Wishnutama: Tambahan Anggaran 2021 Fokus untuk Pemulihan Sektor Pariwisata

Kompas.com - 23/06/2020, 21:54 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio (tengah) bersama jajarannya mengikuti rapat kerja bersama Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/2/2020). Rapat kerja tersebut membahas perubahan atau pergeseran anggaran program dan kegiatan serta jenis belanja sesuai perubahan struktur organisasi Kementerian. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj. ANTARA FOTO/Aprillio AkbarMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio (tengah) bersama jajarannya mengikuti rapat kerja bersama Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/2/2020). Rapat kerja tersebut membahas perubahan atau pergeseran anggaran program dan kegiatan serta jenis belanja sesuai perubahan struktur organisasi Kementerian. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan, anggaran Kemenparekraf tahun 2021 akan difokuskan untuk program persiapan dan pemulihan destinasi pariwisata.

Wishnutama mengatakan, Kemenparekraf telah menyiapkan protokol CHS (cleanliness, health, and safety) untuk diimplementasikan di tempat-tempat pariwisata dalam menyongsong era kenormalan baru (new normal).

"Untuk melanjutkan program pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif akibat dampak pandemi Covid-19, prioritas penambahan anggaran 2021 akan difokuskan untuk merespons, pertama, tatanan normal baru dengan mengimplementasikan CHS di tiap destinasi," kata Wishnutama dalam rapat kerja pembahasan anggaran bersama Komisi X DPR, Selasa (23/6/2020).

Baca juga: Kemenparekraf Susun Rencana Pemulihan Destinasi Pariwisata di Era New Normal

Dalam rapat, Wishnutama menyampaikan alokasi pagu indikatif Kemenparekraf tahun anggaran 2021 sebesar Rp 4,1 triliun.

Dari pagu indikatif itu, Wishnutama mengusulkan penambahan anggaran. Kendati demikian ia belum merinci alokasi tambahan tersebut.

Wishnutama menuturkan, Kemenparekraf akan melakukan sosialiasi CHS khususnya untuk menarik wisatawan domestik mengunjungi tempat pariwisata.

Sementara itu, untuk wisatawan asing, saat ini Kemenparekraf juga telah menyiapkan kampanye agar kepercayaan dan minat wisatawan mancanegara tetap terjaga.

"Kedua, sosialisasi CHS untuk segmen pariwisita nusantara. Ketiga, menjaga minat pasar untuk segmen pariwisata mancanegara. Keempat, percepatan pemulihan industri," ujar Wishnutama.

Baca juga: Pemerintah Mulai Buka 13 Kawasan Pariwisata Alam di Tengah Pandemi

Kemudian, Kemenparekraf juga mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) pekerja di sektor pariwisata serta menciptakan daya tarik baru dengan menyelenggarakan event berskala nasional dan internasional.

"Kelima, mempersiapkan SDM. Keenam, menciptakan daya tarik baru seperti penyelenggaraan event berskala nasional bahkan internasional," tutur dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menkes Wacanakan Sertifikat Vaksinasi untuk Syarat Bepergian, Epidemiolog: Itu Berbahaya Sekali

Menkes Wacanakan Sertifikat Vaksinasi untuk Syarat Bepergian, Epidemiolog: Itu Berbahaya Sekali

Nasional
Antisipasi Gempa Susulan, Mensos Risma Minta Warga Hindari Tepi Pantai di Sulbar

Antisipasi Gempa Susulan, Mensos Risma Minta Warga Hindari Tepi Pantai di Sulbar

Nasional
Pulihkan Industri Pariwisata, Wapres: Pemerintah Siapkan Basis Data Terpadu bagi UMKM

Pulihkan Industri Pariwisata, Wapres: Pemerintah Siapkan Basis Data Terpadu bagi UMKM

Nasional
UPDATE: Bertambah 15 di Jerman, Total 2.813 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

UPDATE: Bertambah 15 di Jerman, Total 2.813 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Nasional
Kirim Bantuan Logistik untuk Korban Banjir, TNI AU Terbangkan Pesawat ke Kalsel

Kirim Bantuan Logistik untuk Korban Banjir, TNI AU Terbangkan Pesawat ke Kalsel

Nasional
Gempa Susulan Bermagnitudo 5,0 Guncang Majene, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Susulan Bermagnitudo 5,0 Guncang Majene, Tak Berpotensi Tsunami

Nasional
Calon Tunggal Kapolri Komjen Listyo: Antara Tantangan, Respons Positif KPK, dan Dukungan Rekan Sejawat

Calon Tunggal Kapolri Komjen Listyo: Antara Tantangan, Respons Positif KPK, dan Dukungan Rekan Sejawat

Nasional
Sepekan Ini, Kasus Harian Covid-19 di Indonesia Catat Rekor 3 Hari Berturut-turut

Sepekan Ini, Kasus Harian Covid-19 di Indonesia Catat Rekor 3 Hari Berturut-turut

Nasional
Menkes Wacanakan Penerima Vaksin Covid-19 Dapat Sertifikat, Bisa Jadi Syarat Bepergian

Menkes Wacanakan Penerima Vaksin Covid-19 Dapat Sertifikat, Bisa Jadi Syarat Bepergian

Nasional
Analisis dan Catatan BMKG soal Gempa Majene, Rentetan Sejarah, hingga Potensi Gempa Susulan

Analisis dan Catatan BMKG soal Gempa Majene, Rentetan Sejarah, hingga Potensi Gempa Susulan

Nasional
Jokowi: Saya Akan Terus Pantau Perkembangan Bencana di Tanah Air

Jokowi: Saya Akan Terus Pantau Perkembangan Bencana di Tanah Air

Nasional
UPDATE: Hingga Sabtu Dini Hari, 189 Orang Dirawat Akibat Gempa Mamuju, 637 Orang Luka Ringan di Majene

UPDATE: Hingga Sabtu Dini Hari, 189 Orang Dirawat Akibat Gempa Mamuju, 637 Orang Luka Ringan di Majene

Nasional
Saat Kedekatan Komjen Listyo dan Presiden Jokowi Disorot...

Saat Kedekatan Komjen Listyo dan Presiden Jokowi Disorot...

Nasional
UPDATE: Hingga Pukul 20.00 WIB, 42 Orang Meninggal Akibat Gempa Mamuju dan Majene

UPDATE: Hingga Pukul 20.00 WIB, 42 Orang Meninggal Akibat Gempa Mamuju dan Majene

Nasional
Polri Kirim Pesawat hingga Personel untuk Bantu Penanganan Gempa di Sulawesi Barat

Polri Kirim Pesawat hingga Personel untuk Bantu Penanganan Gempa di Sulawesi Barat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X