New Normal, Dipaksa Menjadi Astronot

Kompas.com - 04/06/2020, 16:24 WIB
Ilustrasi new normal SHUTTERSTOCK/ MIA StudioIlustrasi new normal

Belakangan ini muncul istilah yang sangat kontroversial yaitu " New Normal". Sebuah istilah untuk coba menggambarkan tentang perubahan besar dan baru yang terpaksa harus dilakukan bersama sebagai akibat dari melandanya Virus Corona Covid-19.

Perubahan besar dan baru ini terutama akan menyangkut antara lain tentang gaya hidup atau lifestyle.

Telah muncul banyak sekali tanggapan dalam penggunaan istilah New Normal ini. Ada yang mengatakan bahwa sebenarnya yang lebih tepat adalah kembali ke normal, karena selama ini kita sudah hanyut bertingkah laku yang menjurus kearah yang tidak normal.

Covid-19 menyadarkan kita semua untuk kembali hidup sederhana. Tentu saja sebaliknya ada pula yang berpendapat bahwa gaya hidup kita selama ini adalah gaya hidup yang normal namun kemudian terganggu Covid-19 sehingga perlu dicarikan jalan untuk menyesuaikannya sehingga patut disebut sebagai normal yang baru.

Apapun yang diperdebatkan dalam menanggapi munculnya istilah baru New Normal tersebut, dapat dipahami bahwa pada hakikatnya kita tengah dipaksa untuk berubah menyesuaikan diri sebagai akibat Covid-19. Intinya adalah bahwa telah terjadi sebuah tuntutan akan adanya perubahan.

Perubahan yang menarik

Dulu kita pernah berkenalan dengan istilah culture shock, yang antara lain digunakan untuk mewakili seseorang yang tiba-tiba berada di tengah kemajuan teknologi yang dia belum siap untuk menghadapinya.

Para mahasiswa yang belajar di negara maju yang tiba-tiba berhadapan dengan lingkungan kemajuan teknologi yang sedemikian rupa, sehingga menyebabkan dirinya harus menyesuaikan diri sekuat tenaga. Ada yang survive ada pula yang gagal dan frustrasi.

Secara sederhana culture shock kemudian berkembang dan digunakan juga dalam skala yang tidak begitu besar dengan istilah gaptek atau gagap teknologi.

Kerap para orang tua yang ketinggalan keterampilan dengan anak-cucu nya dalam menggunakan gadget disebut juga sebagai gaptek.

Banyak para orang tua misalnya saja akan kesulitan untuk turut berselancar dalam Facebook Twitter, WhatsApp, Instagram dan entah apalagi produk teknologi mutakhir.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut: Tidak Benar Tenaga Kerja Asing Akan Menjajah Kita

Luhut: Tidak Benar Tenaga Kerja Asing Akan Menjajah Kita

Nasional
KPK Tetapkan Bupati Kutai Timur Ismunandar dan Istrinya sebagai Tersangka

KPK Tetapkan Bupati Kutai Timur Ismunandar dan Istrinya sebagai Tersangka

Nasional
Cegah Covid-19, Relawan Gugus Tugas Sosialisasikan Protokol Kesehatan ke Pedagang Pasar

Cegah Covid-19, Relawan Gugus Tugas Sosialisasikan Protokol Kesehatan ke Pedagang Pasar

Nasional
Faktor SDM dan Teknologi Belum Mendukung Pembelajaran Jarak Jauh di Indonesia

Faktor SDM dan Teknologi Belum Mendukung Pembelajaran Jarak Jauh di Indonesia

Nasional
Penyaluran KUR Naik Signifikan sejak “New Normal”, Airlangga Harap Terus Berlanjut

Penyaluran KUR Naik Signifikan sejak “New Normal”, Airlangga Harap Terus Berlanjut

Nasional
Bawaslu Sebut Beban Pengawas di Pilkada 2020 Lebih Berat Akibat Covid-19

Bawaslu Sebut Beban Pengawas di Pilkada 2020 Lebih Berat Akibat Covid-19

Nasional
Jumlah Kasus Covid-19 Lebih dari 60.000 Pasien, Ini Imbauan Sekjen MUI

Jumlah Kasus Covid-19 Lebih dari 60.000 Pasien, Ini Imbauan Sekjen MUI

Nasional
100 Tahun ITB, Jokowi Singgung soal Soekarno hingga Habibie

100 Tahun ITB, Jokowi Singgung soal Soekarno hingga Habibie

Nasional
KPAI Imbau Kementerian PPPA Lakukan Pencegahan Anak Ikut Aksi Demonstrasi

KPAI Imbau Kementerian PPPA Lakukan Pencegahan Anak Ikut Aksi Demonstrasi

Nasional
OJK Pastikan 3 Bank terkait Hoaks Ajakan Tarik Uang dalam Kondisi Bagus

OJK Pastikan 3 Bank terkait Hoaks Ajakan Tarik Uang dalam Kondisi Bagus

Nasional
Hingga 3 Juli, Terdaftar Sebanyak 30.924 Relawan Gugus Tugas

Hingga 3 Juli, Terdaftar Sebanyak 30.924 Relawan Gugus Tugas

Nasional
Soal Keterlibatan Anak dalam Demo, KPAI Ingatkan Itu Tak Sama dengan Partisipasi Politik

Soal Keterlibatan Anak dalam Demo, KPAI Ingatkan Itu Tak Sama dengan Partisipasi Politik

Nasional
KY Berharap Hakim Kasus Novel Beri Putusan Sesuai Fakta di Persidangan

KY Berharap Hakim Kasus Novel Beri Putusan Sesuai Fakta di Persidangan

Nasional
Nasdem Komitmen Perjuangkan RUU PKS Jadi Undang-Undang

Nasdem Komitmen Perjuangkan RUU PKS Jadi Undang-Undang

Nasional
Wilayah dengan Banyak Kasus DBD Juga Memiliki Kasus Covid-19 yang Tinggi

Wilayah dengan Banyak Kasus DBD Juga Memiliki Kasus Covid-19 yang Tinggi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X