KILAS

Kemensos Bagikan 508.077 BST ke Banten, Daerah dengan Banyak Pekerja Dirumahkan

Kompas.com - 24/06/2020, 07:24 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy (memakai kemeja putih), Ketua DPR Puan Maharani (menggunakan pakaian putih), dan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara (memakai kaos hitam) saat menyalurkan BST di Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa, (23/62020). DOK. Renjana PicturesMenteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy (memakai kemeja putih), Ketua DPR Puan Maharani (menggunakan pakaian putih), dan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara (memakai kaos hitam) saat menyalurkan BST di Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa, (23/62020).

KOMPAS.com – Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada 508.07 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang miskin dan terdampak Covid-19 di Provinsi Banten 

Dari Jumlah itu, Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara mengatakan, alokasi BST Kemensos di Kabupaten Tangerang merupakan yang tertinggi karena jumlah penduduknya banyak dan merupakan wilayah industri.

"Saat diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), pastinya banyak masyarakat yang tidak bisa bekerja sehingga masyarakatnya banyak yang dirumahkan,” ungkapnya.

Dia mengatakan itu saat menyalurkan BST di Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa, (23/62020).

“Oleh karena itu wajar jika Tangerang banyak mendapatkan BST," terang Juliari seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Baca juga: Mensos: Rakyat Berharap Besar pada Kemensos dalam Penanggulangan Covid-19

Adapun, penyaluran BST ini bertujuan untuk mendorong pemulihan ekonomi bagi masyarakat terdampak Covid-19 agar lebih cepat.

Untuk itu, Juliari pun berharap agar para KPM mempergunakan uang bantuan untuk memenuhi kebutuhan pokok, sehingga dapat mengurangi beban keluarga.

Dalam penyaluran BST di Desa Cikande, KPM mendapatkan bantuan sebesar Rp 600.000 per bulan. Rencananya, BST akan diberikan selama sembilan bulan.

Rinciannya, mulai April hingga Juni 2020 BST dibagikan sebesar Rp 600.000 per bulan. Kemudian, mulai Juli hingga Desember nominal bantuan yang diberikan menjadi Rp 300.000 per bulan.

Baca juga: Mensos: Bantuan Jangan Digunakan untuk Membeli Rokok

Untuk persebaran KPM, Kemensos akan membagikan BST di enam kota/kabupaten di Provinsi Banten.

Masing-masing jumlah penerima KPM, tersebut antara lain sebanyak 142.508 KPM (senilai Rp 85.504.800.000) per bulan untuk Kabupaten Tangerang.

Kemudian sejumlah 6.341 KPM (senilai Rp3.804.600.000) per bulan untuk Kecamatan Jayanti yang tersebar di delapan desa atau kelurahan.

Lalu, untuk Desa Cikande yang sedang dikunjungi Juliari terdapat 1.178 KPM (senilai Rp706.800.000) per bulan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Sembuh Covid-19 Turun, Satgas Sebut Bukan Berarti Penanganan Pasien Menurun

Kasus Sembuh Covid-19 Turun, Satgas Sebut Bukan Berarti Penanganan Pasien Menurun

Nasional
Apa Perbedaan antara Gratifikasi dan Suap?

Apa Perbedaan antara Gratifikasi dan Suap?

Nasional
Ini Alasan Siti Fadilah Jadi Relawan Vaksin Nusantara yang Dianggapnya Penelitian

Ini Alasan Siti Fadilah Jadi Relawan Vaksin Nusantara yang Dianggapnya Penelitian

Nasional
Kasus Covid-19 dari Varian Virus Corona B1525 Terdeteksi di Batam

Kasus Covid-19 dari Varian Virus Corona B1525 Terdeteksi di Batam

Nasional
Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Kembali Periksa Adik Benny Tjokro

Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Kembali Periksa Adik Benny Tjokro

Nasional
Ketum PAN Sebut Pembentukan Poros Koalisi Partai Islam Kontraproduktif

Ketum PAN Sebut Pembentukan Poros Koalisi Partai Islam Kontraproduktif

Nasional
Mereka yang Jadi Relawan Vaksin Nusantara: Anggota DPR, Aburizal, hingga Siti Fadilah

Mereka yang Jadi Relawan Vaksin Nusantara: Anggota DPR, Aburizal, hingga Siti Fadilah

Nasional
Varian Virus Corona B1525 Sudah Masuk Indonesia, Terbawa dari Malaysia

Varian Virus Corona B1525 Sudah Masuk Indonesia, Terbawa dari Malaysia

Nasional
Dakwaan Edhy Prabowo Terima Suap Rp 25,7 Miliar dan Ancaman 5 Tahun Penjara

Dakwaan Edhy Prabowo Terima Suap Rp 25,7 Miliar dan Ancaman 5 Tahun Penjara

Nasional
Satgas: Kita Menang atas Pandemi jika Seluruh Negara Terbebas Covid-19

Satgas: Kita Menang atas Pandemi jika Seluruh Negara Terbebas Covid-19

Nasional
Kriteria Subjek Uji Vaksin Nusantara, Belum Pernah Terpapar Virus Corona dan Divaksinasi

Kriteria Subjek Uji Vaksin Nusantara, Belum Pernah Terpapar Virus Corona dan Divaksinasi

Nasional
'Reshuffle Jangan Politik Dagang Sapi Lagi, Ini Sudah Periode Kedua...'

"Reshuffle Jangan Politik Dagang Sapi Lagi, Ini Sudah Periode Kedua..."

Nasional
Akhir Polemik Kewarganegaraan Orient Riwu, Diskualifikasi hingga Pemungutan Suara Ulang

Akhir Polemik Kewarganegaraan Orient Riwu, Diskualifikasi hingga Pemungutan Suara Ulang

Nasional
Satgas: Jika Penuhi Kriteria BPOM, Pemerintah Akan Dukung Vaksin Nusantara

Satgas: Jika Penuhi Kriteria BPOM, Pemerintah Akan Dukung Vaksin Nusantara

Nasional
Satgas: Kasus Covid-19 Dunia Naik 9 Persen, Salah Satunya Dipengaruhi Lonjakan di India

Satgas: Kasus Covid-19 Dunia Naik 9 Persen, Salah Satunya Dipengaruhi Lonjakan di India

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X