UPDATE Covid-19: Kasus Harian Tertinggi dan Prediksi Ketersediaan Vaksin

Kompas.com - 03/07/2020, 07:02 WIB
Warga melintas di dekat mural bergambar simbol orang berdoa menggunakan masker yang mewakili umat beragama di Indonesia di kawasan Juanda, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (18/6/2020). Mural yang dibuat oleh warga itu bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menggunakan masker sebagai salah satu  pencegahan dan penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/aww. ANTARA FOTO/Yulius Satria WijayaWarga melintas di dekat mural bergambar simbol orang berdoa menggunakan masker yang mewakili umat beragama di Indonesia di kawasan Juanda, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (18/6/2020). Mural yang dibuat oleh warga itu bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menggunakan masker sebagai salah satu pencegahan dan penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/aww.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mengumumkan, hingga Kamis (2/7/2020) pukul 12.00 berdasarkan data yang sudah dihimpun dari seluruh rumah sakit di Indonesia, terjadi penambahan 1.624 kasus baru positif Covid-19.

Penambahan kasus harian ini merupakan tertinggi sejak kasus pertama Covid-19 diumumkan pada 2 Maret 2020.

Dengan demikian, total jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 59.394 kasus.

Baca juga: Wapres Ingatkan soal Potensi Penularan Covid-19 pada Fase Kenormalan Baru

"Kami mendapatkan kasus konfirmasi positif sebanyak 1.624 orang, sehingga total kasus positif sebanyak 59.394 orang," kata Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis sore.

Sementara itu, penambahan pasien sembuh dari Covid-19 sebanyak 1.072 orang, sehingga total menjadi 26.667 orang.

Pemerintah juga mencatat 53 pasien Covid-19 yang meninggal dunia dalam sehari ini sejak Rabu (1/7/2020), sehingga total pasien meninggal dunia akibat Covid-19 sebanyak 2.987 orang.

"Pasien meninggal dunia sebanyak 53 orang, sehingga total menjadi 2.987 orang," kata Yuri.

Baca juga: Risma Mengaku Dituduh Larikan dan Telantarkan 38 Pasien Covid-19

Sejumlah angka itu didapat setelah pemerintah melakukan pemeriksaan terhadap 849.155 spesimen.

Pemeriksaan spesimen dilakukan dengan dua metode, yaitu tes polymerase chain reaction (PCR) dan metode tes cepat molekuler.

Di samping itu, Yuri mengumumkan, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan ( PDP).

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X