241 ABK Island Princess Dievakuasi ke Pelabuhan Tanjung Priok

Kompas.com - 10/06/2020, 15:08 WIB
Sebanyak 241 Anak Buah Kapal (ABK) Warga Negara Indonesia (WNI) kapal pesiar MV Island Princess dievakuasi ke dermaga JICT II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (10/6/2020). Lantamal III JakartaSebanyak 241 Anak Buah Kapal (ABK) Warga Negara Indonesia (WNI) kapal pesiar MV Island Princess dievakuasi ke dermaga JICT II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (10/6/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 241 anak buah kapal ( ABK) warga negara Indonesia ( WNI) kapal pesiar MV Island Princess dievakuasi ke dermaga JICT II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (10/6/2020).

"Telah dilaksanakan penanganan terhadap ABK WNI MV Island Princess di dermaga JICT 2 dalam keadaan aman dan lancar," ujar Perwira Penerangan Pangkogabwilhan I, Kolonel Marinir Aris Mudian dalam keterangan tertulis, Rabu (10/6/2020).

Baca juga: Dua ABK WNI Kapal Long Xing 606 Pulang ke Tanah Air

Rincian ABK WNI tersebut terdiri dari 229 laki-laki dan 12 perempuan. Mereka dievakuasi ke dermaga dengan menggunakan empat thunder boat MV Island Princess.

Aris menjelaskan, sebelumnya kapal tersebut berlayar dari Cape Town, Afrika Selatan menuju Jakarta dan berlabuh selama lima hari untuk menyelesaikan perizinan, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Manila, Filipina.

Baca juga: Sekitar 21.000 WNI yang Bekerja di Kapal Pesiar Telah Dipulangkan

Setelah tiba di dermaga, para ABK tersebut disemprot menggunakan cairan disinfektan. Sedangkan, pengecekan pengecekan barang-barang ABK menggunakan X-Ray mobile milik Bea Cukai.

Setelah itu, para ABK dibawa ke Hotel Pullman Central Park, Jakarta untuk menjalani isolasi.

"Sebagai rujukan yang dinyatakan positif terinfeksi adalah RS Darurat Wisma Atlet," terang Aris.

Baca juga: 342 ABK WNI Kapal Pesiar Rotterdam Dievakuasi ke Pelabuhan Tanjung Priok

MV Island Princess merupakan kapal ke-13 yang dievakuasi ke Pelabuhan Tanjung Priok. Hingga kini tercatat 3.402 orang telah direpatriasi melalui Jakarta.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kuasa Hukum Nilai Alasan JPU KPK Tolak JC Wahyu Setiawan Tak Berdasar

Kuasa Hukum Nilai Alasan JPU KPK Tolak JC Wahyu Setiawan Tak Berdasar

Nasional
LPSK: Korban Perbudakan Modern Umumnya Jalin Kontrak Tidak Jelas

LPSK: Korban Perbudakan Modern Umumnya Jalin Kontrak Tidak Jelas

Nasional
Komisi X Nilai Program Organisasi Penggerak Tak Efektif Dilanjutkan di Masa Pandemi

Komisi X Nilai Program Organisasi Penggerak Tak Efektif Dilanjutkan di Masa Pandemi

Nasional
Persoalan Hibah Rp 7 Miliar, Empat Komisioner KPU Mamberamo Raya Dipecat

Persoalan Hibah Rp 7 Miliar, Empat Komisioner KPU Mamberamo Raya Dipecat

Nasional
MA Terbitkan Peraturan soal Pemidanaan Koruptor, ICW Harap Jadi Jawaban Disparitas Hukuman

MA Terbitkan Peraturan soal Pemidanaan Koruptor, ICW Harap Jadi Jawaban Disparitas Hukuman

Nasional
Gerindra Dukung Bobby Nasution di Pilkada Medan, Tapi Ada Syaratnya...

Gerindra Dukung Bobby Nasution di Pilkada Medan, Tapi Ada Syaratnya...

Nasional
Kemenkes: Uji Klinis Ketiga Vaksin Covid-19 dalam Tahap Penyusunan Protokol

Kemenkes: Uji Klinis Ketiga Vaksin Covid-19 dalam Tahap Penyusunan Protokol

Nasional
Kemenkes Minta Masyarakat Tak Mudah Percaya Klaim Hadi Pranoto

Kemenkes Minta Masyarakat Tak Mudah Percaya Klaim Hadi Pranoto

Nasional
Cegah Penularan Covid-19, Satgas Soroti Acara Kumpul-kumpul Warga

Cegah Penularan Covid-19, Satgas Soroti Acara Kumpul-kumpul Warga

Nasional
Gerindra Dukung Gibran, Muzani: Sepertinya di Solo Calon Tunggal

Gerindra Dukung Gibran, Muzani: Sepertinya di Solo Calon Tunggal

Nasional
Belajar dari Sejarah Pandemi 1918, Satgas: Tak Perlu Dikotomi Ekonomi dan Kesehatan

Belajar dari Sejarah Pandemi 1918, Satgas: Tak Perlu Dikotomi Ekonomi dan Kesehatan

Nasional
Komisi X Minta Nadiem Alokasikan Subsidi Internet dan Ponsel Pintar bagi Siswa

Komisi X Minta Nadiem Alokasikan Subsidi Internet dan Ponsel Pintar bagi Siswa

Nasional
Tanggapi Hadi Pranoto, Kemenkes: Proses Produksi Obat Tak Sembarangan

Tanggapi Hadi Pranoto, Kemenkes: Proses Produksi Obat Tak Sembarangan

Nasional
Usai Bunuh Istrinya Gara-gara Uang Rp 20.000, Pria Ini Minta Tolong ke Warga

Usai Bunuh Istrinya Gara-gara Uang Rp 20.000, Pria Ini Minta Tolong ke Warga

Nasional
Minta Pembahasan RUU Cipta Kerja Dihentikan, KSPI Bakal Gelar Demo Besar 14 Agustus

Minta Pembahasan RUU Cipta Kerja Dihentikan, KSPI Bakal Gelar Demo Besar 14 Agustus

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X