Kompas.com - 23/05/2020, 22:41 WIB
Juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19 Achmad Yurianto saat memberikan keterangan di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (13/5/2020). Dok. BNPBJuru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19 Achmad Yurianto saat memberikan keterangan di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (13/5/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto memperbarui informasi dan data kasus Covid-19 di Indonesia.

Yuri menjelaskan, hingga Sabtu (23/5/2020), ada 21.745 kasus Covid-19 atau bertambah 949 kasus baru.

Penambahan kasus terjadi di 24 provinsi. Sementara, secara total persebaran kasus penularan Covid-19 terjadi di 34 provinsi.

"Konfirmasi Covid-19 yang positif naik 949 sehingga totalnya menjadi 21.745," kata Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Sabtu sore.

Baca juga: UPDATE 23 Mei: Tambah 949, Pasien Covid-19 di Indonesia Capai 21.745

Berdasarkan data yang dipaparkan Yuri, DKI Jakarta masih menjadi daerah dengan jumlah penularan tertinggi yakni 6.515 kasus.

Daerah lainnya dengan jumlah kasus yang tinggi, seperti Jawa Timur (3.595 kasus), Jawa Barat (2.045 kasus), Jawa Tengah (1.288 kasus), dan Sulawesi Selatan (1.264 kasus).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: UPDATE 23 Mei: Tambah 192 Orang, Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 5.249

Hari ini juga tercatat penambahan pasien sembuh berjumlah 192 orang, sehingga totalnya menjadi 5.249 orang.

Adapun jumlah pasien meninggal dunia 1.351 orang atau bertambah 25 orang dari hari sebelumnya.

Berikut data sebaran kasus Covid-19 di 34 provinsi berdasarkan data pemerintah hingga 23 Mei 2020:

1. Aceh: Total 19 kasus

2. Bali: Tambah 8 kasus baru, total 388 kasus

3. Banten: Total 768 kasus

4. Bengkulu: Total 69 kasus

5. Daerah Istimewa Yogyakarta: Tambah 5 kasus baru, total 225 kasus

6. DKI Jakarta: Tambah 115 kasus baru, total 6.515 kasus

7. Gorontalo: Tambah 2 kasus baru, total 49 kasus

8. Jambi: Total 91 kasus

9. Jawa Barat: Tambah 43 kasus baru, total 2.045 kasus

10. Jawa Tengah: Tambah 54 kasus baru, total 1.288 kasus

11. Jawa Timur: Tambah 466 kasus baru, total 3.595 kasus

12. Kalimantan Barat: Tambah 28 kasus baru, total 168 kasus

13. Kalimantan Selatan: Tambah 18 kasus baru, total 590 kasus

14. Kalimantan Tengah: Tambah 2 kasus baru, total 292 kasus

15. Kalimantan Timur: Tambah 3 kasus baru, total 274 kasus

16. Kalimantan Utara: Total 163 kasus

17. Kepulauan Bangka Belitung: Tambah 3 kasus, total 39 kasus

18. Kepulauan Riau: Tambah 9 kasus baru, total 150 kasus

19. Lampung: Total 105 kasus

20. Maluku: Total 157 kasus

21. Maluku Utara: Total 99 kasus

22. Nusa Tenggara Barat: Tambah 10 kasus baru, total 474 kasus

23. Nusa Tenggara Timur: Total 79 kasus

24. Papua: Tambah 57 kasus baru, total 494 kasus

25. Papua Barat: Tambah 10 kasus baru, total 129 kasus

26. Riau: Tambah 1 kasus baru, total 110 kasus

27. Sulawesi Barat: Total 86 kasus

28. Sulawesi Selatan: Tambah 59 kasus baru, total 1.264 kasus

29. Sulawesi Tengah: Tambah 3, total 121 kasus

30. Sulawesi Tenggara: Tambah 4 kasus baru, total 215 kasus

31. Sulawesi Utara: Tambah 3 kasus baru, total 201 kasus

32. Sumatera Barat: Tambah 5 kasus baru, total 443 kasus

33. Sumatera Selatan: Tambah 32 kasus baru, total 725 kasus

34. Sumatera Utara: Tambah 9 kasus baru, total 294 kasus.

Dalam proses verifikasi berjumlah 21 kasus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menpora Laporkan Sanksi dari WADA kepada Indonesia ke Wapres

Menpora Laporkan Sanksi dari WADA kepada Indonesia ke Wapres

Nasional
Kemenkes Temukan Banyak Kasus Covid-19 Terjadi di SMP dan SMA

Kemenkes Temukan Banyak Kasus Covid-19 Terjadi di SMP dan SMA

Nasional
Bung Hatta dan Asal-usul Nama Indonesia

Bung Hatta dan Asal-usul Nama Indonesia

Nasional
AHY Menang, PT DKI Jakarta Tolak Banding yang Diajukan Jhoni Allen

AHY Menang, PT DKI Jakarta Tolak Banding yang Diajukan Jhoni Allen

Nasional
Saat MK Tolak Gugatan UU ITE dan Nyatakan Pemblokiran Internet Papua Konstitusional...

Saat MK Tolak Gugatan UU ITE dan Nyatakan Pemblokiran Internet Papua Konstitusional...

Nasional
Satgas: Capaian Vaksinasi Covid-19 pada Lansia Masih Jauh dari Harapan

Satgas: Capaian Vaksinasi Covid-19 pada Lansia Masih Jauh dari Harapan

Nasional
Gerindra: Sudah Tepat Kami Dorong Prabowo Maju Pilpres karena Disukai Milenial

Gerindra: Sudah Tepat Kami Dorong Prabowo Maju Pilpres karena Disukai Milenial

Nasional
Saat 3 Hakim MK Sebut UU Minerba Cacat Formil, tapi Gugatannya Tetap Ditolak...

Saat 3 Hakim MK Sebut UU Minerba Cacat Formil, tapi Gugatannya Tetap Ditolak...

Nasional
4.241.809 Kasus Covid-19 di Tanah Air dan Keputusan Pemerintah Turunkan Harga PCR

4.241.809 Kasus Covid-19 di Tanah Air dan Keputusan Pemerintah Turunkan Harga PCR

Nasional
14 Cabang Olahraga Nasional Difokuskan untuk Ditata Ulang

14 Cabang Olahraga Nasional Difokuskan untuk Ditata Ulang

Nasional
Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Lagi Kasus Korupsi Perum Perindo

Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Lagi Kasus Korupsi Perum Perindo

Nasional
Covid-19 Naik di Sejumlah Negara, Kemenkes: Vaksinasi Saja Tak Cukup

Covid-19 Naik di Sejumlah Negara, Kemenkes: Vaksinasi Saja Tak Cukup

Nasional
Harga Sudah Turun, Tes PCR untuk Syarat Naik Pesawat Tetap Dikritik

Harga Sudah Turun, Tes PCR untuk Syarat Naik Pesawat Tetap Dikritik

Nasional
[POPULER NASIONAL] Cuti Bersama Natal 2021 Ditiadakan | Harga Tertinggi PCR Rp 275.000 di Jawa-Bali, Rp 300.000 di Daerah Lain

[POPULER NASIONAL] Cuti Bersama Natal 2021 Ditiadakan | Harga Tertinggi PCR Rp 275.000 di Jawa-Bali, Rp 300.000 di Daerah Lain

Nasional
Panglima TNI Minta Para Perwira Sinergi Hadapi Perang Semesta Covid-19

Panglima TNI Minta Para Perwira Sinergi Hadapi Perang Semesta Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.