumat, (6/3/2020). Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin, mengatakan pembelian masker dibatasi satu kotak per orang, serta pembeli diwajibkan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk menghindari pembelian berulang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengatakan, pemakaian masker dengan baik dan benar dapat menekan peluang penularan Covid-19 hingga lebih dari 50 persen.

 

Oleh sebab itu, masyarakat diwajibkan memakai masker di ruang publik selama pandemi Covid-19.

Baca juga: Jokowi Pakai Face Shield Tanpa Masker, Istana Sebut Sudah Jaga Jarak

"Efektivitas memakai masker dengan baik dan benar dapat menekan peluang penularan lebih dari 50 persen," ujar Reisa, dikutip dari siaran pers Gugus Tugas, Senin (6/7/2020). 

Reisa mengungkapkan, penggunaan masker dengan tepat perlu memperhatikan beberapa hal.

Pertama, sebelum memakai masker, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir, minimal 20 detik atau bila tidak tersedia, gunakan cairan pembersih tangan berbasis alkohol.

“Kedua, pasang masker untuk menutupi mulut dan hidung, dan pastikan tidak ada sela antara wajah dan masker,” tutur Reisa.

Baca juga: Pemerintah: Tak Pakai Masker, Faktor Utama Kasus Baru Covid-19

Ketiga, hindari menyentuh masker saat digunakan.

“Bila tersentuh, segera cuci tangan pakai sabun dan air mengalir, minimal 20 detik atau menggunakan cairan pembersih tangan,” ujarnya.

Keempat, Reisa mengingatkan bahwa masker kain dapat dipakai maskimal hanya empat jam dan harus diganti dengan masker baru dan bersih apabila basah atau lembab.

Kelima, masyarakat disarankan membawa beberapa masker selama beraktivitas. Keenam, saat melepas masker jangan sentuh bagian depan masker.

Baca juga: Pemerintah Minta Para Pekerja Jaga Jarak dan Pakai Masker di Kantor

"Untuk masker satu kali pakai, segera buang ke tempat sampah tertutup atau kantong plastik, Untuk masker kain, masukkan ke dalam kantong kertas atau kantong kain, atau menggunakan kantong plastik," kata Reisa.

"Pisahkan dari barang bawaan yang lain. Sesampai di rumah, segera cuci dengan deterjen,” lanjutnya.

Reisa menambahkan, pemakaian masker hanya efektif apabila individu menerapkan protokol kesehatan lain, seperti disiplin menjaga jarak aman minimal satu hingga dua meter dengan orang lain, serta rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, setidaknya selama 20 detik. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Didampingi Dubes China dan Luhut, Jokowi Tinjau Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Didampingi Dubes China dan Luhut, Jokowi Tinjau Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Nasional
Polemik TWK Pegawai KPK, Komisi III Berharap Ada Keputusan Tepat dan Cepat

Polemik TWK Pegawai KPK, Komisi III Berharap Ada Keputusan Tepat dan Cepat

Nasional
Revisi UU Otsus dan Kesejahteraan Papua

Revisi UU Otsus dan Kesejahteraan Papua

Nasional
Jokowi: Mencari Vaksin Covid-19 Tidak Mudah, Rebutan 215 Negara

Jokowi: Mencari Vaksin Covid-19 Tidak Mudah, Rebutan 215 Negara

Nasional
Jokowi Ingin Vaksinasi Covid-19 Capai 70 Juta Penduduk pada September 2021

Jokowi Ingin Vaksinasi Covid-19 Capai 70 Juta Penduduk pada September 2021

Nasional
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Ribu Benur di Lampung Tengah

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Ribu Benur di Lampung Tengah

Nasional
Vaksinasi Covid-19 Baru 23 Juta Dosis, Jokowi: Ini Masih Jauh Sekali

Vaksinasi Covid-19 Baru 23 Juta Dosis, Jokowi: Ini Masih Jauh Sekali

Nasional
Vaksinasi Gotong Royong Dimulai, Jokowi: Semoga Kawasan Industri Terlindungi dari Covid-19

Vaksinasi Gotong Royong Dimulai, Jokowi: Semoga Kawasan Industri Terlindungi dari Covid-19

Nasional
461.626 Kendaraan Diputarbalikkan Selama Peniadaan Mudik, 835 Travel Gelap Ditindak

461.626 Kendaraan Diputarbalikkan Selama Peniadaan Mudik, 835 Travel Gelap Ditindak

Nasional
Jokowi Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong untuk Karyawan

Jokowi Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong untuk Karyawan

Nasional
2.000 Pegawai Kemensos di Swab Antigen, Risma: Agar Tidak Ada Penyebaran Covid-19

2.000 Pegawai Kemensos di Swab Antigen, Risma: Agar Tidak Ada Penyebaran Covid-19

Nasional
Mendag Harap Vaksinasi Gotong Royong Mampu Dorong Perekonomian

Mendag Harap Vaksinasi Gotong Royong Mampu Dorong Perekonomian

Nasional
Kadin: 22.736 Perusahaan Mendaftar Vaksinasi Gotong Royong

Kadin: 22.736 Perusahaan Mendaftar Vaksinasi Gotong Royong

Nasional
Selasa Pagi, Presiden Jokowi Akan Tinjau Pelaksanaan Perdana Vaksinasi Gotong Royong

Selasa Pagi, Presiden Jokowi Akan Tinjau Pelaksanaan Perdana Vaksinasi Gotong Royong

Nasional
Saat Eks Pimpinan KPK Sebut Tes Wawasan Kebangsaan Aneh dan Tidak Adil

Saat Eks Pimpinan KPK Sebut Tes Wawasan Kebangsaan Aneh dan Tidak Adil

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X