DPR RI Kecam Rencana Aneksasi Israel di Tepi Barat

Kompas.com - 23/06/2020, 21:28 WIB
Ilustrasi : Suasana gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (22/5/2009) KOMPAS/PRIYOMBODOIlustrasi : Suasana gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (22/5/2009)

JAKARTA, KOMPAS.com - Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI untuk Palestina mengecam keras rencana aneksasi atau pengambilan paksa Tepi Barat (Yudea) Palestina oleh Israel.

Hal ini disampaikan Ketua GKSB DPR RI untuk Palestina, Syahrul Aidi Maazat dalam rapat internal GKSB DPR untuk Palestina di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2020).

"Terkait tindakan aneksasi Tepi Barat yang akan dilakukan Israel terhadap permukiman Palestina, Kita mengutuk tindakan sepihak Israel tersebut," kata Syahrul.

Baca juga: Pemerintah Diminta Ambil Langkah Nyata Terkait Aneksasi Tepi Barat Palestina oleh Israel

Dalam rapat tersebut, Syahrul mengatakan, GKSB DPR untuk Palestina akan melakukan komunikasi dengan Kementerian Luar Negeri terkait isu tersebut dan dilanjutkan dengan silaturahim dengan Duta Besar Palestina untuk Indonesia.

"Kemudian, jika situasi kondusif, GKSB DPR RI akan melihat langsung situasi di Palestina dan melakukan koordinasi dengan parlemen Palestina," ujarnya.

Lebih lanjut, Syahrul mengatakan, GKSB mendorong pemerintah agar terus memperjuangkan nasib Palestina secara konkret.

Baca juga: Menlu Retno Surati 30 Negara Terkait Penolakan Aneksasi Israel di Tepi Barat

"Kita meminta Presiden (Joko Widodo) harus memperhatikan isu internasional ini, karena ini adalah kewajiban yang diberikan konstitusi untuk ikut andil dalam perdamaian dunia dan menegakan HAM serta melenyapkan penjajahan di atas dunia," pungkasnya.

Untuk diketahui, GKSB DPR RI merupakan bagian Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI sebagai ujung tombak komunikasi DPR RI dengan parlemen negara lain.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X