Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

JK: Sulsel Ini Terbesar di Luar Jawa, Malah Lebih Tinggi Dibanding Yogyakarta dan Banten

Kompas.com - 18/06/2020, 10:37 WIB
Deti Mega Purnamasari,
Diamanty Meiliana

Tim Redaksi

MAKASSAR, KOMPAS.com - Sulawesi Selatan (Sulsel) saat ini merupakan provinsi ketiga tertinggi setelah Jawa Timur dan DKI Jakarta dalam hal penambahan kasus Covid-19 di Indonesia.

Berdasarkan fakta tersebut, Ketua umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla meminta Pemprov Sulawesi Selatan lebih meningkatkan upaya pencegahan penularan Covid-19 di daerah tersebut.

"Sulsel ini terbesar di luar Jawa, malah lebih tinggi dibanding Yogyakarta dan Banten, sehingga harus lebih ditingkatkan lagi upaya pencegahan daripada sebelumnya," ujar Kalla saat memberikan pengarahan kepada Gugus Tugas Covid-19 di Makassar, dikutip dari siaran pers, Kamis (18/6/2020).

Baca juga: Khofifah: Menurut Pak JK, Kita Harus Bermasker 2-3 Tahun Lagi

Dalam menghadapi pandemi Covid-19, kata Kalla, terdapat dua cara yang harus dilakukan, yaitu menghindar dan menyerang.

Ia menjelaskan, menghindar yang dimaksud adalah agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan ketat dengan tetap di rumah, menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan.

Sementara menyerang adalah mematikan virus dengan cara menyemprotkan cairan desinfektan.

Baca juga: Salam ala Maruf Amin, JK, dan Sri Mulyani Hindari Corona: Namaste dan Adu Sikut

"Cuma dua cara menghadapinya, hindari atau matikan virus. Hindari dengan cara stay at home, jaga jarak, pakai masker, cuci tangan. Cara kedua, dilawan atau dimatikan istilahnya di sini ewako," kata dia.

Sebab jika tidak demikian, kata dia, maka petugas medis baik dokter maupun perawat akan menjadi korban selanjutnya akibat membludaknya pasien yang harus ditangani.

Oleh karena itu, Kalla pun mempercayai Pemprov Sulsel bisa mengatasi pandemi Covid-19 melalui kerja sama dengan berbagai pihak untuk memberantas virus corona, termasuk PMI.

Dalam kesempatan tersebut, Kalla juga berjanji memberikan bantuan berupa 1.000 unit sprayer gendong dan menambah armada mobil gunner penyemprot desinfektan sebanyak 3 unit.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Hakim MK Hanya Dalami 14 dari 33 'Amicus Curiae'

Hakim MK Hanya Dalami 14 dari 33 "Amicus Curiae"

Nasional
Dituduh Pakai Bansos dan Aparat untuk Menangkan Pemilu, Prabowo: Sangat Kejam!

Dituduh Pakai Bansos dan Aparat untuk Menangkan Pemilu, Prabowo: Sangat Kejam!

Nasional
Sebut Pemilih 02 Terganggu dengan Tuduhan Curang, Prabowo: Jangan Terprovokasi

Sebut Pemilih 02 Terganggu dengan Tuduhan Curang, Prabowo: Jangan Terprovokasi

Nasional
[POPULER NASIONAL] Anggaran Kementan untuk Bayar Dokter Kecantikan Anak SYL | 'Amicus Curiae' Pendukung Prabowo

[POPULER NASIONAL] Anggaran Kementan untuk Bayar Dokter Kecantikan Anak SYL | "Amicus Curiae" Pendukung Prabowo

Nasional
Tanggal 21 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 21 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Prabowo Minta Pendukung Batalkan Aksi di MK

Prabowo Minta Pendukung Batalkan Aksi di MK

Nasional
Gagal ke DPR, PPP Curigai Sirekap KPU yang Tiba-tiba Mati Saat Suara Capai 4 Persen

Gagal ke DPR, PPP Curigai Sirekap KPU yang Tiba-tiba Mati Saat Suara Capai 4 Persen

Nasional
Respons PDI-P soal Gibran Berharap Jokowi dan Megawati Bisa Bertemu

Respons PDI-P soal Gibran Berharap Jokowi dan Megawati Bisa Bertemu

Nasional
GASPOL! Hari Ini: Keyakinan Yusril, Tinta Merah Megawati Tak Pengaruhi MK

GASPOL! Hari Ini: Keyakinan Yusril, Tinta Merah Megawati Tak Pengaruhi MK

Nasional
Tak Banyak Terima Permintaan Wawancara Khusus, AHY: 100 Hari Pertama Fokus Kerja

Tak Banyak Terima Permintaan Wawancara Khusus, AHY: 100 Hari Pertama Fokus Kerja

Nasional
Jadi Saksi Kasus Gereja Kingmi Mile 32, Prngusaha Sirajudin Machmud Dicecar soal Transfer Uang

Jadi Saksi Kasus Gereja Kingmi Mile 32, Prngusaha Sirajudin Machmud Dicecar soal Transfer Uang

Nasional
Bareskrim Polri Ungkap Peran 5 Pelaku Penyelundupan Narkoba Jaringan Malaysia-Aceh

Bareskrim Polri Ungkap Peran 5 Pelaku Penyelundupan Narkoba Jaringan Malaysia-Aceh

Nasional
Usulan 18.017 Formasi ASN Kemenhub 2024 Disetujui, Menpan-RB: Perkuat Aksesibilitas Layanan Transportasi Nasional

Usulan 18.017 Formasi ASN Kemenhub 2024 Disetujui, Menpan-RB: Perkuat Aksesibilitas Layanan Transportasi Nasional

Nasional
Ketua KPU Dilaporkan ke DKPP, TPN Ganjar-Mahfud: Harus Ditangani Serius

Ketua KPU Dilaporkan ke DKPP, TPN Ganjar-Mahfud: Harus Ditangani Serius

Nasional
Jokowi Ingatkan Pentingnya RUU Perampasan Aset, Hasto Singgung Demokrasi dan Konstitusi Dirampas

Jokowi Ingatkan Pentingnya RUU Perampasan Aset, Hasto Singgung Demokrasi dan Konstitusi Dirampas

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com