Pemerintah Pastikan Tak Ada WNI yang Terdampak Demonstrasi di AS

Kompas.com - 04/06/2020, 07:46 WIB
Massa beranjak menuju Gedung Putih, dengan foto yang memperlihatkan Gedung Capitol sebagai latar belakang. Mereka memprotes kematian pria kulit hitam George Floyd, yang tewas akibat lehernya ditindih lutut polisi di Minneapolis, negara bagian Minnesota, Amerika Serikat. Foto diambil pada Minggu (31/5/2020). REUTERS/ERIN SCOTTMassa beranjak menuju Gedung Putih, dengan foto yang memperlihatkan Gedung Capitol sebagai latar belakang. Mereka memprotes kematian pria kulit hitam George Floyd, yang tewas akibat lehernya ditindih lutut polisi di Minneapolis, negara bagian Minnesota, Amerika Serikat. Foto diambil pada Minggu (31/5/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Demonstrasi besar-besaran terjadi di sejumlah daerah di Amerika Serikat (AS).

Aksi demonstrasi tersebut dipicu oleh peristiwa George Floyd, warga kulit hitam, yang tewas karena lehernya ditindih oleh polisi di Minneapolis, Minnesota, AS saat melakukan pengamanan.

Masyarakat marah dengan sikap polisi yang dianggap bersikap diskriminatif berdasarkan ras. Kemarahan diluapkan dengan aksi unjuk rasa hingga terjadi kericuhan aparat dan demonstran.

Presiden AS Donald Trump pun menginstruksikan pejabat publik untuk bersikap tegas terhadap warga yang melakukan kericuhan.

Baca juga: Kemenlu: Tak Ada WNI Terdampak Demonstrasi Terkait George Floyd di AS

 

Lantas bagaimana dengan kondisi warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di AS?

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha memastikan tidak ada WNI yang terdampak aksi demonstrasi.

"Berdasarkan informasi yang diterima dari perwakilan kita di Amerika Serikat, hingga saat ini tidak ada warga negara Indonesia yang terdampak dari proses demonstrasi yang ada di Amerika Serikat," kata Judha dalam konferensi pers Kementerian Luar Negeri yang dilakukan secara daring, Rabu (3/6/2020).

Judha mengatakan, perwakilan Indonesia terus berusaha membangun komunikasi dengan WNI, baik melalui komunitas atau platform online.

Komunikasi dilakukan untuk memantau kondisi WNI yang ada di lokasi unjuk rasa.

"Dan alhamdulillah hingga saat ini kondisi warga negara kita dalam kondisi baik dan aman," ujar dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X