Jubir Pemerintah: Vaksin Bukan Satu-satunya Cara Cegah Covid-19

Kompas.com - 06/06/2020, 17:01 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin (4/5/2020). DOKUMENTASI BNPBJuru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin (4/5/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto meminta masyarakat mengubah pola hidup menjadi lebih bersih dan sehat untuk mencegah penularan virus corona.

Sebab, kata Yuri, hingga saat ini belum ditemukan vaksin yang mampu mencegah seseorang terjangkit Covid-19. 

"Kondisi ini (penemuan vaksin) menjadi harapan yang ditunggu oleh semua negara di seluruh dunia," kata Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (6/6/2020).

Baca juga: 993 Kasus Baru, Rekor Penambahan Tertinggi Covid-19 di Indonesia

"Oleh karena itu mari sambil kita menunggu kepastian ini, kita harus bisa mengubah perilaku kita. Karena bukan hanya vaksin satu-satunya cara agar kita tidak terinfeksi oleh Covid-19," lanjut dia.

Yuri mengatakan, pencegahan Covid-19 bisa dilakukan dengan cara rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir selama 20 detik.

Kemudian, selalu menggunakan masker yang menutup hidung dan mulut serta menjaga jarak setidaknya 2 meter.

Ia juga mengimbau masyarakat menghindari kerumunan dan membatasi waktu ketika beraktivitas di luar rumah.

Terakhir, ia meminta masyarakat tetap mengonsumsi makanan yang sehat dan rajin berolahraga.

"Oleh karena itu kita bersama-sama mengutamakan untuk sehat dan itu hanya membutuhkan perubahan pada perilaku kita, perubahan pada pemahaman kita," ujarnya.


Baca juga: UPDATE 6 Juni: Bertambah 993, Kasus Covid-19 di Indonesia Jadi 30.514

Sebelumnya, Yuri mengatakan, hingga Sabtu (6/6/2020) pukul 12.00 WIB, masih ada penambahan 993 orang pasien yang positif Covid-19.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X