Kompas.com - 26/05/2020, 16:46 WIB
Pemandangan wisata Batu Sindu di kawasan Tanjung Senubing, Bunguran Timur, Natuna, Kepulauan Riau, Minggu (16/2/2020). Tempat wisata ini menawarkan pemandangan batuan yang membentuk morfologi unik dan dikenal sebagai tor granit. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAPemandangan wisata Batu Sindu di kawasan Tanjung Senubing, Bunguran Timur, Natuna, Kepulauan Riau, Minggu (16/2/2020). Tempat wisata ini menawarkan pemandangan batuan yang membentuk morfologi unik dan dikenal sebagai tor granit.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta wilayah perairan Natuna mendapat perhatian khusus dari TNI Angkatan Laut (AL).

Hal tersebut disampaikan Mahfud kepada Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) yang baru, Laksamana Yudo Margono saat bertemu di Kantor Menko Polhukam, Selasa (26/5/2020).

"Saya berpesan agar TNI AL memperhatikan keamanan aktivitas nelayan-nelayan kita di Natuna," ujar Mahfud, dikutip dari siaran pers, Selasa (26/5/2020).

Mahfud juga meminta KSAL baru untuk terus meningkatkatkan pengamanan di wilayah Natuna, khususnya oleh Komando Gabungan WIlayah Pertahanan I (Kogabwilhan) I.

Baca juga: Resmi Jabat KSAL, Yudo Margono Juga Berpeluang Jadi Panglima TNI

Perhatian terhadap Kepulauan Natuna tersebut dibutuhkan mengingat akhir tahun 2019 lalu wilayah itu dimasuki kapal China.

Para nelayan China di kapal tersebut berusaha menangkap ikan di perairan Natuna dengan klaim bahwa wilayah itu merupakan bagian mereka yang termasuk ke dalam nine dash line.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Padahal wilayah perairan Natuna masuk ke dalam zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia, sesuai kesepakatan Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) Tahun 1982.

Selain menjaga wilayah Natuna, Mahfud juga meminta Yudo untuk mencari terobosan dalam mempertahanakan kedaulatan laut seluruhnya.

Baca juga: Profil Yudo Margono, Eks Pangkogabwilhan I yang Dilantik Jadi KSAL

"KSAL baru harus terus mencari terobosan dan kreativitas dalam upaya mempertahankan kedaulatan di laut," kata dia.

Adapun Laksamana Yudo Margono dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai KSAL baru di Istana Negara pada Rabu (20/5/2020).

Yudo Margono sebelumnya menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I.

Selain bertemu Yudo, Mahfud juga bertemu dengan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) yang baru, yakni Marsekal Fadjar Prasetyo yang dilantik bersamaan dengan Yudo.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.