Berbahagia, yang Tak Boleh Hilang Saat Idul Fitri di Tengah Pandemi...

Kompas.com - 25/05/2020, 17:46 WIB
Perbandingan suasana Idul Fitri tahun 2019 dengan tahun 2020 yang sepi aktivitas di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar, Bali, Minggu (24/5/2020). Shalat Idul Fitri 1441 H di ruang publik di Bali untuk tahun ini ditiadakan dan umat Islam melakukannya di rumah masing-masing dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/nym/foc.

ANTARA FOTO/Nyoman Hendra WibowoPerbandingan suasana Idul Fitri tahun 2019 dengan tahun 2020 yang sepi aktivitas di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar, Bali, Minggu (24/5/2020). Shalat Idul Fitri 1441 H di ruang publik di Bali untuk tahun ini ditiadakan dan umat Islam melakukannya di rumah masing-masing dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/nym/foc.
Penulis Krisiandi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Suatu hari di awal Mei, Didi (35), bukan nama sebenarnya, diminta datang ke kantor. Dia diberitahu atasannya, hari itu, ada rapat.

Setelah rapat kelar, Didi jadi was-was. Dia langsung ingat keluarga di rumah.

Itu karena di ruangan rapat, bos tempatnya bekerja mengumumkan kebijakan yang bikin hati Didi tak enak.

"Gaji saya dipotong, sampai 40 persen. Dampak pandemi," kata Didi bercerita kepada Kompas.com, akhir pekan lalu.

Baca juga: Asal Mula Kata Lebaran: Berakar dari Bahasa Betawi dan Jawa

Tak cuma gaji, tunjangan yang biasa didapat setiap bulan pun tak ada lagi. Beruntung, THR masih dibagikan.

Didi sedih. Apalagi, Lebaran sebentar lagi. Dia terbayang raut muka sang istri yang pastinya juga bakal getir.

"Tak tahu bulan depan gajian atau enggak," lanjutnya.

Didi bekerja di perusahaan wedding organizer atau vendor penyelenggara pernikahan sebagai event manager.

Menurut sarjana komunikasi ini, ada delapan rencana resepsi pernikahan yang ditunda karena pandemi. Penundaan membuat pemasukan perusahaan jadi tak menentu.

Padahal, dalam kondisi normal, perusahaan tempatnya bekerja sangat sehat dan bisa menghidupi banyak karyawan.

Dalam perjalanan pulang, Didi bertekad harus mencari pemasukan lain buat keluarga.

Lalu setelah bicara bersama istri, dia memutuskan untuk berjualan makanan secara online.

"Sampai hari ini pemasukannya belum menyamai gaji normal saya," kata Didi.

Baca juga: 275 Pengendara Tercatat Langgar PSBB pada Hari Lebaran

"Tapi alhamdulillah, untuk makan sehari-hari bisa dari jualan itu," lanjutnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hingga 30 September, Pemerintah Telah Periksa 3.321.898 Spesimen Terkait Covid-19

Hingga 30 September, Pemerintah Telah Periksa 3.321.898 Spesimen Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 30 September: Ada 132.693 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 30 September: Ada 132.693 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
Gaya Hidup Tinggi, Jaksa Pinangki Mengaku Punya Banyak Harta dari Almarhum Suami

Gaya Hidup Tinggi, Jaksa Pinangki Mengaku Punya Banyak Harta dari Almarhum Suami

Nasional
4.510 Pasien Sembuh dari Covid-19 dalam Sehari, Rekor Terbanyak selama Pandemi

4.510 Pasien Sembuh dari Covid-19 dalam Sehari, Rekor Terbanyak selama Pandemi

Nasional
Curhat ke Jokowi, Pedagang Ini Mengaku Bangkrut akibat Pandemi

Curhat ke Jokowi, Pedagang Ini Mengaku Bangkrut akibat Pandemi

Nasional
UPDATE 30 September: Ada 61.321 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 30 September: Ada 61.321 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Mendagri Akui Masih Ada Kerumunan di Masa Awal Pilkada 2020

Mendagri Akui Masih Ada Kerumunan di Masa Awal Pilkada 2020

Nasional
UPDATE 30 September: Bertambah 139, Pasien Covid-19 Meninggal Jadi 10.740 Orang

UPDATE 30 September: Bertambah 139, Pasien Covid-19 Meninggal Jadi 10.740 Orang

Nasional
Jokowi Tanya Corona itu Apa, Pedagang: Itu Setan Pak

Jokowi Tanya Corona itu Apa, Pedagang: Itu Setan Pak

Nasional
BMKG: Beberapa Wilayah Mulai Masuk Musim Hujan pada Oktober

BMKG: Beberapa Wilayah Mulai Masuk Musim Hujan pada Oktober

Nasional
UPDATE 30 September: Tambah 4.510 Orang, Pasien Covid-19 Sembuh Kini 214.947

UPDATE 30 September: Tambah 4.510 Orang, Pasien Covid-19 Sembuh Kini 214.947

Nasional
Bamsoet Yakin Pemerintah Dengar Masukan soal Pilkada 2020

Bamsoet Yakin Pemerintah Dengar Masukan soal Pilkada 2020

Nasional
Perintahkan Polisi Jangan Lemah terhadap Bandar Narkoba, Idham: Jangan Ayam Sayur!

Perintahkan Polisi Jangan Lemah terhadap Bandar Narkoba, Idham: Jangan Ayam Sayur!

Nasional
UPDATE: Bertambah 4.284, Kasus Covid-19 Indonesia Kini 287.008 Orang

UPDATE: Bertambah 4.284, Kasus Covid-19 Indonesia Kini 287.008 Orang

Nasional
Satgas Berikan 7 Tips Mencegah Terjadinya Klaster Covid-19 di Keluarga

Satgas Berikan 7 Tips Mencegah Terjadinya Klaster Covid-19 di Keluarga

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X