Kemenparekraf Susun Rencana Pemulihan Destinasi Pariwisata di Era "New Normal"

Kompas.com - 23/06/2020, 20:15 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio (tengah) bersama jajarannya mengikuti rapat kerja bersama Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/2/2020). Rapat kerja tersebut membahas perubahan atau pergeseran anggaran program dan kegiatan serta jenis belanja sesuai perubahan struktur organisasi Kementerian. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj. ANTARA FOTO/Aprillio AkbarMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio (tengah) bersama jajarannya mengikuti rapat kerja bersama Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/2/2020). Rapat kerja tersebut membahas perubahan atau pergeseran anggaran program dan kegiatan serta jenis belanja sesuai perubahan struktur organisasi Kementerian. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tengah menyusun rencana terkait pemulihan destinasi pariwisata di era kenormalan baru atau new normal. Salah satunya, video tentang penerapan protokol CHS (cleanliness, health, and safety).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan, video itu dibuat untuk menarik wisatawan domestik dan mancanegara ke tempat-tempat pariwisata.

"Untuk mempersiapkan destinasi, salah satu yang kami lakukan yaitu dengan membuat video yang menarik untuk pasar wisatawan nusantara, juga nantinya mancanegara yang menggambarkan protokol CHS, mulai dari kedatangan di bandara hingga ke destinasi," kata Wishnutama dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR, Selasa (23/6/2020).

Baca juga: Pemerintah Mulai Buka 13 Kawasan Pariwisata Alam di Tengah Pandemi

Wishnutama mengatakan, saat ini Kemenparekraf fokus meninjau kesiapan destinasi pariwisata menuju era new normal.

Selain itu, Kemenparekraf juga berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan pemerintah daerah.

"Dalam persiapan menuju tatanan normal baru, kami meninjau kesiapan destinasi untuk bersiap menghadapi fase pemulihan dengan tetap berkoordinasi intensif dengan Gugus Tugas nasional dan pemda untuk menjamin keselamatan bagi wisatawan dan pekerja di sektor pariwisata," tuturnya.

Baca juga: Pariwisata Dibuka Saat Pandemi, Ini Syarat hingga Protokol Kesehatan yang Harus Dipatuhi

Menurut Wishnutama, Kemenparekraf telah menyusun beragam rencana untuk membangun kepercayaan dan minat pasar untuk mengunjungi destinasi pariwisata Tanah Air.

Rencana tersebut antara lain, menyelenggarakan mega famtrip dengan bekerja sama dengan key opinion leaders (KOL), menyusun paket wisata pesawat dan hotel, dan menyelenggarakan event untuk menarik pengunjung.

Namun ia menegaskan, seluruh rencana persiapan dan pemulihan ini dilakukan dengan tetap memperhatikan situasi terkini pandemi Covid-19.

"Waktu pelaksanaan tentu tergantung pembukaan destinasi, serta wajib menjalankan dan melakukan protokol CHS dengan ketat serta berkoordinasi dengan pemda dan Gugus Tugas Covid-19 nasional," ujar Wishnutama.

Baca juga: Dibuka Bersyarat, Berikut Jenis Pariwisata Boleh Dikunjungi Saat Pandemi Corona

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X