Pemerintah: Rata-rata Kematian Covid-19 di Indonesia Lebih Tinggi Dibanding Global

Kompas.com - 05/07/2020, 17:01 WIB
Petugas memakamkan jenazah kasus COVID-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Minggu (26/4/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sejak 10-23 April, tren pemakaman yang menggunakan prosedur tetap (protap) COVID-19 cenderung menurun, di mana sebelumnya mencapai 50 orang yang meninggal per hari kini 40-30 orang per hari. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAPetugas memakamkan jenazah kasus COVID-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Minggu (26/4/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sejak 10-23 April, tren pemakaman yang menggunakan prosedur tetap (protap) COVID-19 cenderung menurun, di mana sebelumnya mencapai 50 orang yang meninggal per hari kini 40-30 orang per hari.

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, rata-rata angka kematian di Tanah Air akibat Covid-19 lebih tinggi dibanding rata-rata angka kematian global.

Hal tersebut disampaikan Yurianto dalam konferensi pers di BNPB, Jakarta, Minggu (5/7/2020).

Yurianto mengatakan, jika angka kematian Covid-19 dilihat secara nasional, saat ini sudah mencapai 5 persen.

"Kalau melihat angka kematian secara nasional, ada 5 persen," ujar Yurianto.

 Baca juga: UPDATE 5 Juli: Tambah 1.607, Total 63.749 Kasus Covid-19 di Indonesia

Jumlah tersebut, kata dia, lebih tinggi dibandingkan angka rata-rata kematian dunia. Per Minggu, angka kematian di dunia mencapai 4,72 persen.

"Ini relatif lebih tinggi dibandingkan angka rata-rata dunia yaitu 4,72 persen," kata dia.

Adapun jumlah pasien meninggal dunia akibat Covid-19 di Indonesia mencapai angka 3.171 orang pada Minggu.

Baca juga: UPDATE 5 Juli: Bertambah 886, Pasien yang Sembuh dari Covid-19 Capai 29.105 Orang

Peningkatan jumlah tersebut didapat setelah ada penambahan pasien Covid-19 yang meninggal dunia sebanyak 82 orang.

Secara keseluruhan, jumlah kasus Covid-19 sudah mencapai 63.749 orang sejak diumumkan pertama kali pada 2 Maret lalu.

Jumlah tersebut didapatkan setelah terdapat penambahan kasus positif sebanyak 1.607 orang.

Sementara itu, pasien sembuh bertambah 886 orang sehingga total menjadi 29.105 orang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X