Pemerintah: Hampir 80 Persen Kasus Positif Covid-19 Tak Bergejala Sama Sekali

Kompas.com - 07/06/2020, 16:52 WIB
Juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19 Achmad Yurianto saat memberikan keterangan di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (13/5/2020). Dok. BNPBJuru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19 Achmad Yurianto saat memberikan keterangan di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (13/5/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 80 persen kasus positif Covid-19 yang ditemukan sejauh ini berasal dari orang yang tidak memiliki gejala sama sekali.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, Minggu (7/6/2020).

"Hampir 80 persen kami menemukan kasus positif yang tanpa gejala sama sekali. Dia tidak menyadari bahwa dia bawa penyakit dan kita tidak menyadari orang tersebut berpenyakit," kata Yuri.

Oleh karena itu, menjaga jarak dan menggunakan masker pun menjadi suatu hal yang sangat penting.

Baca juga: UPDATE 7 Juni: Pemerintah Telah Periksa 405.992 Spesimen Covid-19

Jaga jarak dan penggunaan masker dapat mencegah orang tanpa gejala menyebarkan virus di tubuhnya kepada orang lain.

Sebaliknya, orang yang berinteraksi dengan orang tanpa gejala pun bisa terlindungi dari paparan Covid-19.

"Kalau ini bisa dipahami dan dilaksanakan oleh semua warga, maka tidak mungkin ada kerumunan karena semuanya berusaha jaga jarak sehingga semua jadi lebih mengerti karena masing-masing berusaha saling melindungi," kata dia.

Apalagi, kata Yuri, hingga saat ini para ahli belum menemukan vaksin untuk Covid-19 ini dan prosesnya masih berjalan.

Baca juga: UPDATE 7 Juni: Ada 40.370 ODP dan 14.197 PDP

Namun selagi menunggu vaksin tersebut ditemukan, kata dia, masyarakat tidak bisa hanya diam dan menunggu tetapi harus melakukan berbagai upaya salah satunya dengan menerapkan new normal.

"Ini dilakukan semua penduduk di seluruh negara yang terdampak Covid-19. Oleh karena itu, kita pahami kembali Covid-19 ini penyakit menular yang bisa menular dari orang yang membawa virusnya ke orang lain yang rentan tertular," kata dia.

Oleh karena itu, menjaga jarak dari siapapun lebih dari satu meter merupakan cara terbaik untuk menghindari paparan virus Covid-19.

Termasuk penggunaan masker untuk menangkal virus tersebut terhirup oleh saluran pernapasan manusia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X