PGI Imbau Gereja Menahan Diri untuk Melangsungkan Ibadah

Kompas.com - 19/06/2020, 14:49 WIB
Akibat mewabahnya virus Corona membuat pembatasan jarak antar jemaah di dalam gereja untuk melaksanakan ibadah, MInggu (22/03/2020) MUH. AMRAN AMIRAkibat mewabahnya virus Corona membuat pembatasan jarak antar jemaah di dalam gereja untuk melaksanakan ibadah, MInggu (22/03/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Umum Persatuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pendeta Jacky Manuputty mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih mengimbau agar gereja-gereja menahan diri untuk melakukan peribadatan.

Hal ini dilakukan sebagai upaya mencegah penularan Covid-19 di lingkungan gereja.

"Kami melalui gugus tugas yang ada di PGI masih mengimbau gereja-gereja untuk menahan diri. Sedapat mungkin menahan diri untuk melangsungkan ibadah," ujar Jacky dalam talkshow yang digelar secara daring oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Jumat (19/6/2020).

Dia melanjutkan, PGI juga berkoordinasi dengan gugus tugas-gugus tugas lokal di daerah untuk memantau perkembangan kurva epidemiologi Covid-19 di daerah masing-masing.

Baca juga: Kemenag: Ibadah di Gereja Harus Aman dan Sesuai Protokol Kesehatan

Menurutnya, PGI telah mengeluarkan panduan protokol keamanan untuk peribadatan di gereja.

Panduan ini akan diberlakukan jika kegiatan ibadat nantinya sudah memungkinkan untuk kembali digelar di gereja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami juga mengimbau agar nantinya anak-anak dan lansia jangan melakukan ibadah di gereja dulu. Sebab merupakan kelompok yang rentan tertular Covid-19," ungkapnya.

Sebagai gantinya, anak-anak dan lansia disarankan mengikuti misa secara online.

"Sudah banyak yang membuat paket sekolah Minggu secara online. Kami imbau agar pelaksanaannya lebih kreatif," tambah Jacky.

Baca juga: Cegah Covid-19, Jemaat Gereja Jerman Dilarang Bernyanyi Saat Kebaktian

Sementara itu, Ketua Umum Majelis Sinode Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat, Pendeta Paulus Kariso Rumambi mengatakan, pihaknya telah menerbitkan panduan peribadatan di masa normal baru.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenag: Asrama Haji Pondok Gede Memenuhi Syarat Sebagai Tempat Karantina Jemaah Umrah

Kemenag: Asrama Haji Pondok Gede Memenuhi Syarat Sebagai Tempat Karantina Jemaah Umrah

Nasional
Jokowi Wanti-wanti Anggota Korpri Tak Lakukan Pungli dan Persulit Masyarakat

Jokowi Wanti-wanti Anggota Korpri Tak Lakukan Pungli dan Persulit Masyarakat

Nasional
Kopassus dan Brimob Ribut di Papua, Anggota Komisi I: Jika Benar Dipicu Rokok, Sangat Memalukan

Kopassus dan Brimob Ribut di Papua, Anggota Komisi I: Jika Benar Dipicu Rokok, Sangat Memalukan

Nasional
Fadli Zon: Jangan Sampai Isu Palestina Terpinggirkan

Fadli Zon: Jangan Sampai Isu Palestina Terpinggirkan

Nasional
Kemenag Masih Bahas Skenario Penyelenggaraan Umrah di Masa Pandemi dengan Arab Saudi

Kemenag Masih Bahas Skenario Penyelenggaraan Umrah di Masa Pandemi dengan Arab Saudi

Nasional
Menteri PPPA Berharap Kepala Daerah Wujudkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak

Menteri PPPA Berharap Kepala Daerah Wujudkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak

Nasional
Bentrok Kopassus Vs Brimob, Panglima Andika: Proses Hukum Semua Oknum TNI yang Terlibat

Bentrok Kopassus Vs Brimob, Panglima Andika: Proses Hukum Semua Oknum TNI yang Terlibat

Nasional
Menteri PPPA Tekankan Pentingnya Akses Informasi Berkualitas bagi Anak

Menteri PPPA Tekankan Pentingnya Akses Informasi Berkualitas bagi Anak

Nasional
Kopassus Vs Brimob di Papua, Panglima TNI: Sedang Diproses Hukum

Kopassus Vs Brimob di Papua, Panglima TNI: Sedang Diproses Hukum

Nasional
Bentrok TNI-Polri Kembali Terjadi, Panglima dan Kapolri Diminta Lakukan Evaluasi Menyeluruh

Bentrok TNI-Polri Kembali Terjadi, Panglima dan Kapolri Diminta Lakukan Evaluasi Menyeluruh

Nasional
Jokowi: Saya Perintahkan Para Menteri Secepatnya Tindak Lanjuti Putusan MK soal UU Cipta Kerja

Jokowi: Saya Perintahkan Para Menteri Secepatnya Tindak Lanjuti Putusan MK soal UU Cipta Kerja

Nasional
Aturan Baru Masuk Indonesia: WNA dari 11 Negara Dilarang, Turis Asing Lainnya Harus Penuhi Syarat Ini

Aturan Baru Masuk Indonesia: WNA dari 11 Negara Dilarang, Turis Asing Lainnya Harus Penuhi Syarat Ini

Nasional
Kementerian PPPA: Tempat Kerja Lokasi Rentan Terjadi Kekerasan terhadap Perempuan

Kementerian PPPA: Tempat Kerja Lokasi Rentan Terjadi Kekerasan terhadap Perempuan

Nasional
Kronologi Bentrokan Kopassus dan Brimob akibat Perkara Rokok di Timika

Kronologi Bentrokan Kopassus dan Brimob akibat Perkara Rokok di Timika

Nasional
Varian Baru Omicron Disebut Lebih Menular, Cak Imin: Jangan Anggap Enteng

Varian Baru Omicron Disebut Lebih Menular, Cak Imin: Jangan Anggap Enteng

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.