Di Hadapan Komisi III DPR, Kejagung Sebut Belum Temukan Keterkaitan Dato Sri Tahir di Kasus Jiwasraya

Kompas.com - 02/07/2020, 18:00 WIB
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Ali Mukartono (tengah) ketika ditemui di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2020). KOMPAS.com/Devina HalimJaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Ali Mukartono (tengah) ketika ditemui di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Ali Mukartono menyatakan, hingga saat ini belum ditemukan bukti-bukti keterkaitan Bos Mayapada, Dato Sri Tahir, dalam kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Hal itu disampaikan Ali dalam rapat bersama Komisi III DPR, Kamis (2/7/2020).

"Tim penyidik sampa saat ini belum menemukan adanya keterkaitan Sri Dato Tahir selaku pemilik PT Bank Mayapada dalam perkara PT AJS," kata Ali.

Kendati demikian, dia mengatakan, Benny Tjokro yang merupakan salah satu terdakwa dalam kasus ini pernah mendapatkan pinjaman dari Mayapada.

Baca juga: Penyidikan Kasus Korupsi Jiwasraya, Kejagung Sita Aset Senilai Rp 18,4 Triliun

"Terdakwa Benny Tjokro sebagaimana dalam fakta penyidikan pernah mendapatkan kredit dari PT Bank Mayapada," ucapnya.

Nama Dato Sri Tahir sempat muncul di publik terkait dugaan keterkaitannya dalam kasus dugaan korupsi Jiwasraya.

Ia dikatakan memiliki hubungan dekat dengan Benny Tjokro.

Benny merupakan Direktur Utama PT Hanson Internasional Tbk yang saat ini berstatus sebagai tersangka kasus korupsi Jiwasraya.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X