Pemerintah Targetkan 4 Juta Tenaga Kerja lewat Proyek Strategis Nasional

Kompas.com - 29/05/2020, 19:36 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (20/3/2020). ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDIMenko Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (20/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menargetkan penyerapan tenaga kerja sebanyak 4 juta orang melalui penambahan 89 Proyek Strategis Nasional (PSN).

Proyek Strategis Nasional merupakan kumpulan proyek infrastruktur pemerintahan Presiden Joko Widodo yang diatur dalam Peraturan Presiden No. 56 Tahun 2018.

"Dari data yang didapatkan oleh Kementerian PUPR bahwa rule of thumb atau multiplier effect dari setiap Rp 1 triliun proyek itu bisa mempekerjakan 14.000 tenaga kerja baik direct atau indirect. Jadi ini adalah proyek yang sifatnya adalah pembangunan," ujar Airlangga usai rapat bersama Presiden Joko Widodo melalui video conference, Jumat (29/5/2020).

Baca juga: Jokowi Minta PSN yang Pulihkan Ekonomi Diprioritaskan

"Proyek ini dalam periode 2020-2024, ditargetkan bisa menyerap tenaga kerja setiap tahunnya sebanyak 4 juta. Atau selama proyek itu berjalan, agregatnya bisa mencapai 19 juta orang yang bekerja dalam project selama lima tahun ini," lanjut dia.

Dari 89 proyek baru itu, Airlangga merinci sebanyak 15 proyek berupa pembangunan jalan dan jembatan, lima proyek pembangunan bandara dan lima proyek pembangunan kawasan industri.

Kemudian, sebanyak 13 proyek berupa pembangunan bendungan dan irigasi.

Selain itu, ada pula satu proyek berupa pembangunan tanggul laut, tiga proyek pembangunan smelter, satu proyek penyediaan lahan pangan di Kalimantan Tengah, lima proyek pembangunan pelabuhan dan enam proyek pembangunan infrastruktur kereta api.

Baca juga: Jokowi Minta Proyek Strategis Nasional Tetap Jalan untuk Pemulihan Ekonomi

"Selanjutnya 13 proyek pembangunan kawasan perbatasan,12 proyek sumber energi, enam proyek air bersih, satu proyek pengelolaan sampah, dan tiga proyek pengembangan pesawat tanpa awak," lanjut dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar pengerjaan proyek strategis nasional tetap berjalan di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Terutama, proyek yang bisa berdampak pada pemulihan ekonomi.

"Terkait dengan proyek strategis nasional yang sedang berjalan, saya minta diprioritaskan percepatan pelaksanaan PSN yang berdampak bagi penguatan ekonomi rakyat, yang berdampak pada pemulihan ekonomi nasional," kata Jokowi saat membuka rapat kabinet, Jumat (29/5/2020).

Baca juga: Jokowi: Pembebasan Lahan Jadi Hambatan Terbesar Proyek Strategis Nasional

Jokowi mencatat, ada beberapa PSN yang sangat penting bagi penguatan ekonomi rakyat.

Misalnya program sertifikasi tanah untuk rakyat, legalisasi lahan transmigrasi, reforma agraria, perhutanan sosial serta peremajaan perkebunan rakyat.

"Saya ingin memastikan bahwa program-program ini tetap berjalan, tetapi tetap mengikuti protokol kesehatan secara ketat," kata Jokowi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X