BMKG Sebut Puncak Musim Kemarau Akan Terjadi pada Agustus

Kompas.com - 30/06/2020, 16:57 WIB
Foto dirilis Jumat (1/11/2019), memperlihatkan tempat penampungan air dari kincir air untuk pengairan areal sawah di Desa Manggungsari, Kabupaten Tasikmalaya. Bagi petani di kawasan tersebut, kincir air menjadi jalan keluar untuk mengairi lahan persawahan yang terancam puso alias gagal panen kala musim kemarau. ANTARA FOTO/ADENG BUSTOMIFoto dirilis Jumat (1/11/2019), memperlihatkan tempat penampungan air dari kincir air untuk pengairan areal sawah di Desa Manggungsari, Kabupaten Tasikmalaya. Bagi petani di kawasan tersebut, kincir air menjadi jalan keluar untuk mengairi lahan persawahan yang terancam puso alias gagal panen kala musim kemarau.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Sub Bidang Prediksi Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) Muhammad Fadli mengatakan, puncak musim kemarau di wilayah Indonesia akan terjadi pada Agustus mendatang.

"Puncak musim kemarau secara umum di wilayah Indonesia masuk pada bulan Agustus, BMKG menyatakan sekitar 64,9 persen," ujar Fadli dalam konferensi pers di BNPB, Selasa (30/6/2020).

Baca juga: BMKG: 86,6 Persen Wilayah Indonesia Memasuki Awal Musim Kemarau

Beberapa wilayah yang mengalami puncak musim kemarau pada bulan tersebut antara lain Sumatera bagian selatan dan sebagian besar Pulau Jawa.

Kemudian daerah Kalimantan terutaman Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, sebagian Sulawesi Selatan, dan Maluku Bagian Utara.

Saat ini, kata fadlil, dari sisi klimatologi dalam sebulan terakhir ada beberapa tempat yang sudah mengalami musim kemarau di sebagian besar Jawa. Hal tersebut ditandai dengan tidak turunnya hujan selama 20-30 hari 

Baca juga: BMKG: Musim Kemarau 2020 di Indonesia Cenderung Basah, Ini Faktor Pemicunya

"Terutama sebagian besar Jawa Timur, begitu pun Bali dan Nusa Tenggara," kata dia.

Fadli mengatakan, musim kemarau perlu diwaspadai karena beberapa wilayah mempunyai potensi kekeringan apabila ditinjau secara meteorologis.

Misalnya di Jawa Tengah, seperti Kabupaten Sukoharjo yang berpotensi siaga pada Juli-Agustus, Nusa Tenggara Timur, seperti di Kabupaten Sikka, Kupang, dan Nusa Tenggara Barat di Kabupaten Dompu.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X