WNI di Arab Saudi Diimbau Gunakan Jalur Resmi untuk Pulang ke Tanah Air

Kompas.com - 03/06/2020, 09:55 WIB
Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat (Jabar) saat menjemput 86 warga Jabar yang pulang dari Arab Saudi di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Sabtu (2/5/2020). Humas Pemprov JabarGugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat (Jabar) saat menjemput 86 warga Jabar yang pulang dari Arab Saudi di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Sabtu (2/5/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah mengimbau WNI di Arab Saudi untuk menggunakan jalur resmi jika hendak mendapatkan tiket penerbangan ke Tanah Air.

Imbauan ini tertuang dalam Surat Edaran KBRI Riyadh Nomor 0421/KONS/VI/2020 yang diterbitkan 2 Juni 2020.

"KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah mengharapkan agar WNI yang berupaya mendapatkan tiket penerbangan khusus tersebut tetap menggunakan jalur resmi seperti kantoran/laman maskapai penerbangan, KBRI Riyadh/KJRI Jeddah, dan travel agent," ujar Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel saat dikonfirmasi, Rabu (3/6/2020).

Baca juga: Virus Corona di Dunia: Kabar dari Arab Saudi, China, Jepang, hingga AS

Imbauan ini diterbitkan menyusul banyaknya pertanyaan dari WNI di Arab Saudi mengenai informasi penerbangan ke Indonesia.

KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah mengaku terus berupaya membantu memulangkan WNI maupun pekerja migran Indonesia (PMI), khususnya mereka yang kontrak kerjanya habis, terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dari perusahaanya, atau alasan lain yang mendesak.

Baik KBRI Riyadh maupun KJRI Jeddah terus berkomunikasi dengan Saudia Airlines untuk membuka kembali penerbangan khusus dari Arab Saudi ke Indonesia.

Komunikasi itu hanya dilakukan secara langsung oleh KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah tanpa melibatkan pihak manapun.

"Untuk itu KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah tidak bertanggung jawab terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan KBRI Riyadh atau KJRI Jedsah untuk pelaksanaan penerbangan khusus tersebut," kata Agus.

Baca juga: Batalnya Pemberangkatan Haji Indonesia di Tengah Pandemi Covid-19

Segala informasi terkait penerbangan khusus yang dikoordinasikan dengan pihak Arab Saudi disampaikan secara resmi melalui surat edaran atau akun resmi media sosial KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah.

Adapun selama pandemi Covid-19, Saudia Arilines telah melakukan lima kali penerbangan khusus dari Arab Saudi ke Indonesia. Dua di antaranya hasil kerja sama dengan KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah.

Penerbangan khusus itu dimanfaatkan oleh KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah untuk memulangkan WNI atau PMI yang telah berada di rumah singgah sementara KBRI Riyadh (Rumaha) ke Indonesia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X