Kompas.com - 11/06/2020, 20:55 WIB
Jajaran direksi dan manajemen Dompet Dhuafa menggelar konferensi pers online dalam rangka peluncuran program Tebar Hewan Kurban (THK) 1441H/2020M, di kantor Dompet Dhuafa, Jakarta. Dok. Dompet DhuafaJajaran direksi dan manajemen Dompet Dhuafa menggelar konferensi pers online dalam rangka peluncuran program Tebar Hewan Kurban (THK) 1441H/2020M, di kantor Dompet Dhuafa, Jakarta.

Ada pula BenihBaik.com, Peduli Sehat, WeCare.id, OVO, LinkAja, Sepulsa, ShopeePay, QRIS, Sobatku, dan Dana.

Tak kesampingkan kesejahteraan peternak

Meski harga hewan kurban lebih murah, bukan berarti Dompet Dhuafa mengesampingkan kesejahteraan peternak.

Itu karena Dompet Dhuafa telah memutus keterlibatan para rentenir dalam permodalan para peternak.

“Investor-investor besar yang kredibel dihadirkan untuk mendanai segala bentuk permodalan yang dibutuhkan peternak,” kata Ketua THK Dompet Dhuafa Zainal Abidin Sidik.

Pernyataan itu ia sampaiksan pada saat acara Konferensi Pers Onlline THK 2020, Senin (8/6/2020).

Baca juga: Bantu Tim Medis Lawan Pandemi, Aeon Grup Gandeng Dompet Dhuafa

Ia pun mengaku bahwa sebenarnya sangat mungkin bagi pihaknya untuk menjual hewan kurban dengan harga sama atau bahkan lebih mahal untuk mendapat keuntungan yang lebih besar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Namun, itu bukan tujuan kami. Dompet Dhuafa ingin memberikan porsi bagi hasil paling besar untuk peternak, sehingga kesejahteraan dan kelas mereka meningkat,” sambung Zainal.

Selain itu, imbuh dia, kualitas hewan kurban tidak diturunkan, meski harga lebih murah. Harapannya, upaya itu membuat semangat berkurban masyarakat Indonesia makin meningkat karena harganya kian terjangkau.

Nantinya, Dompet Dhuafa akan mendistribusikan daging hewan kurban ke berbagai wilayah di Tanah Air yang telah ditetapkan sebagai kawasan mustahik atau penerima manfaat.

Baca juga: Keterlibatan Influencer Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19 Diapresiasi Dompet Dhuafa

Dompet Dhuafa pun menargetkan dapat menyembelih 30.000 domba atau kambing dan 1.000 sapi untuk dibagikan kepada mereka yang membutuhkan, baik di dalam maupun luar negeri.

Persentase pembagiannya adalah 60-70 persen di Pulau Jawa dan 20-30 persen di wilayah lain luar Pulau Jawa.

Sebagai wujud kepedulian Bangsa Indonesia terhadap negara muslim lain yang tengah kesulitan, hewan kurban juga akan dialokasikan ke negara lain, seperti kawasan Afrika dan Negara Palestina.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menkes: 72 Juta Dosis Vaksin Tiba pada Agustus, Vaksinasi Bisa Dipercepat

Menkes: 72 Juta Dosis Vaksin Tiba pada Agustus, Vaksinasi Bisa Dipercepat

Nasional
Video Call dengan Greysia/Apriyani, Jokowi: Saya Senang Banget dan Bangga

Video Call dengan Greysia/Apriyani, Jokowi: Saya Senang Banget dan Bangga

Nasional
Operasi Aman Nusa II Berakhir Malam Ini, Dilanjutkan dengan KRYD

Operasi Aman Nusa II Berakhir Malam Ini, Dilanjutkan dengan KRYD

Nasional
UPDATE 2 Agustus: 20.934.425 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 2 Agustus: 20.934.425 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
Marak Banner Politisi Ucapkan Selamat ke Greysia/Apriyani, Pengamat: Jangan Dompleng Kemenangan Atlet

Marak Banner Politisi Ucapkan Selamat ke Greysia/Apriyani, Pengamat: Jangan Dompleng Kemenangan Atlet

Nasional
Sebelum Dipulangkan, 60 Orang Pekerja Migran Bermasalah dari Malaysia Divaksin Covid-19

Sebelum Dipulangkan, 60 Orang Pekerja Migran Bermasalah dari Malaysia Divaksin Covid-19

Nasional
Kasus Covid-19 di Luar Jawa Naik, Menkes: Secara Nasional Terlihat Ada Penurunan

Kasus Covid-19 di Luar Jawa Naik, Menkes: Secara Nasional Terlihat Ada Penurunan

Nasional
Anggota DPR: Jangan karena Kejar Terget Vaksinasi, Prokes Diabaikan

Anggota DPR: Jangan karena Kejar Terget Vaksinasi, Prokes Diabaikan

Nasional
LIVE STREAMING: Pernyataan Jokowi soal Kelanjutan PPKM Level 4

LIVE STREAMING: Pernyataan Jokowi soal Kelanjutan PPKM Level 4

Nasional
Saudi Buka Umrah, Kemenag Sebut Asosiasi PPIU Sepakat Prioritaskan Penanganan Covid-19

Saudi Buka Umrah, Kemenag Sebut Asosiasi PPIU Sepakat Prioritaskan Penanganan Covid-19

Nasional
UPDATE: Sebaran 1.568 Kasus Kematian Covid-19, Paling Tinggi di Jatim

UPDATE: Sebaran 1.568 Kasus Kematian Covid-19, Paling Tinggi di Jatim

Nasional
KPK Tahan Tersangka Rudi Hartono Iskandar Terkait Pengadaan Lahan di Munjul

KPK Tahan Tersangka Rudi Hartono Iskandar Terkait Pengadaan Lahan di Munjul

Nasional
Menkes: Pesan Presiden, Vaksinasi di 7 Provinsi Jawa-Bali Harus Dipercepat

Menkes: Pesan Presiden, Vaksinasi di 7 Provinsi Jawa-Bali Harus Dipercepat

Nasional
UPDATE: Spesimen yang Diperiksa Jeblok, Hanya 151.216, Positivity Rate Versi PCR 39,48 Persen

UPDATE: Spesimen yang Diperiksa Jeblok, Hanya 151.216, Positivity Rate Versi PCR 39,48 Persen

Nasional
Gus Menteri Minta Mahasiswa Tingkatkan Produktivitas

Gus Menteri Minta Mahasiswa Tingkatkan Produktivitas

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X