UPDATE 30 Mei: 25.773 Kasus Covid-19, Pemetaan Wilayah Dilakukan...

Kompas.com - 31/05/2020, 08:24 WIB
Ilustrasi virus corona yang merebak di Indonesia. KOMPAS.COM/ShutterstockIlustrasi virus corona yang merebak di Indonesia.
|
Editor Bayu Galih

Menurut data pemerintah, hingga hari ini Aceh mencatat 20 kasus, Jambi 97 kasus, Kalimantan Barat 184 kasus, Kalimantan Selatan 893 kasus, dan Kalimantan Utara 165 kasus.

Berikutnya, Sulawesi tengah 126 kasus, Sulawesi Tenggara 241 kasus, Riau 117 kasus, Maluku 215 kasus, dan Sulawesi Barat 88 kasus.

Baca juga: UPDATE 30 Mei: 10 Provinsi Ini Nihil Kasus Baru Covid-19

Pemeriksaan spesimen

Pemerintah telah memeriksa 311.906 spesimen terkait Covid-19 hingga Sabtu (30/5/2020) pukul 12.00 WIB.

Dengan demikian, ada 11.361 spesimen yang telah diperiksa dalam 24 jam terakhir.

"Hari ini kami sudah melakukan pemeriksaan spesimen sebanyak 11.361 spesimen sehingga total keseluruhan adalah 311.906 spesimen," kata Yurianto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Yurianto mengatakan, 311.906 spesimen tersebut berasal dari 216.079 orang. Adapun spesimen dari seseorang bisa diambil lebih dari satu kali.

Baca juga: UPDATE 30 Mei: Pemerintah Telah Periksa 311.906 Spesimen Terkait Covid-19

Pemeriksaan spesimen itu dilakukan di 91 laboratoum realtime PCR aktif dan 54 laboratorium tes cepat molekuler aktif.

Selain itu, pemerintah mencatat ada 47.714 orang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) hingga Sabtu (30/5/2020).

"Saat ini kita masih melakukan pemantauan terhadap orang dalam pemantauan sebanyak 47.714 orang," kata Yuri dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Sabtu sore.

Sementara itu, berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, tercatat pasien berstatus pasien dalam pengawasan sebanyak 12.832 orang.

"Pasien dalam pengawasan yang masih terus diawasi di seluruh indonesia sejumlah 12.832 orang," ujar Yuri.

Baca juga: UPDATE 30 Mei: Ada 47.714 ODP dan 12.832 PDP

Pemetaan wilayah

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NASIONAL] Dugaan ICW dan Bantahan Moeldoko Terkait Ivermectin | Vaksin Covid-19 Turunkan Angka Kematian

[POPULER NASIONAL] Dugaan ICW dan Bantahan Moeldoko Terkait Ivermectin | Vaksin Covid-19 Turunkan Angka Kematian

Nasional
Jokowi Telepon Menkes: Saya Cari Obat Antivirus Enggak Ada

Jokowi Telepon Menkes: Saya Cari Obat Antivirus Enggak Ada

Nasional
Jubir Pemerintah: Cara Kerja Vaksin Covid-19 pada Dewasa dan Anak Sama Saja

Jubir Pemerintah: Cara Kerja Vaksin Covid-19 pada Dewasa dan Anak Sama Saja

Nasional
Eks Pejabat Kemenkes Bambang Giatno Rahardjo Dieksekusi ke Lapas Kelas I Surabaya

Eks Pejabat Kemenkes Bambang Giatno Rahardjo Dieksekusi ke Lapas Kelas I Surabaya

Nasional
Komnas HAM Minta Penegakan Aturan PPKM Gunakan Pendekatan Humanis

Komnas HAM Minta Penegakan Aturan PPKM Gunakan Pendekatan Humanis

Nasional
Kemenkes: Bukan Hanya Vaksin Kita Berkompetisi, Obat-obatan Covid-19 Juga

Kemenkes: Bukan Hanya Vaksin Kita Berkompetisi, Obat-obatan Covid-19 Juga

Nasional
Ketum PBNU Kritik Penanganan Pandemi yang Tak Libatkan Masyarakat

Ketum PBNU Kritik Penanganan Pandemi yang Tak Libatkan Masyarakat

Nasional
Pegawai Pertanyakan Putusan Dewas soal Dugaan Pelanggaran Etik Pimpinan KPK

Pegawai Pertanyakan Putusan Dewas soal Dugaan Pelanggaran Etik Pimpinan KPK

Nasional
Muhaimin Nilai Sistem Demokrasi Mesti Dievaluasi

Muhaimin Nilai Sistem Demokrasi Mesti Dievaluasi

Nasional
Tak Temukan Obat Covid-19 di Apotek, Jokowi: Terus Saya Cari Ke Mana?

Tak Temukan Obat Covid-19 di Apotek, Jokowi: Terus Saya Cari Ke Mana?

Nasional
Said Aqil: PKB Harus Jadi Partai yang Dewasa dan Matang

Said Aqil: PKB Harus Jadi Partai yang Dewasa dan Matang

Nasional
Kasus Kematian Saat Isolasi Mandiri Meningkat, Ini Respons Kemenkes

Kasus Kematian Saat Isolasi Mandiri Meningkat, Ini Respons Kemenkes

Nasional
Peringati Hari Anak Nasional, Kementerian KP Bagikan 1,2 Ton Ikan di Kampung Pemulung dan Lapas Anak

Peringati Hari Anak Nasional, Kementerian KP Bagikan 1,2 Ton Ikan di Kampung Pemulung dan Lapas Anak

Nasional
Kritik Penanganan Pandemi, Muhaimin: Semua Serba Pemerintah

Kritik Penanganan Pandemi, Muhaimin: Semua Serba Pemerintah

Nasional
Klaim PKB Masuk Tiga Besar, Muhaimin: Kita Sudah Meninggalkan Level Tengah

Klaim PKB Masuk Tiga Besar, Muhaimin: Kita Sudah Meninggalkan Level Tengah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X