Ketua MPR Minta Pemerintah Perketat Arus Orang Masuk ke DKI

Kompas.com - 08/06/2020, 14:21 WIB
Petugas memeriksa kendaraan di gerbang tol Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (27/5/2020). Petugas memutarbalikkan kendaraan menuju Jakarta yang tidak dilengkapi surat izin keluar masuk (SIKM) Jakarta dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 sesuai Pergub DKI Jakarta Nomor 47 Tahun 2020. ANTARA FOTO/FAUZANPetugas memeriksa kendaraan di gerbang tol Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (27/5/2020). Petugas memutarbalikkan kendaraan menuju Jakarta yang tidak dilengkapi surat izin keluar masuk (SIKM) Jakarta dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 sesuai Pergub DKI Jakarta Nomor 47 Tahun 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah memperketat arus masuk orang ke DKI Jakarta untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Ibu Kota.

Hal itu disebabkan ada provinsi selain Jakarta yang kini menjadi episentrum baru Covid-19, misalnya di Jawa Timur.

"Kami minta pemerintah memperketat pemeriksaan kesehatan dan melakukan tes Covid-19 secara masif di setiap sarana transportasi publik yang menjadi pintu masuk ke Jakarta, seperti bandara, terminal bus, stasiun MRT, stasiun KRL antarkota, dan KRL Jabodetabek," kata Bambang melalui keterangan tertulis, Senin (8/6/2020).

Baca juga: Arus Balik, Jumlah Kendaraan yang Diputar Balik Ada 72.293

Ia juga meminta pemerintah mewaspadai arus balik warga dari berbagai daerah menuju ke Jakarta.

Untuk itu, ia meminta aparat keamanan selalu mengawasi arus masuk orang ke DKI Jakarta melalui semua pintu masuknya.

Ia pun menyarankan Dinas Tenaga Kerja pemerintah daerah di DKI Jakarta menugaskan setiap perusahaan untuk mendata para karyawan yang mudik Lebaran.

Baca juga: New Normal dan PSBB Transisi ala DKI Jakarta

Selain itu, disarankan juga untuk melakukan tes swab dan melakukan karantina pribadi sebelum mulai beraktivitas kembali.

"Dan pemerintah semestinya menginstruksikan kepada semua instansi pemerintah pusat dan daerah untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi karyawan yang mulai kembali bekerja," lanjut dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.