Kompas.com - 12/06/2020, 06:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyatakan, penanganan Covid-19 harus dilakukan secara bersamaan dengan penanganan persoalan ekonomi yang terpuruk akibat pandemi.

Kedua hal tersebut menjadi tantangan pemerintah untuk diselesaikan secara bersama-sama pada saat ini.

"Oleh karena itu, sekarang yang disebut aman Covid-19 dan produktif itu dengan melakukan pendekatan menghilangkan dua bahaya sekaligus, baik Covid-19 maupun keterpurukan ekonomi," kata Ma'ruf seperti dilansir dari Antara, Rabu (11/6/2020).

Baca juga: Wapres: Pesantren di Zona Kuning dan Hijau Bisa Mulai Dibuka

Menurut dia, jika persoalan ekonomi tidak ditangani pemerintah sejak dini, maka kondisi perekonomian nasional bisa semakin terpuruk dan berdampak pada terjadinya krisis ekonomi.

Dengan demikian, imbuh Ma'ruf, penyelesaian persoalan tersebut akan menjadi semakin sulit.

"Semula yang dianggap (pesoalan) kecil, itu sekarang sudah besar, yaitu terpuruknya ekonomi. Sebab kalau tidak (segera ditangani), kita akan terpuruk dan bisa menjadi krisis ekonomi yang sulit untuk kita bangkit dan melakukan pemulihan kembali," kata dia.

Peningkatan produktivitas, sebut Ma'ruf, dapat menjadi salah satu cara yang dilakukan untuk memperbaiki kondisi ekonomi.

Oleh karena itu, saat ini pemerintah tengah menerapkan masa transisi dari pembatasan sosial berskala besar (PSBB) menuju kenormalan baru atau new normal.

Baca juga: Kapolri dan Panglima Tinjau Persiapan New Normal di Pasar Tanah Abang dan Bandara

Meski demikian, Ma'ruf menyatakan, dibutuhkan kerja sama antara pemerintah dengan masyarakat untuk menyelesaikan kedua persoalan tersebut bersama-sama.

"Kita harus sekaligus melakukan dua bahaya, dua kedaruratan ini harus kita hadapi secara bersamaan. Kalau bahasa pesantrennya itu menggunakan pendekatan dengan mengabaikan bahaya yang lebih kecil untuk menangkal bahaya yang lebih besar," tutur Ma'ruf.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Antara


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.