Jokowi Minta Pemda Segera Keluarkan Anggaran Kesehatan

Kompas.com - 30/06/2020, 12:05 WIB
Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (26/2/2020). Rapat kabinet tersebut membahas perpindahan Ibu Kota Negara. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/ama. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANPresiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (26/2/2020). Rapat kabinet tersebut membahas perpindahan Ibu Kota Negara. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/ama.
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meminta pemerintah daerah (Pemda) segera mencairkan anggaran kesehatan.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi di hadapan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo beserta sejumlah bupati dan wali kota di sana saat ia berkunjung ke Semarang, Jawa Tengah, Selasa (30/6/2020).

"Saya titip kepada gubernur, bupati dan wali kota, agar anggaran-anggaran yang berkaitan dengan kesehatan ini segera dikeluarkan," kata Jokowi melalui video conference, Selasa pagi.

Baca juga: Jengkel, Jokowi Singgung Anggaran Kesehatan Rp 75 Triliun Baru Keluar 1,53 Persen

Ia mengatakan pencairan anggaran kesehatan sangat penting untuk menjaga daya beli masyarakat.

Selain itu, ia juga meminta anggaran bantuan sosial (Bansos) tunai dan nontunai juga segera dicairkan dan disalurkan ke masyarakat.

Jokowi mengatakan dengan dicairkannya Bansos membuat masyarakat bisa bertahan di tengah kesulitan ekonomi yang melanda mereka saat ini.

"Lalu, berkaitan dengan stimulus ekonomi terutama untuk usaha mikro dan kecil, ini betul-betul provinsi, kabupaten, dan kota harus melihat lapangannya. Anggaran untuk ini juga disiapkan," papar Presiden.

Baca juga: IAKMI: Sungguh Miris, Penyerapan Anggaran Kesehatan Baru 1,53 Persen

"Pemerintah pusat juga menyiapkan, provinsi siapkan, kabupaten menyiapkan, kota menyiapkan. Ini berlapis agar tidak ada yang tercecer," lanjut dia.

Sebelumnya pada rapat kabinet paripurna di Istana Negara, Kamis (18/6/2020), Jokowi sempat menyinggung serapan anggaran yang rendah. 

Dia mencontohkan anggaran kesehatan yang baru terserap 1,53 persen dari Rp 75 triliun. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X