Kompas.com - 01/07/2020, 07:52 WIB
Sebuah rumah warga rusak akibat bencana tanah longsor di Desa Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Minggu (14/6/2020). Tanah longsor yang tejadi pada Jumat (12/6/2020) tersebut mengakibatkan sejumlah rumah rusak dan empat warga tertimbun material tanah longsor. ANTARA FOTO/ABRIAWAN ABHESebuah rumah warga rusak akibat bencana tanah longsor di Desa Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Minggu (14/6/2020). Tanah longsor yang tejadi pada Jumat (12/6/2020) tersebut mengakibatkan sejumlah rumah rusak dan empat warga tertimbun material tanah longsor.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Raditya Jati mengatakan, saat ini tantangan masyarakat dalam menghadapi bencana alam menjadi bertambah.

Pasalnya, hingga saat ini wabah Covid-19 belum berakhir.

"Tantangan masyarakat menjadi bertambah. Contohnya, (jika) kejadian bencana yang terjadi di wilayah dengan kasus positif tinggi," sebagaimana dikutip dari siaran pers BNPB, Selasa (30/6/2020).

"Ini membutuhkan kesiapsiagaan ekstra dan antisipasi semua pihak di daerah sehingga potensi tertular pada saat melakukan respons darurat dapat dihindari," lanjutnya.

Baca juga: Menpan RB Sebut Perlu Adanya Penguatan di BIN dan BNPB

Hingga akhir Juni, tutur Raditya, bencana banjir masih terjadi di beberapa wilayah seperti di Sulawesi dan Kalimantan.

Raditya juga mengimbau semua pihak untuk melakukan upaya kesiapsiagaan dan pencegahan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Masyarakat juga harus selalu waspada terhadap potensi ancaman yang tidak mengenal perubahan iklim dan cuaca serta dapat terjadi setiap saat, seperti gempa bumi, tsunami dan erupsi gunung api," kata Raditya.

Lebih lanjut, Raditya mengungkapkan, BNPB mencatat 1.549 kejadian bencana alam hingga akhir Juni 2020.

Dari keseluruhan kejadian, bencana hidrometeorologi masih dominan terjadi sepanjang enam bulan terakhir.

"BNPB menganalisis jumlah kejadian bencana tahun ini lebih rendah dibandingkan 2019," ujar Raditya.

Dari total kejadian bencana selama enam bulan terkahir, lanjut dia, lebih dari 99 persen merupakan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor dan angin puting beliung.

Baca juga: Soal Pandemi Covid-19, BNPB: Kecenderungannya Masyarakat Abai terhadap Situasi

Rincian jumlah kejadian bencana pada kurun waktu tersebut yakni banjir 620 kejadian, puting beliung 425 kejadian, tanah longsor 330 kejadian, kebakaran hutan dan lahan 139 kejadian, gelombang pasang atau abrasi 21 kejadian, gempa bumi 10 kejadian, erupsi gunung api 3 kejadiandan kekeringan 1 kejadian.

Sementara itu, dilihat dari sebaran kejadian bencana, ada lima wilayah administrasi dengan kejadian bencana tertinggi yaitu Provinsi Jawa Tengah 332 kejadian, Jawa Barat 290, Jawa Timur 205, Aceh 151 dan Sulawesi Selatan 86.

Kejadian tersebut mengakibatkan korban meninggal sebanyak 198 jiwa, 8 orang hilang, 27 orang luka-luka dan 2,3 juta orang mengungsi.

"Sedangkan dampak material, bencana alam mengakibatkan kerusakan rumah 21.496 unit, peribadatan 430 unit, pendidikan 382 unit dan kesehatan 67 unit," ungkap Raditya.

Sebagai perbandingan, pada Januari 2019 hingga 29 Juni 2019, jumlah kejadian bencana mencapai 2.229 kali.

Menurut Raditya, ini berarti terjadi penurunan kejadian bencana sekitar 30,5 persen.

Baca juga: BNPB: Bencana Hidrometeorologi Masih Terjadi di Akhir Juni 2020

Dilihat dari parameter lain, seperti jumlah korban meninggal dunia dan hilang, luka-luka, menderita dan mengungsi, dan rumah rusak juga mengalami tren menuruh.

Korban meninggal dunia dan hilang pada hingga akhir bulan ini tercatat 206 jiwa, sedangkan pada tahun lalu 479 jiwa.

"Persentase penurunan jumlah korban meninggal dunia dan hilang tercatat hingga 57 persen," tutur Raditya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinasti Politik Kepala Daerah di Indonesia yang Sungguh Ambyar

Dinasti Politik Kepala Daerah di Indonesia yang Sungguh Ambyar

Nasional
KPK Eksekusi Eks Bupati Bengkalis Amril Mukminin ke Rutan Pekanbaru

KPK Eksekusi Eks Bupati Bengkalis Amril Mukminin ke Rutan Pekanbaru

Nasional
Rapat soal Sanksi WADA, Jokowi Minta LADI Direformasi Total

Rapat soal Sanksi WADA, Jokowi Minta LADI Direformasi Total

Nasional
Dugaan Suap Infrastruktur di Musi Banyuasin, KPK Geledah 4 Lokasi

Dugaan Suap Infrastruktur di Musi Banyuasin, KPK Geledah 4 Lokasi

Nasional
Ini Syarat Naik Pesawat untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Ini Syarat Naik Pesawat untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Nasional
Sindir Balik Sekjen PDI-P, Politisi Demokrat: Mungkin Hidup di Alam Mimpi

Sindir Balik Sekjen PDI-P, Politisi Demokrat: Mungkin Hidup di Alam Mimpi

Nasional
Pemerintah Akan Uji Coba Kehadiran Penonton di Liga 1 dan Liga 2

Pemerintah Akan Uji Coba Kehadiran Penonton di Liga 1 dan Liga 2

Nasional
TNI dan Polri Diharapkan Terus Bersinergi

TNI dan Polri Diharapkan Terus Bersinergi

Nasional
Partai Ummat Kritik 7 Tahun Pemerintahan Jokowi: Cenderung Represif, Oligarki Mengental

Partai Ummat Kritik 7 Tahun Pemerintahan Jokowi: Cenderung Represif, Oligarki Mengental

Nasional
Periksa 7 Saksi, KPK Dalami Penerimaan Uang Bupati Nonaktif Probolinggo dan Suami Terkait Pengangkatan Pj Kades

Periksa 7 Saksi, KPK Dalami Penerimaan Uang Bupati Nonaktif Probolinggo dan Suami Terkait Pengangkatan Pj Kades

Nasional
Ini Aturan Terbaru Penerbangan Domestik yang Berlaku Mulai 24 Oktober 2021

Ini Aturan Terbaru Penerbangan Domestik yang Berlaku Mulai 24 Oktober 2021

Nasional
Mahfud Sebut Keluarga Nasabah yang Bunuh Diri akibat Pinjol Ilegal Tetap Ditagih dan Diteror

Mahfud Sebut Keluarga Nasabah yang Bunuh Diri akibat Pinjol Ilegal Tetap Ditagih dan Diteror

Nasional
Gerindra Sebut 12 Provinsi Dukung Prabowo Kembali Maju pada Pilpres 2024

Gerindra Sebut 12 Provinsi Dukung Prabowo Kembali Maju pada Pilpres 2024

Nasional
Lili Pintauli Dinilai Harus Disanksi Undur Diri jika Laporan Novel Baswedan Terbukti

Lili Pintauli Dinilai Harus Disanksi Undur Diri jika Laporan Novel Baswedan Terbukti

Nasional
Partai Ummat Targetkan Pemilih dari Loyalis Amien Rais dan Generasi Milenial

Partai Ummat Targetkan Pemilih dari Loyalis Amien Rais dan Generasi Milenial

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.