Bertambah 1.027 Orang, Pasien Sembuh Covid-19 Tembus Rekor

Kompas.com - 28/06/2020, 16:12 WIB
Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan yang juga Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menjawab pertanyaan saat wawancara di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (18/6/2020). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak ADirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan yang juga Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menjawab pertanyaan saat wawancara di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (18/6/2020). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww.
Penulis Dani Prabowo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah pasien sembuh dari Covid-19 yang dilaporkan pemerintah menembus rekor harian pada Minggu (28/6/2020).

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, jumlah pasien sembuh mencapai 1.027 orang.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengungkapkan, pasien yang dinyatakan sembuh setelah menjalani dua kali tes spesimen dan hasilnya negatif.

"Dilaporkan terdapat 1.027 (kasus sembuh) sehingga akumulasinya untuk kasus sembuh sebanyak 22.936 orang," kata Yuri di Graha BNPB, Jakarta, Minggu (28/6/2020).

Baca juga: UPDATE: Total Pasien Covid-19 yang Sembuh 22.936, Bertambah 1.027

Provinsi Papua, sebut dia, menjadi provinsi dengan penambahan kasus sembuh terbanyak yaitu sebanyak 335 orang.

Meski demikian, data tersebut sebenarnya sudah dikumpulkan sejak kemarin namun baru berupa data agregat yang belum terkonfirmasi orang per orang.

"Dan hari ini sudah bisa diselesaikan secara administratif, merinci data kesembuhan yang baru, sudah menggunakan data orang per orang, sebagai lanjutan kasus konfirmasi posiitf yang sudah kita registrasikan di sistem epidemiologi di seluruh dunia dan kita laporkan ke WHO," kata dia.

Adapun akumulasi pasien sembuh terbanyak selanjutnya terdapat di DKI Jakarta (255 orang), Jawa Timur (101 orang), Kalimantan Selatan (80 orang), dan Sulawesi Selatan (60 orang).

Baca juga: Kasus Covid-19 Catat Penambahan Tertinggi, Jawa Timur Lampaui Jakarta

Berikutnya ada Bali (20 orang), Nusa Tenggara Barat (19 orang), Riau (18 orang), serta Sumatera Selatan dan Banten masing-masing 17 orang.

Sementara itu, berdasarkan data yang sama, pemerintah juga melaporkan penambahan kasus positif baru sebanyak 1.198 orang, sehingga total mencapai 54.010 orang. Penambahan kasus ini berasal dari pemeriksaan 17.230 spesimen yang dilakukan oleh laboratorium.

Adapun penambahan kasus tertinggi terdapat di Jawa Timur sebanyak 330 orang. Disusul kemudian Sulawesi Selatan (192 orang), Jawa Tengah (188 orang) DKI Jakarta (125 orang), dan Kalimantan Selatan (73 orang).

Adapun penambahan kasus meninggal dunia sebanyak 34 orang, sehingga totalnya menjadi 2.754 orang.

Baca juga: UPDATE: Bertambah 1.198, Kasus Covid-19 di Indonesia Kini Ada 54.010



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengamat: Demokrasi Memang Berisik, Jokowi Jangan Panik Kalau Dikritik

Pengamat: Demokrasi Memang Berisik, Jokowi Jangan Panik Kalau Dikritik

Nasional
KPK: Salah Alamat Kalau Jadi Kepala Daerah untuk Cari Pendapatan Lebih Besar

KPK: Salah Alamat Kalau Jadi Kepala Daerah untuk Cari Pendapatan Lebih Besar

Nasional
Satgas: Mobilitas Penduduk Saat Libur Panjang Berdampak pada Peningkatan Kasus

Satgas: Mobilitas Penduduk Saat Libur Panjang Berdampak pada Peningkatan Kasus

Nasional
Jokowi Minta Kepala Daerah Tak Sebar Sentimen Negatif tentang Perekonomian Nasional

Jokowi Minta Kepala Daerah Tak Sebar Sentimen Negatif tentang Perekonomian Nasional

Nasional
Rekomendasi Mahfud MD Tambah Pasukan di Papua Dikritik

Rekomendasi Mahfud MD Tambah Pasukan di Papua Dikritik

Nasional
Dituntut Penjara Seumur Hidup, Terdakwa Kasus Jiwasraya: Bagaikan Hukuman Mati

Dituntut Penjara Seumur Hidup, Terdakwa Kasus Jiwasraya: Bagaikan Hukuman Mati

Nasional
Presiden Jokowi Diminta Buka Draf UU Cipta Kerja

Presiden Jokowi Diminta Buka Draf UU Cipta Kerja

Nasional
Fadli Zon: Ada Anggapan Kalau Jadi Partai Koalisi Tak Boleh Lagi Bersuara di DPR, Ini Bahaya

Fadli Zon: Ada Anggapan Kalau Jadi Partai Koalisi Tak Boleh Lagi Bersuara di DPR, Ini Bahaya

Nasional
Hari Santri, Wapres Minta Santri dan Pesantren Kontribusi Majukan Bangsa

Hari Santri, Wapres Minta Santri dan Pesantren Kontribusi Majukan Bangsa

Nasional
Ditetapkan sebagai Tersangka, Dirut PAL Budi Saleh Diduga Terima Rp 686 Juta

Ditetapkan sebagai Tersangka, Dirut PAL Budi Saleh Diduga Terima Rp 686 Juta

Nasional
Setahun Pemerintahan Jokowi, Menlu Retno Paparkan Hasil Kinerja Perlindungan WNI

Setahun Pemerintahan Jokowi, Menlu Retno Paparkan Hasil Kinerja Perlindungan WNI

Nasional
4.432 Kasus Baru Covid-19 dari 30 Provinsi, DKI Jakarta Tertinggi dengan 989

4.432 Kasus Baru Covid-19 dari 30 Provinsi, DKI Jakarta Tertinggi dengan 989

Nasional
Kekeliruan Tugas Otonomi Disebut Jadi Alasan Lahirnya Omnibus Law

Kekeliruan Tugas Otonomi Disebut Jadi Alasan Lahirnya Omnibus Law

Nasional
Rp 1 Triliun dari Pinjaman PEN Digunakan untuk Penanggulangan Banjir Jakarta

Rp 1 Triliun dari Pinjaman PEN Digunakan untuk Penanggulangan Banjir Jakarta

Nasional
Menlu AS Mike Pompeo Kunjungi Indonesia Pekan Depan

Menlu AS Mike Pompeo Kunjungi Indonesia Pekan Depan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X