Kompas.com - 27/06/2020, 20:13 WIB

KOMPAS.com - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memastikan wilayah Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) akan dijadikan sebagai lokasi food estate.

Food estate sendiri merupakan suatu daerah yang ditetapkan sebagai lumbung pangan baru di Indonesia.

Kepastian ini disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat berkunjung ke Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas. Ia didampingi Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, dan pejabat lainnya.

Dalam kunjungannya itu, Airlangga mengatakan, pada pembangunan food estate tahap pertama, pemerintah sudah mengalokasikan lahan seluas 30.000 hektare.

Presiden Joko Widodo, kata Airlangga, juga sudah sering melihat peta konsep food estate yang direncanakan menjadi pusat pangan terintegrasi.

Baca juga: Golkar Nyatakan Incar Kursi Wakil atau Wali Kota Depok 2021-2026

“Pemerintah sudah menganggarkan tahap awal sebesar 30.000 hektare di dua kecamatan dengan lokasi Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas. Hal ini diharapkan target pemerintah bisa meningkatkan produktivitas,” kata Airlangga dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (27/6/2020).

Setelah pembangunan tahap satu selesai, imbuhnya, pemerintah akan mendorong sekitar 110.000 hektare lahan untuk tahap kedua pada 2022 dan 2023.

"Pemerintah akan terus melakukan rehabilitasi di lokasi lebih dari 600.000 hektare yang akan menjadi kawasan food estate dan pertanian modern," jelasnya.

Ketua Umum Partai Golkar ini juga akan mengajak sejumlah investor dan pemerintah untuk mempersiapkan wilayah tersebut menjadi kawasan ekonomi khusus.

Baca juga: Golkar Masih Berharap Koalisi dengan PKS di Pilkada Depok 2020

Airlangga berharap, dengan dukungan kuat masyarakat, program food estate di kawasan khusus itu bisa berhasil dijalankan.

Adapun Gubernur Kalteng Sugianto Sabran yang turut mendampingi Airlangga juga meminta masyarakat lokal Kalteng dapat berperan aktif dalam program tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paket Diduga Bom Meledak di Asrama Polisi Sukoharjo, Densus 88 Bergerak

Paket Diduga Bom Meledak di Asrama Polisi Sukoharjo, Densus 88 Bergerak

Nasional
Pengacara Pastikan Lukas Enembe Tak Penuhi Panggilan KPK Besok

Pengacara Pastikan Lukas Enembe Tak Penuhi Panggilan KPK Besok

Nasional
Musra II Relawan di Makassar, Jokowi Dicurigai Jadi Capres Paling Unggul Lagi

Musra II Relawan di Makassar, Jokowi Dicurigai Jadi Capres Paling Unggul Lagi

Nasional
Wapres Ma'ruf Amin Bertolak ke Jepang Hadiri Pemakaman Kenegaraan Shinzo Abe

Wapres Ma'ruf Amin Bertolak ke Jepang Hadiri Pemakaman Kenegaraan Shinzo Abe

Nasional
Pengacara Ungkap Tito Karnavian dan Bahlil Lahadlia Pernah Temui Lukas Enembe, Minta Paulus Waterpau jadi Wagub Papua

Pengacara Ungkap Tito Karnavian dan Bahlil Lahadlia Pernah Temui Lukas Enembe, Minta Paulus Waterpau jadi Wagub Papua

Nasional
BIN Bantah Terlibat Kriminalisasi Lukas Enembe

BIN Bantah Terlibat Kriminalisasi Lukas Enembe

Nasional
PKB Tunggu Siapa Capres yang Ingin Diusung PDI-P di Pilpres 2024

PKB Tunggu Siapa Capres yang Ingin Diusung PDI-P di Pilpres 2024

Nasional
Akal-akalan Lukas Enembe, Izin Berobat demi Judi di Luar Negeri

Akal-akalan Lukas Enembe, Izin Berobat demi Judi di Luar Negeri

Nasional
Nasdem-PKS-Demokrat Tak Kunjung Berkoalisi, Anies Dinilai Tak Cukup jadi Perekat

Nasdem-PKS-Demokrat Tak Kunjung Berkoalisi, Anies Dinilai Tak Cukup jadi Perekat

Nasional
Pengamat: Anies Lengser Oktober 2022, Mengusungnya Jadi Capres Bakal Tambah PR Parpol

Pengamat: Anies Lengser Oktober 2022, Mengusungnya Jadi Capres Bakal Tambah PR Parpol

Nasional
Jejak 'Private Jet' yang 3 Kali Dipakai Lukas Enembe ke Luar Negeri

Jejak "Private Jet" yang 3 Kali Dipakai Lukas Enembe ke Luar Negeri

Nasional
Pengacara Duga Penetapan Tersangka Lukas Enembe Tak Lepas dari Agenda Politik Tito Karnavian dan Budi Gunawan

Pengacara Duga Penetapan Tersangka Lukas Enembe Tak Lepas dari Agenda Politik Tito Karnavian dan Budi Gunawan

Nasional
Soal Dewan Kolonel Puan Maharani, PDI-P: Hanya 'Kongkow'

Soal Dewan Kolonel Puan Maharani, PDI-P: Hanya "Kongkow"

Nasional
Puan Bicara 'Sinyal' Koalisi PDI-P dengan PKB

Puan Bicara "Sinyal" Koalisi PDI-P dengan PKB

Nasional
Cak Imin Kenang Sering Dibantu Taufiq Kiemas: Bayar Kuliah hingga Lamar Istri

Cak Imin Kenang Sering Dibantu Taufiq Kiemas: Bayar Kuliah hingga Lamar Istri

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.