Menurut Jokowi, Ini Sektor Ekonomi yang Dapat Didahulukan Saat New Normal

Kompas.com - 10/06/2020, 14:45 WIB
Presiden Joko Widodo melaksanakan salat Jumat di Masjid Baiturrahim, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat, (5/6/2020). Biro Pers Sekretariat PresidenPresiden Joko Widodo melaksanakan salat Jumat di Masjid Baiturrahim, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat, (5/6/2020).
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meminta sektor ekonomi di lokasi yang tingkat penularan Covid-19 rendah namun berdampak besar bagi masyarakat, dapat didahulukan untuk dibuka di fase kenormalan baru atau new normal.

Hal itu disampaikan Jokowi saat berkunjung ke Kantor Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (10/6/2020).

"Sektor ekonomi yang penularannya rendah tapi memiliki dampak ekonomi yang tinggi didahulukan," ujar Jokowi.

"Terutama sektor pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, industri manufaktur, konstruksi, logistik, transportasi barang, perminyakan, pertambangan, ini sudah disampaikan Ketua Gugus Tugas agar jadi catatan kita semua," kata Presiden.

Baca juga: Jokowi Minta Pemda Tak Sembarangan Putuskan Berlakukan New Normal

Ia pun meminta tak semua sektor kehidupan masyarakat dibuka di saat pemberlakuan new normal.

Jokowi menyarankan pembukaan dimulai dari tempat-tempat ibadah lalu diikuti dengan sektor perekonomian yang tingkat penularannya rendah.

"Tidak semua langsung kita buka. Sektor dan aktivitas apa yang dimulai dibuka secara bertahap, itu secara bertahap tidak langsung buka 100 persen. Beberapa daerah sudah melakukan dibuka dulu 50 persen, dibuka dulu separuh," ujar Jokowi.

"Saya kira contoh beberapa daerah yang sudah melakukan akan kita evaluasi dan sangat bagus. Sebagai contoh persiapan pembukaan tempat ibadah dengan protokol kesehatan saya lihat bagus," kata dia.

Baca juga: Anggota Komisi IX: Covid-19 Masih Mengintai, New Normal Bukan Berarti Bebas Beraktivitas



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X