Bantu Penanganan Covid-19 di Surabaya, Menkes Tempatkan Dokter dan Perawat Tambahan

Kompas.com - 25/06/2020, 13:42 WIB
Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto memberikan keterangan kepada wartawan menjelang kedatangan WNI dari natuna di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Sabtu (15/2/2020). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGMenteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto memberikan keterangan kepada wartawan menjelang kedatangan WNI dari natuna di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Sabtu (15/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, pihaknya akan mengirim bantuan dokter dan perawat sebagai relawan di RSUD dr Soetomo, Surabaya.

Hal itu dilakukan untuk mendukung penanganan pasien Covid-19 di Kota Surabaya.

“Saya akan segera mendorong kebutuhan dokter umum maupun perawat untuk ditempatkan di RSUD dr Soetomo,” kata Terawan sebagaimana dikutip dari laman Kemenkes, Kamis (25/6/2020).

Menurut Terawan, akan ada 88 dokter dan 58 perawat yang dikirimkan ke RSUD Soetomo.

Nantinya relawan tersebut akan dikirim dalam dua gelombang.

Baca juga: Jokowi Kunjungi Surabaya, Tinjau Posko Covid-19

Terawan mengatakan, dia sudah mendidik para relawan tersebut dengan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya harap keberadaan mereka akan membuat penanganan di Soetomo menjadi lebih ringan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Terawan menyarankan agar RSUD dr Soetomo melakukan relaksasi pelayanan pasien.

Pelaksanaannya yakni dengan memisahkan pasien kategori sakit berat dan berat sekali dengan pasien kategori sakit sedang dan ringan.

Baca juga: Kapasitas RSUD dr Soetomo Penuh, Risma Persilakan Gugus Tugas Jatim Gunakan Ruang Isolasi di RS Husada Utama

Relaksasi itu penting agar RSUD dr Soetomo bisa berkonsentrasi pada pasien positif Covid-19 dengan penyakit berat.

“Kalau pasien positif Covid-19 dengan gejala ringan cukup di RS Lapangan atau RS sekitar. Kalau pasien positif Covid-19 yang tanpa gejala cukup isolasi mandiri di rumah masing-masing,” ujarnya.

Terawan juga menyinggung soal kenaikan jumlah kasus positif Covid-19 di Surabaya.

Dia berjanji akan mengurai pokok persoalannya. Namun, dia berpesan agar masyarakat membudayakan mematuhi protokol kesehatan.

Baca juga: Cerita Dokter RSUD dr Soetomo Positif Corona, Tertular Pasien yang Bersin Tanpa Masker

Dengan demikian, angka penularan Covid-19 menurutnya bisa ditekan.

Diberitakan, Surabaya menjadi kota dengan rasio kematian tertinggi akibat virus corona Covid-19.

Anggota Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah, saat mendampingi Presiden Joko Widodo dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (24/6/2020), mengatakan rasio kematian di Surabaya tertinggi yakni 9,8 per 100.000 penduduk.

Pihaknya menggunakan rasio kematian dengan jumlah penduduk untuk mengukur tingkat kematian di tiap daerah.

Baca juga: Khofifah: Pak Presiden, Kami Sempat Bahagia Tingkat Penularan Covid-19 Jatim 0,86 Persen, tapi...

Di bawah Surabaya ada Banjarmasin (9,4), Manado (8,02), Jakarta Pusat (8,01) dan Makassar (4,9).

Dewi juga memaparkan bahwa rasio tingkat penularan Covid-19 di Surabaya juga cukup tinggi. Ada 107,6 orang yang positif Covid-19 per 100.000 penduduk di Surabaya.

Jumlah tersebut hanya kalah dari Jakarta Pusat (149,2) dan Jayapura (108).

Dewi menilai Surabaya dan daerah lain dengan penularan tinggi harus menjadi perhatian bersama.

"Ini adalah PR kita bersama dan monitoring kita bersama bagaimana kita dapat bergerak menuju perbaikan untuk daerah dengan laju penularan tinggi," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menkes Targetkan Lebih dari 70 Persen Masyarakat Sudah Divaksinasi Akhir Tahun Ini

Menkes Targetkan Lebih dari 70 Persen Masyarakat Sudah Divaksinasi Akhir Tahun Ini

Nasional
Krisdayanti Blak-blakan soal Gaji Anggota DPR, Politisi PDI-P: Tidak Ada Teguran, Justru Diapresiasi

Krisdayanti Blak-blakan soal Gaji Anggota DPR, Politisi PDI-P: Tidak Ada Teguran, Justru Diapresiasi

Nasional
Hasto Sebut Megawati Akan Berkontemplasi untuk Tentukan Calon Presiden

Hasto Sebut Megawati Akan Berkontemplasi untuk Tentukan Calon Presiden

Nasional
Kementerian KP dan Menteri Trenggono Boyong Dua Penghargaan pada Anugerah Humas Indonesia 2021

Kementerian KP dan Menteri Trenggono Boyong Dua Penghargaan pada Anugerah Humas Indonesia 2021

Nasional
Menlu Retno Resmikan Gedung KJRI Los Angeles

Menlu Retno Resmikan Gedung KJRI Los Angeles

Nasional
PDI-P Tidak Ingin Masa Jabatan Presiden Tiga Periode

PDI-P Tidak Ingin Masa Jabatan Presiden Tiga Periode

Nasional
RI Jalin Kerja Sama dengan Google Health soal Edukasi Pencegahan Komorbid

RI Jalin Kerja Sama dengan Google Health soal Edukasi Pencegahan Komorbid

Nasional
Sekjen PAN Ajak Anggota DPR Sumbangkan Gaji Untuk Korban Pandemi Covid-19

Sekjen PAN Ajak Anggota DPR Sumbangkan Gaji Untuk Korban Pandemi Covid-19

Nasional
Entaskan Masalah Sosial di Indonesia, Mensos Luncurkan Program Pejuang Muda

Entaskan Masalah Sosial di Indonesia, Mensos Luncurkan Program Pejuang Muda

Nasional
Kunjungi AS, Menlu Retno Perkuat Kerja Sama Pengembangan Vaksin Covid-19 Protein Rekombinan

Kunjungi AS, Menlu Retno Perkuat Kerja Sama Pengembangan Vaksin Covid-19 Protein Rekombinan

Nasional
Desakan agar Jokowi Beri Sikap Terhadap Polemik Pemberhentian 56 Pegawai KPK

Desakan agar Jokowi Beri Sikap Terhadap Polemik Pemberhentian 56 Pegawai KPK

Nasional
4,1 Juta Kasus Covid-19 di Indonesia, Penurunan Kasus Harus Diwaspadai

4,1 Juta Kasus Covid-19 di Indonesia, Penurunan Kasus Harus Diwaspadai

Nasional
Kekecewaan dan Kritik Setelah RUU Perampasan Aset Tindak Pidana Tak Masuk Prolegnas Prioritas

Kekecewaan dan Kritik Setelah RUU Perampasan Aset Tindak Pidana Tak Masuk Prolegnas Prioritas

Nasional
[POPULER NASIONAL] Negara Rugi Rp 430 Miliar akibat Kasus Alex Noerdin | Keluhan Pengguna PeduliLindungi

[POPULER NASIONAL] Negara Rugi Rp 430 Miliar akibat Kasus Alex Noerdin | Keluhan Pengguna PeduliLindungi

Nasional
Puan Minta Pemda Tarik Pelayan Kesehatan dari Daerah Rawan Konflik

Puan Minta Pemda Tarik Pelayan Kesehatan dari Daerah Rawan Konflik

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.